BencoolenTimes.com – Tiga orang diamankan di Polresta Bengkulu, diantaranya dua orang pria dan satu wanita. Ketiganya diduga merupakan pihak agen travel perjalanan LBN yang diduga menjadi penyebab puluhan mahasiswa terlantar di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Tiga orang diamankan tersebut, sebelumnya diketahui terlebih dahulu diamankan di Polsek Selebar sekitar pukul 14.40 WIB dan sekitar pukul 15.00 WIB, ketiganya sampai di Polresta Bengkulu.
Sayangnya, ketiga orang yang diduga merupakan karyawan dari Agen Travel LBN, saat turun dari mobil yang membawa mereka dan ditanyai wartawan, tidak ada yang mau memberikan klarifikasi.
Bahkan ketiganya terkesan menghindari wartawan yang sudah menunggu di Polresta Bengkulu dengan cara menutupi wajah mereka menggunakan tangan masing-masing hingga menuju ruang penyidik.
Hingga saat ini, ketiganya masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Satreskrim Polresta Bengkulu. ‘’Cukup ya,’’ ujar penyidik sembari menutup pintu ruangan, Senin sore, 17 Februari 2025.
Diberitakan sebelumnya 80 orang mahasiswa asal Universitas Prof. Hazairin (Unihaz) Bengkulu bersama 20 orang dosen, sejak Senin pagi menunggu di Bandara Fatmawati Soekarno.
Namun hingga siang hari, mereka tidak mendapatkan penjelasan, mengapa mereka tidak jadi di berangkatkan oleh Agen Travel dari Bandara Fatmawati Soekarno.
Mirisnya, dari keterangan pihak Bandara Fatmawati Soekarno menyebutkan, memang tidak ada jadwal pemberangkatan untuk para mahasiswa tersebut.
Untuk berangkat ke Malang dan Yogyakarta mahasiswa telah menbayar uang sebesar Rp 7,4 juta kepada pihak kampus. Uang tersebut harusnya digunakan untuk keberangkatan dari Bengkulu-Jakarta dan Jakarta-Bengkulu dengan menaiki pesawat.
Termasuk pembayaran sewa bus untuk keberangkatan dari Jakarta menuju Malang, serta penginapan di Yogyakarta dan Malang. Meskipun pihak Agen Travel sudah berusaha memberikan penjelasan, namun belum ada kesepakatan dan para Mahasiswa belum juga mendapat kepastian kapan akan berangkat.(OIL)



