13.4 C
New York
Saturday, May 16, 2026

Buy now

spot_img

Pemprov Bengkulu Desak Cari Solusi Pendangkalan Alur

BencoolenTimes.com – Pemprov (Pemerintah Provinsi) Bengkulu desak cari Solusi terkait kondisi pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu.

Pemprov Bengkulu desak, agar ada solusi secepatnya terhadap kondisi pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai yang semakin parah, sejak beberapa tahun belakangan.

Pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai, akibat sedimentasi dan abrasi yang signifikan di sepanjang Pantai Barat Bengkulu. Kondisi ini memengaruhi kelancaran operasional pelabuhan yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Provinsi Bengkulu.

Plt. Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah Syahili, dalam rapat koordinasi bersama pihak terkait di Pelindo II Pulau Baai, Selasa, 7 Januari 2025, menegaskan pentingnya percepatan pengerukan alur pelabuhan dan pembangunan penahan abrasi.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Dorong Pemanfaatan Data Spasial untuk Pembangunan Berkelanjutan

Menurutnya, upaya ini harus segera diwujudkan mengingat pendangkalan semakin parah dan belum ada langkah konkret setelah pemantauan akhir Desember 2024.

‘’Kami kembali menggelar rapat dengan Pelindo dan melibatkan pihak-pihak dari pusat yang terkait. Ini untuk memastikan penanganan alur pelabuhan yang sudah menjadi pekerjaan rumah sejak lama dapat segera diselesaikan,’’ ujar Rosjonsyah.

Rosjonsyah juga menekankan pentingnya pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas antara Pelindo II dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Wilayah III Pulau Baai Bengkulu.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Luncurkan SPMB 2026/2027, Pastikan Berjalan Transparan, Bebas Diskriminasi dan Gratifikasi

‘’Tidak boleh ada saling lempar tanggung jawab. Semua pihak harus terlibat karena ini adalah salah satu penggerak ekonomi Bengkulu,’’ tegas Rosjonsyah.

Sementara itu, General Manager PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu, S. Joko, menyampaikan bahwa alur pelayaran saat ini hanya berkisar -2,9 meter LWS (Low Water Spring). Saat air pasang, kedalaman rata-rata bertambah sekitar 1,2 meter.

‘’Dalam kondisi ini, kami mengatur jadwal keluar-masuk kapal dan memberikan imbauan terkait draft kapal agar tetap aman. Kami juga merekomendasikan metode Ship to Ship untuk memuat kargo unggulan seperti batu bara, di mana pemuatan dilakukan dari tongkang di dermaga dan diteruskan ke kapal besar di luar pelabuhan,’’ jelas Joko.

Baca Juga  Apel Siaga Karhutla 2026: Bengkulu Perkuat Antisipasi Kemarau Panjang

Joko menambahkan, meski menghadapi tantangan besar akibat sedimentasi dan abrasi, Pelindo tetap berupaya maksimal menjaga kelancaran pelayanan kepelabuhanan demi mendukung perekonomian Bengkulu.

Pemprov Bengkulu berharap koordinasi dan langkah konkret dari semua pihak dapat segera terwujud untuk mengatasi pendangkalan alur pelayaran, menjaga operasional pelabuhan, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.(JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!