BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan komitmennya untuk melakukan pemerataan pembangunan di Kota Bengkulu, baik pembangunan fisik maupun pembangunan ekonomi.
Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Safari Ramadan 1447 H malam ke-10 di Masjid Al Muttaqien, Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Jumat malam, 27 Februari 2026.
Menurut Dedy, pemerataan pembangunan saat ini sudah mulai berjalan dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di kawasan Kelurahan Malabero dan sekitarnya.
Salah satu contohnya adalah penataan Pasar Baru Koto yang kini menjadi lebih rapi dan ramai. Pasar ikan serta sentra kuliner di kawasan tersebut juga telah ditata agar lebih tertib dan nyaman.
”Saya ingin membuat kota ini merata pembangunan ekonominya. Pasar ikan sudah mulai rapi, pasar kuliner juga rapi dan ramai. Nanti Insya Allah kawasan ini akan jadi pusat kuliner. Baru Koto akan kita percantik, kita pasang lampu-lampu agar semakin menarik,” ujar Dedy.
Ia optimistis, pembangunan fisik yang dilakukan pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Kawasan Kota Lama dinilai memiliki potensi besar karena kaya akan nilai sejarah dan budaya.
”Kawasan ini kaya akan cagar budaya dan sejarah. Ada Kampung Cina, ada Benteng Marlborough, kita juga bangun Taman Tabot. Jalan akan dipertebal lagi aspalnya, Kampung Cina kita percantik lagi. Puncaknya nanti akan semakin ramai ketika kantor Walikota pindah ke gedung Mess Pemda,” jelasnya.
Dedy menambahkan, pemerataan pembangunan tidak hanya berfokus pada pusat kota, tetapi juga kawasan-kawasan bersejarah dan permukiman masyarakat agar pertumbuhan ekonomi lebih seimbang dan inklusif.
Kegiatan tarling tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Bengkulu atau yang mewakili, Pj Sekda Medy Febriansyah, para staf ahli walikota, asisten, kepala OPD, camat dan lurah setempat. (JUL/RMC)



