Home Hukum Oknum Plt Kadis Diduga Teler Terancam Dicopot

Oknum Plt Kadis Diduga Teler Terancam Dicopot

Dedy Wahyudi, Wakil Walikota Bengkulu

BencoolenTimes.com, – Heboh 5 warga yang diduga kedapatan ribut dan dalam kondisi teler, di depan Masjid Nurul Hidayah, cepat ditindaklanjuti Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dengan mengusut keberadaan diduga pelaku, yang berstatus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) salah satu dinas di Pemkot Bengkulu.

Seperti diketahui kehebohan terjadi di Perumahan Ejukan RT 20 Kelurahan Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangkahulu, Senin (12/4/2021) sore. Warga mendapati ada 5 orang, yakni 3 wanita dan 2 pria, ribut di depan masjid dalam kondisi diduga mabuk.

Belum diketahui pasti apa yang menyebabkan mereka mabuk, akibat minuman keras atau narkoba.

Di antara 5 orang itu, 1 pria diduga inisial No berstatuts oknum Plt Kadis, 1 wanita inisial Re oknum ASN Pemkot berstatus istri polisi atau Bhayangkari. Sementara 1 wanita lainnya inisial Fe. Ada 1 wanita dan 1 pria lagi yang belum diketahui identitasnya.

Walikota Bengkulu, Helmi Hasan bersama Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Sekda Kota Bengkulu, Arif Gunadi serta Inspektorat Kota Bengkulu sudah melakukan pertemuan Selasa (13/4/21) pagi, untuk mengambil langkah cepat memproses dugaan oknum Plt Kadis yang kedapatan ribut dan teler di depan masjid.

Bahkan Sekda dan Inspektoran sudah menyelidiki langsung baik ke lokasi maupun ke Diklat PIM. Baik bukti video dari warga, maupun bukti lainnya yang diperoleh di Diklat PIM, sudah diusut dan diproses Inspektorat.

Seperti diketahui, usai mobil dinas BD 23 A yang kedapatan tergelincir di depan Masjid Nurul Hidayah Kelurahan Bentiring Permai, mobil tersebut didapati terparkir di lokasi Diklat PIM.

“Pak Wali, Sekda dan Inspektorat sudah rapat untuk memproses kejadian itu,” kata Wawali Dedy Wahyudi.

Plt Kadis yang diduga teler tersebut kabarnya terancam dicopot dari jabatannya.

Mengenai hal ini, Dedy Wahyudi mengungkapkan, Pemkot tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun akan menindak tegas oknum yang kedapatan melakukan tindakan yang tidak pantas dan melewati norma agama dan masyarakat, terutama bagi pejabat publik di lingkungan Pemda Kota Bengkulu.

Ditanya wartawan apakah oknum Plt Kadis sudah dilaporkan ke Mendagri? Dedy menjelaskan itu masih diproses.

“Tentunya nanti jika hasil pemeriksaan terbukti, tentu akan ada sanksi. Kita utamakan dulu asas praduga tak bersalah,” tukas Dedy.

Sementara itu, di lokasi kejadian di Ejuka RT 20 Kelurahan Bentiring Permai, wartawan kembali mendapat bukti kuat adanya insiden heboh Senin (12/4/2021) sore tersebut.

“Sebelum Magrib lah, untuk pemilik rumah itu sendiri saya kurang tahu, soalnya setelah selesai dibangun belum pernah di tempati,” jelas warga yang namanya tidak mau disebutkan.

“Waktu itu, saya lagi masak untuk persiapan puasa. Ada ribut-ribut dan ada yang pingsan, tapi kurang tahu pingsannya kenapa. Yang posisi orang yang teler itu ada di mobil merah dan kemudian ada yang jemput,” ujarnya.

Dari video yang beredar di kalangan warga, terekam jelas oknum-oknum yang diduga ribut dan dalam kondisi mabuk berat. Tampak sosok wanita baju merah, sibuk meminta agar warga tidak memvideokan insiden mobil dinas tergelincir di saluran air tepat di depan masjid, yang di dalamnya terdapat seorang pria tak sadarkan diri di kursi sopir.

Bahkan ada juga video, seorang pria menggunakan pakaian putih dan celana hitam pindah dari mobil Fortuner warna hitam, lalu pindah ke mobil dinas warna merah dalam kondisi terburu-buru. Diduga, pria berpakaian putih dan celana hitam itu merupakan Plt Kadis yang informasinya sedang Diklat PIM.(JRS)