Rp 100 Juta Pengusaha Mebel Raib di Pasar Panorama

Polres Bengkulu memeriksa mobil pick up korban

BencoolenTimes.Com, – Bandit pencuri uang dalam mobil, beraksi di Jalan Salak Raya, Pasar Panorama. Uang Rp 100 juta milik Fiti Rohani, warga Penarik Kabupaten Mukomuko, raib. Diduga, uang di dalam mobil pick up itu, digasak dua musang mengendarai motor matic, Senin (18/2/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Fiti menceritakan, ia baru mengambil uang dari BRI Padang Jati, untuk membeli bahan toko bangunan di Sinar Logam, Panorama.

“Saya parkirkan mobil di depan rumah makan (Ojo Lali) ini. Kemudian saya mau beli barang pecah belah, lalu saya kembali ke mobil untuk mengambil uang dalam mobil. Ternyata anak saya tadi pergi bentar untuk membeli minum. Kemudian saat saya mau mengambil uang dalam laci mobil, uang tersebut tidak ada lagi,” ungkap Fiti.

Korban memberi keterangan kepada petugas

Uang tersebut, kata Fiti, untuk membeli bahan bangunan toko yang baru ia buka. “Usaha saya mebel dan depot kayu. Rencana saya mau jual bahan bangunan, uang yang hilang tersebut rencananya untuk membeli bahan-bahan membangun toko,” ucapnya.

Saksi mata, Tuti, pemilik Rumah Makan Ojo Lali, mengatakan kejadian berawal saat mobil Daihatsu Mega Carry nopol BD 9360 NC, parkir di depan rumah makan miliknya.

“Korban memarkirkan mobilnya depan rumah makan. Setelah parkir depan rumah makan, korban turun untuk belanja ke dalam pasar. Namun anak korban tinggal di dalam mobil,” cerita Tuti.

Lanjut Tuti, setelah korban belanja ke dalam pasar, anak korban yang tadinya menunggu dalam mobil, pergi meninggalkan mobil untuk membeli air minum, namun mobil ditinggalkan dalam keadaan kaca terbuka.

“Saat anak korban beli air minum, mungkin pencuri tersebut langsung mengambil kesempatan mencuri uang yang dalam mobil. Ada yang melihat motor matic dua orang berboncengan, berhenti dekat mobil,” kata Tuti.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP. Indramawan, S.IK turun langsung ke lokasi kejadian. “Ya benar, terjadi pencurian dalam mobil di kawasan Pasar Panorama Kasus ini ditangani dan dilakukan pemeriksaan di Polda Bengkulu,” ungkapnya. (Ros)