BencoolenTimes.com – Seorang gadis pelajar inisial AHM (17) warga asal Kecamatan Bermani Ulu yang tinggal di salah satu bedengan Kelurahan Tunas Harapan Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong, nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri.
AHM pertama kali ditemukan ibu kandungnya sudah tergantung dan tewas dalam bedengan sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (18/8/2023).
Berdasarkan data terhimpun, sebelum kejadian, korban menemani ibunya berjualan di ruko milik salah satu keluarga mereka. Sekitar pukul 14.30 WIB, korban tiba-tiba pamit pulang ke kamar bedengan/kontrakan. Hingga pukul 15.50 WIB, korban tidak juga kembali ke ruko dan membuat ibu korban berinisiatif menyusul korban ke kamar bedengan.
Sampai di bedengan, ibu korban melihat pintu bedengan terbuka dan saat masuk ke dalam rumah malah menemukan korban sudah tergantung dan atas kursi dengan terlilit handuk.
“Korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh saksi, yang merupakan ibu kandung,’’ kata Kasi Humas Polres Rejang Lebong (RL) Iptu Sinar Simanjuntak.
Dilanjutkan Kasi Humas, hasil penyelidikan korban dinyatakan meninggal dunia murni karena gantung diri. Oleh keluarganya, korban dibawa ke Kecamatan Bermani Ulu untuk dimakamkan di daerah kelahiran korban.
“Sudah dimakamkan di wilayah Kecamatan Bermani Ulu, karena memang korban dan keluarganya berasal dari sana,’’ lanjut Kasi Humas.
Ditambahkan Kasi Humas, untuk motif gantung diri yang dilakukan korban, dugaan sementara karena bertengkar dengan sang pacar. Karena sang pacar belum mau memenuhi permintaan korban untuk bertanggungjawab atau menikahi korban.
“Motifnya, sementara karena habis bertengkar dengan pacarnya yang sama-sama masih berstatus pelajar. Korban meminta pacarnya untuk menikah, namun sang pacar belum mau. Sehingga diduga inilah yang membuat korban nekat gantung diri,’’ imbuh Kasi Humas.(OIL)



