15.4 C
New York
Friday, May 22, 2026

Buy now

spot_img

Tiga Remaja Diamankan Korem Masih Berstatus Pelajar, Orang Tua dan Guru Dipanggil

BencoolenTimes.com – Tiga remaja diamankan Korem 041/Garuda Mas (Gamas) Bengkulu, Sabtu dini hari, merupakan anak dibawah umur dan masih berstatus pelajar.

Ketiganya, masing-masing Fi (15), Pa (15) dan As (15) diamankan bersama tiga unit celurit, satu unit sajam modifikasi dan kawat, serta satu unit motor. Ketiganya diamankan di kawasan Jalan Zainul Arifin Kelurahan Timur Indah, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu.

Dari keterangan ketiga remaja yang diamankan tersebut, mereka total berjumlah 9 orang, namun enam rekan mereka lainnya berhasil kabur. Masing-masing Ik (Ketua Geng) Fa, Li, De, Re dan Ke alias Al.

Baca Juga  Atlet Binaan Althario Swimming Class Raih 4 Medali Emas di Kejurprov Renang

Dari keterangan yang didapatkan, sebelum diamankan Patroli Tim Intel Korem 041/Gamas Bengkulu, para remaja yang mengaku tergabung dalam Geng ‘Pemuda Happy’ sudah pernah melakukan penyerangan.

Masing-masing terhadap Ketua Geng Motor Pemuda Gembira, Geng Motor Kawasan Sawah Lebar, Geng Motor Dendam Ceria dan Geng Motor Pemuda Malam.

Tiga Remaja Diamankan Korem
SURAT: Tiga remaja yang diamankan Tim Intel Korem 041/Gamas Bengkulu membuat surat perjanjian dan pernyataan sebagai bentuk pembinaan dan agar tidak mengulangi perbuatan mereka.

Kapenrem 041/Gamas Bengkulu, Mayor Inf. Khairudin didampingi Dantim Intel, Mayor Inf. Botani Kenedi (Boken) mengungkapkan, ketiga remaja yang diamankan sudah dipanggil orang tua beserta guru masing-masing sekolah.

Kemudian, ketiga remaja tersebut sudah membuat surat pernyataan dan perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatan mereka yang bisa membahayakan diri sendiri, orang lain dan meresahkan masyarakat tersebut.

Baca Juga  Warga Kelurahan Sumber Jaya Dihebohkan Penemuan Diduga ODGJ MD

‘’Surat pernyataan dan perjanjian yang dibuat diketahui oleh masing-masing orangtua. Apabila nanti mereka kembali tertangkap atau kembali mengulangi perbuatannya, maka akan dibawa ke ranah hukum sesuai Undang-undang yang berlaku,’’ terang Kapenrem.

Kapenrem mengungkapkan, motif ketiganya nekat dan bergabung dengan Geng Motor hanya untuk kesenangan diri dan mencari pengakuan kalau gengnya lebih hebat dari geng lain.

‘’Ketiganya mengaku hanya untuk kesenangan dan mencari pengakuan, kalau geng mereka yang paling hebat. Makanya mereka awalnya melalui media sosial, kemudian dilanjutkan di lapangan dengan mencari lawan Geng Motor lain untuk pengakuan palin hebat,’’ imbuh Kapenrem.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!