Soal Proyek Rp 19 Miliar, Dua Orang Kementrian PU dan Karyawan BPD Dilaporkan ke Polda

Kuasa Hukum Pelapor, Hanafi Prana Jaya saat di Mapolda Bengkulu

BencoolenTimes.com, – Kiswan Efendi seorang kontraktor warga Kayu Kunyit Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Kuasa Hukumnya Hanafi Prana Jaya mendatangi Mapolda Bengkulu, Rabu, (16/12/2020).

Kedatangannya itu melaporkan dua orang diduga dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU) inisial AZ dan RY atas dugaan penipuan proyek.

Kuasa Hukum Kiswan Efendi, Hanafi Prana Jaya menjelaskan, dua orang diduga dari Kementrian itu dilaporkan ke Polda lantaran melakukan tindak pidana penipuan kepada kliennya dalam bentuk proyek.

Hanafi Prana Jaya menjelaskan, kejadian bermula pada Januari 2020 lalu, korban diajak terduga pelaku AZ bertemu dengan RH dan RY disalah satu tempat yang berada di Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

Dalam pertemuan itu, RH dan RY yang diduga berasal dari Kementrian PU Jakarta ini menawarkan proyek Irigasi Seginim sebesar 19 Miliar kepada korban melalui AZ yang merupakan karyawan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Manna Bengkulu Selatan. Lalu AZ menyanggupinya dan akan mengurus proyek tersebut.

Kemudia AZ mulai meminta uang kepada korban dan korban memberikan uang secara bertahap sebanyak 16 kali dengan total Rp 500 juta. Uang  tersebut ditransfer ke RH dan RY dan sebagian lagi ke rekening AZ.

“Jadi klien kami ini dijanjikan akan diberikan proyek yang akan dilaksanakan sekitar bulan Mei dan Juni. Namun hingga akhir tahun ini, proyek yang dijanjikan tak ada kejelasan,” jelas Hanafi Prana Jaya.

Hanafi Prana Jaya menuturkan, pihak korban sudah melakukan upaya persuasif namun para terduga pelaku tidak ada itikad baik untuk untuk mengembalikan uang korban.

“Karena tidak ada itikad baik kita melakukan langkah hukum dengan melaporkan ke Polda Bengkuluagar ditindaklanjuti,” jelas Hanafi Prana Jaya. (CW2)