BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menargetkan jumlah penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah meningkat hingga 200 unit pada 2027. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memperbaiki kualitas hunian masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan.
Komitmen itu disampaikan Dedy saat meninjau rumah warga penerima BSPS di RT 07 Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Muara Bangkahulu, Rabu, 29 Juli 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Dedy didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, Staf Ahli Walikota Eddy Aprianto, Asisten III Tony Elfian, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Toni Harisman, Kepala Dinas Perhubungan Toni Hastri Putra, Kepala BKPSDM Achrawi, Camat Muara Bangkahulu Bambang Irawan, Lurah Beringin Raya Lena Hayati, Wakil Ketua I Baznas Kota Bengkulu Yul Kamra, serta Ketua RT 07 Mursalin.
Di Kelurahan Beringin Raya terdapat enam keluarga penerima manfaat BSPS tahun 2026. Sementara secara keseluruhan, program tersebut menyasar 58 kepala keluarga di Kota Bengkulu.
Selain memastikan kesiapan pelaksanaan program, Dedy juga menyerahkan bantuan beras dan paket sembako dari Baznas Kota Bengkulu kepada para penerima manfaat.
Menurut Dedy, setiap rumah penerima BSPS memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta yang digunakan untuk meningkatkan kualitas rumah agar menjadi lebih layak huni. Pelaksanaan program juga melibatkan partisipasi masyarakat.
”Program BSPS ini mengedepankan keterlibatan masyarakat. Setiap rumah mendapatkan bantuan sekitar Rp20 juta. Saat ini kami memastikan seluruh proses, mulai dari administrasi hingga pelaksanaannya, benar-benar siap. Tahun ini ada 58 rumah yang menerima program BSPS,” kata Dedy.
Saat mengunjungi rumah warga, Dedy mengaku masih menemukan sejumlah rumah dengan kondisi memprihatinkan, seperti berdinding papan dan berlantai tanah. Meski demikian, ia mengingatkan warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan rumah.
”Rumah sehat tidak harus mewah. Yang paling penting adalah bersih sehingga keluarga tetap sehat,” ujarnya.
Dedy menegaskan Pemkot Bengkulu akan meningkatkan alokasi anggaran BSPS pada tahun depan agar lebih banyak masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh rumah yang layak.
”Kami berkomitmen pada 2027 anggarannya akan ditambah. Kalau tahun ini 58 unit, target kami ke depan bisa mencapai 100 bahkan 200 unit rumah. Semakin banyak rumah yang diperbaiki, semakin besar pula dampaknya dalam menurunkan angka kemiskinan,” katanya.
Salah seorang penerima BSPS, Kabir Abidin, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Bengkulu terhadap masyarakat yang membutuhkan.
”Terima kasih kepada Pak Walikota atas bantuan ini. Semoga selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk memimpin serta membangun Kota Bengkulu,” ujar Kabir.
Melalui perluasan program BSPS, Pemkot Bengkulu berharap semakin banyak warga dapat menempati rumah yang layak huni, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Kota Bengkulu. (JUL/RLS)



