BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu akan memberlakukan sistem satu arah (one way) di kawasan Jalan KZ Abidin mulai pekan depan. Kebijakan ini dilakukan untuk mengurai kemacetan dan menata ulang kawasan pusat perbelanjaan Pasar Minggu.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengatakan penerapan satu jalur ini sejalan dengan relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan hingga ke badan jalan.
”Targetnya minggu depan segera diterapkan. Saat ini kita sedang menuntaskan pembangunan awning di samping PTM untuk menampung pedagang yang belum masuk ke area pasar,” ujar Dedy, Sabtu, 14 Februari 2026.
Berdasarkan rancangan Dinas Perhubungan, berikut alur kendaraan yang perlu diketahui warga. Pertama, akses masuk melalui Jalan KZ Abidin 1 dan akses keluar melalui jalan di samping Mega Mall.
Sementara untuk rute lanjutan melalui samping Mega Mall bisa lurus ke Jalan KZ Abidin 2 (eks Barata) atau menuju Pasar Minggu bertingkat ke arah Jalan Bangka Sentiong (dekat Pos Damkar).
Untuk diketahui, Jalan KZ Abidin dikenal sebagai salah satu titik macet akibat tumpahan pedagang ke badan jalan. Kondisi tersebut juga membuat ruas jalan kerap becek dan berlubang.
Dengan sistem satu arah dan penertiban PKL, Pemkot memastikan tidak ada lagi aktivitas jual beli di bahu jalan. Pedagang akan dipindahkan ke dalam gedung PTM atau ke awning resmi yang telah disiapkan.
Pemerintah berharap penataan ini membuat kawasan Pasar Minggu lebih tertib, nyaman, dan lancar dilalui kendaraan. Warga yang biasa melintas diimbau mulai menyesuaikan diri dengan perubahan arus lalu lintas tersebut. (JUL/RMC)



