Mediasi Pengerusakan Kantor PKSSB, Ketua Umum Ajak Warga Tingkatkan Sinergitas

Pasca penandatanganan empat poin kesepakatan antar pihak

BencoolenTimes.com, – Seperti diberitakan sebelumnya, Kantor Persatuan Keluargo Sekundang Setungguan Bengkulu (PKSSB) yang ada di Jalan Lantana Raya nomor 1 Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sarael Kota Bogor Provinsi Jawa Barat, diamuk massa, Senin (4/1/2021) sore.

Kejadian pengerusakan tersebut dipicu adanya penyegelan Kantor Lurah Kencana yang didasari masalah antara lahan kelurahan setempat, dengan seseorang bernama Simbolon hingga berdampak pada pengerusakan Kantor PKSSB dan Kantor Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Kota Bogor yang berada disebelah kantor Lurah.

Pasca kejadian tersebut, PKSSB melakukan mediasi dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor Provinsi Jawa Barat, Rabu (6/1/2021).

Saat Mediasi antar pihak berlangsung yang penuh kehangatan dan keharmonisan

Ketua Umum PKSSB Taini Tan saat dikonfirmasi, Kamis (7/1/2021) mengatakan, mediasi yang dilakukan menghasilkan 4 poin kesepakatan.

Poin pertama, perkumpulan PKSSB yang diwakili Hendrik selaku penasehat hukum, menyesalkan soal insiden pengrusakan sekretariat PKSSB. Meskipun begitu, PKSSB tidak akan menuntut ganti rugi maupun menuntut hukum kepada warga.

Poin kedua, LAI yang diwakili Drs. Oktrivian, SH selaku Biro Hukum menyampaikan permohonan maaf atas penggembokan Kantor Kelurahan Kencana dan akan menyelesaikan permasalahan terkait lahan Kantor Kelurahan Kencana dengan Pemerintah Bogor dan pengrusakan terkait yang telah terjadi pada Kantor, pihaknya tidak akan melakukan penuntutan ganti rugi kepada warga.

Poin ketiga, perwakilan dari warga Kencana yakni Ketua LPM, Asrul Ketua RW 02 dan Deni Ketua RW 7 menyampaikan permohonan maaf atas emosional warga yang telah melakukan tindakan yang merugikan pihak PKSSB dan LAI Cabang Kota Bogor dan berharap terjalin hubungan kerjasama yang harmonis dan membangun Kelurahan Kencana menjadi lebih baik.

Poin keempat, permasalahan yang dinyatakan dinyatakan selesai, berdamai dan tidak akan menindaklanjuti secara hukum dengan catatan bahwa beberapa perwakilan warga yang terlihat di dalam video melakukan pengrusakan terhadap Kantor LAI menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada DPC LAI.

“Kesepakatan yang dibuat diatas materai 6000 yang disaksikan dan dihadiri lingkungan pemerintahan di lingkungan Kecamatan Tanah Sareal,” kata Taini.

Berharap, kejadian tersebut dijadikan acuan untuk lebih mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan sinergitas antara PKSSB dengan warga untuk sama-sama membangun Kelurahan Kencana lebih baik lagi kedepan. (Teluk)