BencoolenTimes.com, – Pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu menyoroti persoalan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sulit diperoleh dalam wilayah Bengkulu.
Hal itu ditandai antrian panjang kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Dengan fakta tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) bersama stakeholder terkait diminta segera menyikapi.
Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu, H. Suharto, SE, MBA mengatakan, berkenaan persoalan BBM bersubsidi, tidak perlu mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Karena persoalan ini menyangkut hajat hidup orang banyak, dan tidak mudah untuk mengatasinya.

“Pihak Pertamina Pulau Baai, Dinas Perhubungan, Dinas ESDM, KSOP dan lainnya terungkap beberapa fakta yang melatar-belakangi sulitnya mendapatkan BBM, namun semua itu harus segera disikapi. Seperti menindaklanjuti temuan yang ada terkait sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi ini,” ujarnya pada Jumat (9/8/2024).
Lebih lanjut ia menambahkan, terkait persoalan ini pihaknya sudah memberikan beberapa rekomendasi. Diantaranya agar pemda melalui OPD terkait supaya segera menindaklanjuti persoalan yang menjadi pemicu sulitnya mendapatkan BBM.
“Berkaitan dengan usulan tambahan kuota yang disampaikan pemda, pihaknya tetap menyambut baik dan mudah-mudahan dapat diakomodir. Tapi tetap penting melakukan berbagai upaya tidaklanjut terhadap temuan yang menjadi penyebabkan BBM ini sulit didapatkan,” demikian Suharto. (JUL)



