asd
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Dilaporkan Karyawan ke Disnakertrans, Pihak Nippon Paint Bengkulu Bungkam

BencoolenTimes.com, – Buntut dari diduga adanya tindakan intimidasi pimpinan perusahaan PT Nepsia Paint & Chemicals (Nippon Paint) wilayah Bengkulu dan Lubuk Linggau terhadap karyawannya bernama Bintang Rizkita pada Jumat 28 Juli 2023 lalu makin melebar.

Pasalnya, saat ini, kasus tersebut justru berlanjut kepada teman Bintang bernama Anis Arsita yang telah diberi Surat Peringatan (SP) 3 oleh pihak perusahaan PT Nepsia Paint & Chemicals dengan alasan memberikan keterangan palsu, menyerang dan mengancam serta mengintimidasi atasan dan juga membujuk teman sekerja untuk melakukan perbuatan yang merugikan perusahaan.

Atas dasar itulah, Anis Arsita melaporkan perusahaan ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, karena menurutnya, semua tuduhan atasannya itu telah menzolimi dirinya sebagai karyawan.

“Saya dituduh menyebarkan berita palsu, mengintimidasi, menyerang dan mengancam serta menghasut teman sekerja. Semuanya tidak pernah dilakukan, apalagi menyerang atasan yang tidak mungkin saya lakukan,” ungkap Anis Arsita, Jumat (25/8/2023).

Dia menyebut, jika memang dugaan tindakan intimidasi terhadap temannya Bintang Rizkita merupakan keterangan palsu, maka ia mempertanyakan kenapa atasan perusahaan meminta maaf atas perbuatan intimidasinya.

“Pihak perusahaan telah meminta maaf diatas materai yang dibuatkan pihak Disnakertrans Provinsi Bengkulu serta sanggup membayar gaji sisa kontrak,” bebernya.

Hingga saat ini, Anis Arsita tidak diizinkan masuk ke ruangan kerja oleh atasannya, bahkan komputer yang digunakan untuk bekerja telah di kunci.

Sementara, Sales Manager PT Nepsia Paint & Chemicals (Nippon Paint) wilayah Bengkulu dan Lubuk Linggau, Ivan Pebrian, tidak mau memberikan tanggapan alias bungkam perihal mediasi tersebut.

Mediator Hubungan Industrial Madya Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Ibrahim menjelaskan, kedua belah pihak telah memberikan klarifikasi kepada Dinaskertrans Provinsi Bengkulu yang tertuang dalam risalah.

Atas perkara laporan ini, Disnakertrans Provinsi Bengkulu lebih menekankan untuk kedua belah pihak menyelesaikan persoalan secara musyawarah mufakat.

“Kami memberikan seluas-luasnya musyawarah mufakat kedua belah pihak terlebih dahulu, apabila tidak ada solusinya maka Disnakertrans Provinsi Bengkulu melakukan pemanggilan selanjutnya,” tukasnya.

Diketahui, mengenai permasalahan yang ada kedua belah pihak dipanggil oleh Disnakertrans Provinsi Bengkulu guna mediasi. Namun mediasi belum mendapatkan hasil. (JRS)

Related Articles

Latest Article

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493
error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!