24 C
New York
Monday, August 3, 2026

Buy now

spot_img

Reni Heryanti Soroti Banyak Usulan Warga Belum Terakomodasi, Lampu Jalan Jadi Keluhan Utama

BencoolenTimes.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Reni Heryanti, menyoroti masih banyaknya usulan masyarakat yang belum terealisasi meski telah berulang kali disampaikan melalui kegiatan reses dan tercatat dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Hal itu disampaikan Reni saat menggelar reses kedua Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Ratu Agung dan Ratu Samban, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurut Reni, seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam reses akan kembali disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui laporan resmi yang diparipurnakan. Namun, ia mengaku prihatin karena sejumlah usulan yang telah berulang kali diajukan belum juga mendapat tindak lanjut.

Baca Juga  Warga Keluhkan Sulit Dapat Ruang Rawat Inap Pakai BPJS saat Reses Riduan

”Kami tetap memasukkan semua aspirasi masyarakat ke dalam laporan reses dan menyampaikannya kepada pemerintah. Bahkan ada usulan yang sudah masuk SIPD, tetapi sampai sekarang belum juga terakomodasi,” kata Reni.

Ia menilai pemerintah perlu memiliki skala prioritas yang jelas dalam menentukan program pembangunan agar kebutuhan yang benar-benar mendesak dapat segera direalisasikan.

Sebagai wakil rakyat, kata Reni, DPRD memiliki kewajiban untuk menyalurkan seluruh aspirasi masyarakat tanpa terkecuali.

”Kalau maunya kami sebagai anggota dewan, apa pun yang diminta masyarakat tetap kami tampung dan kami perjuangkan agar bisa diakomodasi,” ujarnya.

Meski demikian, Reni mengaku memahami kondisi keuangan Kota Bengkulu yang saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, ia berharap situasi tersebut segera membaik sehingga pemerintah dapat merealisasikan lebih banyak kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Warga Keluhkan Sulit Dapat Ruang Rawat Inap Pakai BPJS saat Reses Riduan

”Kami berharap dalam waktu dekat kondisi Kota Bengkulu kembali baik sehingga instansi yang berkaitan dengan pembangunan dapat mengakomodasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Dalam reses tersebut, persoalan lampu penerangan jalan menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan warga. Menurut Reni, kebutuhan penerangan jalan sudah berulang kali muncul dalam setiap agenda reses, namun hingga kini masih banyak kawasan permukiman yang belum memiliki lampu jalan.

”Bukan hanya lampunya yang mati, tetapi memang ada jalan yang sama sekali belum memiliki lampu penerangan. Bahkan ada tiangnya, tetapi lampunya belum dipasang,” sampainya.

Baca Juga  Warga Keluhkan Sulit Dapat Ruang Rawat Inap Pakai BPJS saat Reses Riduan

Reni mengatakan kondisi tersebut membuat warga, termasuk para ketua RT, terus menyampaikan keluhan karena minimnya penerangan dinilai berdampak pada kenyamanan dan keamanan lingkungan.

Ia mengaku merasa tidak enak apabila persoalan yang sama terus muncul dalam setiap reses tanpa adanya penyelesaian dari pemerintah.

”Kalau setiap reses lampu jalan terus menjadi keluhan dan belum juga diakomodasi, tentu kami juga merasa tidak enak kepada masyarakat. Karena itu, untuk kondisi tertentu saya bahkan membantu secara pribadi terhadap kebutuhan yang sifatnya mendesak,” tutur Reni.

Reni berharap Pemkot Bengkulu dapat menjadikan penyediaan lampu penerangan jalan sebagai salah satu prioritas pembangunan karena menyangkut keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat di lingkungan permukiman. (JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!