21.7 C
New York
Friday, July 31, 2026

Buy now

spot_img

Pemkot Bengkulu Ubah Arah Kebijakan Kesehatan, RSTG Bakal Bertransformasi Jadi Rumah Sakit Umum

BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengubah arah kebijakan pembangunan sektor kesehatan dengan memprioritaskan penguatan layanan untuk penyakit utama penyebab kematian di Indonesia.

Sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, Rumah Sakit Tino Galo (RSTG) yang semula difokuskan pada layanan ibu dan anak akan ditransformasi secara bertahap menjadi rumah sakit umum.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan perubahan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat agar rumah sakit daerah memperkuat pelayanan umum dan mengembangkan layanan penyakit prioritas nasional.

Baca Juga  BPRS Fadhilah Kantongi Izin Penerima Wakaf, Walikota Dedy Wahyudi Ajak ASN Berwakaf

”Awalnya rumah sakit kita memiliki layanan yang lebih spesifik, seperti RSTG untuk ibu dan anak. Namun ke depan pemerintah mengarahkan agar rumah sakit daerah menjadi rumah sakit umum dengan penguatan layanan penyakit prioritas,” kata Dedy, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurut Dedy, pemerintah saat ini memfokuskan pengembangan layanan kesehatan pada penanganan penyakit Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU). Keempat kelompok penyakit tersebut menjadi penyumbang kasus dan angka kematian tertinggi secara nasional.

”Kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi menjadi fokus karena jumlah penderitanya paling banyak di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga  Kadis Kominfo Nurlia Tegaskan Walikota Ada di Bengkulu

Dedy menjelaskan, Pemkot Bengkulu tidak akan membangun rumah sakit baru, melainkan mengoptimalkan fasilitas kesehatan yang telah dimiliki. Dua rumah sakit milik pemerintah daerah, yakni Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) serta RSTG, akan diperkuat kapasitas dan layanannya.

”Yang kami lakukan adalah memaksimalkan rumah sakit yang sudah ada, yaitu RSHD dan RSTG. Secara bertahap RSTG akan bertransformasi menjadi rumah sakit umum,” katanya.

Direktur Utama RSHD, dr. Lista Cherlyviera, turut mendampingi Wali Kota dalam penyampaian kebijakan tersebut.

Baca Juga  Walikota Bengkulu Ingatkan Pedagang Barukoto l Jangan Naikkan Harga Tidak Wajar 

Melalui transformasi layanan itu, Pemkot Bengkulu berharap masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih cepat terhadap pelayanan kesehatan, khususnya untuk penanganan penyakit berat dan kegawatdaruratan, tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem rujukan dan pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Bengkulu. (JUL/RLS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!