Buka Tutup Police Line, PT BMQ Minta Polisi Bersikap Netral

BencoolenTimes.Com, – Polemik tambang batu baru PT. Bara Mega Quantum (BMQ) memasuki babak baru. Sebelumnya, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu, Selasa (5/3/2019) lalu menutup sementara dengan memberikan Police Line (garis polisi) di lokasi tambang yang berada di Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Namun, sehari sesudahnya police line tersebut dibuka kembali oleh pihak kepolisian. Atas tindakan buka tutup police line itu, PT BMQ meminta agar pihak kepolisian bersikap netral.

Branch Manajer PT BMQ, Eka Nurdiyanti saat ditemui sangat menyayangkan tindakan pihak kepolisian yang telah membuka police line di lokasi tambang.

“Kami tidak diberitahu kalo police line yang dipasang kemaren sudah dilepas kembali. Ini seperti ada diskriminasi terhadap kami yang megang akta yang sah sesuai putusan Mahkamah Agung,” ungkapnya, Kamis (7/3/2019).

Penutupan police line ini, sambung Eka, awalnya untuk menghindari konflik antara pihaknya yang memegang akta sah kepemilikan dengan pihak yang diduga menggunakan akta yang telah batal dimata hukum.

“Kami sangat setuju bila dilakukan police line di lokasi tambang, karena selama ini ada oknum yang megang akta yang telah batal dimata hukum dan menambang secara ilegal di lokasi tambang yang kami punya. Namun, jika police line tersebut telah dibuka dan masih ada yang melakukan penambangan, kami akan melakukan hal yang sama,” tegasnya.

Menurut Eka, jika masih ada yang menambang tentunya menjadi pertanyaan, ada apa sebenarnya dengan hal ini.”Kami minta keadilan dari pihak kepolisian untuk bersikap netral, selama polemik kepemilikan ini belum selesai,” pungkas Eka.

Dilain pihak, Perwira Penghubung (Pabung) Polri Kabupaten Bengkulu Tengah, Kompol Abdu Arbain membenarkan garis police line PT BMQ sudah dibuka oleh pihak Polda Bengkulu.

“Kami, Pabung dan Dalmas Polres Bengkulu Utara hanya ikut sebagai pengawalan, kalo untuk dibukanya tanya aja sama pihak Polda Bengkulu,” ujar Abdu, saat dihubungi lewat telepon. (Ros)