BencoolenTimes.com, – Ketua Bawaslu Kota Bengkulu Rahmat Hidayat tekankan tiga poin penting menjadi petugas pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Tiga poin tersebut yakni, integritas sebagai penyelenggara, moral dan kejujuran yang termuat didalam asas penyelenggaraan pemilu di Indonesia.
Hal itu disampaikannya pada saat menghadiri pelantikan pengawas TPS Se-Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Senin (22/1/2024).
“Rekan-rekan pengawas TPS merupakan ujung tombak dari Bawaslu. Sehingga soal integritas, moral dan kejujuran ini sangat penting dan perlu ditekankan demi terwujudnya kesuksesan pemilu,” ujar Rahmat Hidayat.
Menurutnya, soal integritas itu tidak bisa diharga dengan apapun, karena menyangkut kepribadian kita sendiri. Ini poin paling penting ketika telah menjadi penyelenggara pemilu.

Lalu, soal moral dan kejujuran juga termasuk asas yang harus dipegang teguh oleh petugas penyelenggara sebagai PTPS. Mengingat, PTPS menjadi ujung tombak lembaga Bawaslu.
Rahmat Hidayat mengingat, bahwa PR besar dan tantangan saat ini yakni soal money politik pada pemilu. “Jangan sampai petugas pengawas TPS menjadi delivery order money politik dari peserta pemilu,” tegasnya.
Usai pelantikan, Ketua Panwascam Muara Bangkahulu, Suprihatin Sagitho mengucapkan selamat kepada petugas pengawas TPS yang telah dilantik.
“Selamat kepada petugas TPS yang telah dilantik dan mohon kerjasamanya demi kesuksesan Pemilu 2024,” sampai Suprihatin.
Ia menyebut, di Kecamatan Muara Bangkahulu ada sebanyak 134 Pengawas TPS dan diantaranya ada 4 Pengawas TPS khusus di Lapas diantaranya, 2 TPS di Lapas Kelas IIA dan 1 TPS LPKA Kelas ll Bengkulu dan 1 TPS Lapas Perempuan Kelas II B.
Kemudian, para pengawas TPS juga akan mengikuti Bimtek selama 2 hari ke depan. “Mohon untuk diikuti bimtek dengan seksama dan tertib selama 2 hari ini,” pungkasnya. (JRS)



