asd
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Sultan Usulkan Semua PPL Diangkat Jadi PPPK

BencoolenTimes.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin meminta pemerintah agar memberikan kepastian, untuk Tenaga Harian Lepas (THL) Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) ditetapkan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) jenis Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini.

Hal ini sebagai upaya meneruskan aspirasi para THL PPL Bengkulu secara langsung kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), Azwar Anas.

‘’Beberapa waktu lalu saya sempat menerima aspirasi terkait kejelasan masa depan rekan-rekan THL PPL di Bengkulu. Lalu langsung kami sampaikan atensi ke Menpan kemarin dengan berkirim surat resmi dari lembaga DPD RI dan langsung bertemu dengan menpan,’’ tegas pimpinan lembaga tinggi termuda ini.

Menurutnya, pembangunan industri pertanian harus dimulai dari SDM yang berkualitas. Sehingga kami berharap agar Pemerintah harus berkomitmen dan memastikan semua THL PPL diberikan insentif status pengabdiannya sebagai PPPK di setiap daerah.

“Apa yang disampaikan PPL dari Bengkulu tentu juga mewakili nasib rekan seprofesi dari seluruh Indonesia,’’ lanjut senator yang berasal dari keluarga petani ini.

Menurut Sultan lagi, pihaknya kerap menerima keluhan langsung dari para THL PPL dari beberapa daerah yang merasa belum diberikan status kepegawaiannya sebagai ASN oleh pemerintah saat melakukan kunjungan kerja ke daerah.

‘’Jangan sampai ada PPL yang hari-hari mendampingi aktivitas agronomi Petani diperlakukan secara tidak adil oleh pemerintah Daerah hanya karena alasan  keterbatasan anggaran,’’ sambung Sultan.

Lebih lanjut, mantan ketua HIPMI Bengkulu itu mendorong agar pemerintah melalui kementerian terkait kembali melakukan rekrutmen khusus kepada THL PPL yang belum ditetapkan sebagai PPPK. Karena masih dibutuhkan lebih banyak PPL yang memiliki semangat pengabdian tinggi dalam mencapai kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

‘’Banyak negara pengekspor pangan yang secara bertahap akan menghentikan ekspor pangan pokok seperti beras dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah harus lebih siap dalam mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas pangan nasional dengan SDM yang produktif,’’ imbuh Sultan.(TIK)

Related Articles

Latest Article

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493
error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!