25.8 C
New York
Thursday, June 4, 2026

Buy now

spot_img

Puluhan Warga Demo, Tuntut Tambang Batu Bara di Bengkulu Ditutup

BencoolenTimes.com, – Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Front Pembela Rakyat (FPR) geruduk Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (26/1/2023). Massa aksi membentang spanduk meminta tambang batu bara di Provinsi Bengkulu ditutup.

Tak hanya itu, massa juga meminta Direktur Rumah Sakit Muhammad Yunus (RSMY) diganti dan meminta Gubernur Bengkulu mengevaluasi Kepala Dinas OPD yang berkaitan dengan pertambangan batu bara.

Ketua FPR Rustam Effendi menyatakan bahwa, sudah banyak tambang batu bara di Provinsi Bengkulu mendapatkan raport merah, serta perusahaan tambang batu bara yang tidak melakukan reklamasi pasca tambang.

Baca Juga  Pelimpahan Tahap II Mantan Direktur Bank Pemerintah Ditunda

“Di mana tanggung jawab perusahaan dan pengawasan pemerintah. Kalau memang pemerintah tidak bisa menutup tambang batu bara, ayo kita sama-sama tutup tambang batu bara tersebut,” ungkapnya.

Rustam Effedi menegaskan, terkait hal ini pemerintah jangan berdalih, seakan Pemerintah Pusat (Kementerian, red) yang berkewenangan menutup perusahaan tambang batu bara di Provinsi Bengkulu.

“Kita yang punya wilayah dan lokasi. Kita ini putra asli daerah, kenapa orang dari jauh bisa mengeruk kekayaan alam di Provinsi Bengkulu sedangkan kita hanya mendapat musibah bencana banjir saja,” lantang Rustam Effendi.

Baca Juga  Dampak Meluas Pasca Keributan dan Saling Lapor Pengunjung Cafe BR, Wartawan Diduga Diintimidasi

Rustam menegaskan, apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi selama dua Minggu ke depan, maka akan ada massa aksi yang lebih besar lagi.

“Apabila semua tuntutan tidak diakomodir, maka saya yakinkan sebanyak seribu massa aksi akan turun di depan Kantor Gubernur Bengkulu ini,” demikian Rustam Effendi. (JRS)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!