Wakil Walikota Dedy Wahyudi Diperiksa Polda

BencoolenTimes.com, – Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi diperiksa penyidik Polda Bengkulu sebagai saksi pelapor di Mapolda Bengkulu, Rabu (13/1/2021)

Pemeriksaan terhadap Dedy Wahyudi tersebut
buntut dari postingnya beberapa waktu lalu di akun Facebook pribadinya, tanggal 16 Desember 2020 lalu.

Disitu Dedy Wahyudi memposting tentang tingginya angka covid di Kota Bengkulu. RS banyak penuh, dan himbauan Kapolda larangan anggota Polda menyelenggarakan pesta pernikahan.

Namun ada salah satu akun facebook mengomentari postingan Dedy Wahyudi dengan kata-kata kotor yang dinilai sangat tidak mendidik. Lalu akun tersebut dilaporkan ke Polda Bengkulu.

“Saya konsultasi dengan kuasa hukum Pemkot. Lalu dilayangkan somasi untuk yang bersangkutan. Karena tidak ada tanggapan, hingga akhirnya dilaporkan ke Polda Bengkulu,” ujar Dedy usai diperiksa sebagai saksi.

Sementara itu, kuasa hukum Pemkot Fitriansyah, SH menyatakan bahwa yang dilakukan MS melanggar UU ITE No 19 tahun 2016. Pasal 27 ayat 3 bermuatan penghinaan dan pencemaran nama baik.

Kemudian pasal 45 ayat 1 “Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah)”. (Bay)