BencoolenTimes.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung At-Taqwa, Kota Bengkulu, Rabu, 26 Agustus 2026. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai ajang meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema “Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai Teladan dalam Transformasi Perubahan Zaman sebagai Bekal Generasi Islami”.
Kegiatan tersebut dihadiri Dedy Wahyudi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bengkulu.
Ratusan peserta, termasuk perwakilan instansi dan siswa SMPN 13 Kota Bengkulu, turut menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Dedy mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Menurut dia, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
”Keteladanan Nabi Muhammad SAW selalu relevan dalam kehidupan. Oleh karena itu, sudah semestinya kita meneladani beliau agar kehidupan kita menjadi lebih baik,” ujar Dedy.
Dedy mengatakan setidaknya ada tiga hikmah yang dapat diambil dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pertama, masyarakat diharapkan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Kedua, momentum Maulid Nabi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan syiar dan kegiatan keagamaan di Kota Bengkulu.
”Yang pertama, meneladani sosok Rasulullah SAW. Yang kedua, momentum ini juga untuk menyemarakkan kegiatan keagamaan di Kota Bengkulu, sehingga syiar-syiar agama akan terjaga di Kota Bengkulu,” jelasnya.
Ketiga, Dedy mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat sinergi untuk mendukung pembangunan Kota Bengkulu.
”Momentum ini juga kita menyatukan, kompak, untuk Kota Bengkulu ke depan kita harus bersama-sama. Dan saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar semua program kita terlaksana dengan baik,” katanya.
Dedy berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, hingga pemerintahan. Ia juga mengajak masyarakat menjaga persaudaraan dan kerukunan agar kehidupan di Kota Bengkulu tetap harmonis.
Peringatan Maulid Nabi kemudian diisi dengan ceramah agama yang disampaikan Ustaz Arpan. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah atau teladan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Pemkot Bengkulu berharap aparatur sipil negara dan generasi muda, khususnya pelajar, dapat memperkuat nilai-nilai agama dan akhlak dalam menghadapi perkembangan zaman. (JUL/RLS)





