asd
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Mafia BBM Ilegal di Bengkulu, Diduga Ini Aktor Utamanya

BencoolenTimes.com, – Perkara dugaan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal oleh PT. Sinar Jaya Selaras yang bebas beroperasi di Provinsi Bengkulu terus bergulir. Dua orang yang ditetapkan penyidik Ditreskrimsus Polda Bengkulu sebagai tersangka yakni Bambang dan M. Agustin segera disidangkan, karena berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu.

Teranyar, orang yang diduga menjadi aktor utama dalam perkara BBM ilegal tersebut juga sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Bengkulu yakni Evi alias Evan selaku pemilik PT. Evron Rafflessia Energi dan PT Sinar Jaya Selaras. Tersangka selanjutnya yakni Zulhardi yang dipercaya tersangka Evi menjadi Direktur PT. Evron Rafflesia. Penetapan tersangka keduanya itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) per tanggal 2 Agustus 2023 yang diterima Jaksa peneliti Kejati Bengkulu.

JPU Kejati Bengkulu, Zainal Efendi, SH.MH saat diwawancarai di Ruang Kerjanya, Senin (21/8/2023) menjelaskan, ditetapkannya Evi dan Zulhardi sebagai tersangka merupakan pengembangan dari tersangka Bambang dan M. Agustin.

Baca Juga  Tim Intelijen Kejaksaan Sipervisi Pemetaan Cagar Budaya di Bengkulu

“Pada saat kita menerima SPDP tersangka Bambang dan M. Agustin dalam perkaranya pasal yang disangkakan menggunakan BBM ilegal. Seiring berjalannya waktu sesuai dengan hasil penelitian berkas perkara terdapat pasal 55 turut serta, yakni melibatkan penampung. Kemudian, setelah itu penyidik mengembangkan dengan mengirimkan SPDP baru dengan tersangka Evi alias Evan dan Zulhardi,” jelas Zainal.

Zainal menerangkan, tersangka Evi alias Evan merupakan pemilik PT. Evron Rafflessia Energi dan PT. Sinar Jaya Selaras. “Kemudian nanti dalam hal mekanisme ataupun keterlibatan dengan barang bukti itu materi dalam berkas. Untuk saat ini, Evi dan Zulhardi sudah ditetapkan tersangka,” terang Zainal.

Baca Juga  Pimpinan BNI Temui Kajati Bengkulu, Ada Apa ?

Diketahui, pengungkapan mafia BBM ilegal tersebut berawal dari Polda Bengkulu menangkap dua tersangka pertama di Arga Makmur Bengkulu Utara beberapa waktu lalu.

Modus yang digunakan para tersangka ini dengan cara dua tersangka pertama diduga membeli BBM di sejumlah SPBU dengan harga standar. Dalam pembelian itu, tersangka menggunakan barkot palsu serta membeli secara berulang menggunakan mobil berbeda-beda.

Kemudian, BBM yang dibeli dari sejumlah SPBU itu dijual ke tersangka Evi dan Zulhardi. Selanjutnya,  tersangka Evi dan Zulhardi menjual kesejumlah industri dengan harga yang tinggi. (BAY)

Related Articles

Latest Article

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493
error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!