BencoolenTimes.com, – Nasib malang menimpa Reza (23) seorang Marbot Masjid At Taubah yang berlokasi di Jalan Pantai Indah RT. 08 RW. 02 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu warga Pasar Seluma Kecamatan Talo Kabupaten Seluma diduga menjadi korban penusukan hingga tewas, Jumat (27/1/2023).
Ketua RT 8 Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu, Suhartono mengatakan, korban dikenal baik dan tidak neko-neko. Sehari-hari hanya berkutat di Masjid berjalan saja susah karena mengalami cacat fisik dari sejak lahir.
“Korban sekitar dua bulan disini, tidak pernah kemana-mana, hanya di Masjid inilah, tidak pernah masuk ke dalam (Eks lokalisasi). Pernah masuk sekali, kebetulan itu pas waktu orang meninggal,” kata Suhartono.
Jadi, sambung Suhartono, tidak mungkin kalau korban memiliki musuh, karena untuk pergi saja harus dijemput pakai motor dan dibonceng. Suhartono mengaku tidak mengetahui Tempat Kejadian Perkara (TKP) persis korban ditusuk begitu pula warga setempat karena kejadian usai subuh.
“Jadi korban tiba-tiba gedor-gedor pintu warga minta tolong yang waktu itu kondisinya sudah terluka, terus warga ini datang ke Rumah saya dan memberitahukan kondisi korban, lalu saya dan warga ini langsung membawa korban ke RSUD M. Yunus Bengkulu,” ungkap Suhartono.
Suhartono menyatakan, sesampainya di Rumah Sakit, pihak medis langsung melakukan penanganan, setelah ditunggu beberapa waktu, satpam Rumah Sakit menginformasikan bahwa kondisi korban kritis, kemudian lima menit berselang diinformasikan sama pihak medis bahwa korban tidak tertolong.
“Karena saya sama warga ini tadi langsung bawa korban ke Rumah Sakit, yang melaporkan ke Polsek Kampung Melayu pihak keamanan disini atas petunjuk saya, karena saya tidak terpikir lagi karena yang penting korban cepat dibawa ke Rumah Sakit , tapi ya itu, korban tidak tertolong,” demikian Suhartono.
Data terhimpun, kejadian berawal sekira pukul 05.30 WIB, saksi yakni Merzan mendengar suara orang menggedor pintu Rumahnya, hingga saksi terbangun kemudian membuka pintu depan rumahnya, ternyata, korban dalam posisi berdiri agak menunduk sambil kedua tangan korban memegang perut dan terlihat banyak darah di bawah perut sampai ke kedua kaki.
Saat itu korban sambil merintih kesakitan dan berkata “Tolong Zan Tolong Aku Zan” sehingga melihat situasi dan kondisi korban tersebut kemudian saksi mendudukkan korban ke dalam rumah dan langsung pergi melaporkan kejadian ke rumah Ketua RT setempat yakni Suhartono.
Selanjutnya, saksi dibantu beberapa orang warga lainnya langsung membawa korban menggunakan kendaraan R4 milik saksi Mirzan menuju Rumah Sakit M Yunus. Disaat korban menerima tindakan medis awal di Ruang IGD RS. M. Yunus korban menghembuskan nafas terakhir.
Korban mengalami luka robek diduga akibat sabetan senjata tajam pada bagian perut hingga organ perut korban terburai keluar sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Pihak Polsek Kampung Melayu dan Polresta Bengkulu setelah mendapatkan informasi tersebut langsung mendatangi RSUD M. Yunus dan Tempat Kejadian Perkara (TKP), melaksanakan olah TKP dan mengumpulkan keterangan.
Polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 helai Jaket Sweater Huddy warna biru, 2 buah HP dari kamar korban dan 1 Unit SPM grandong. (Bay)



