BencoolenTimes.com – Terima ‘Keluhan’ Rejang Lebong, dari paparan Bupati Rejang Lebong M. Fikri Thobari terkait kondisi Fisikal Daerah, Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin yang berkunjung ke Kabupaten Rejang Lebong, Jumat, 19 Desember 2025, langsung menelpon Menteri dan sejumlah pejabat pusat lainnya.
Hal ini sebagai bukti nyata dan spontanitas untuk mendukung upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong yang ingin melakukan pembangunan, namun terkendala berbagai kondisi. Mulai dari kondisi keterbatasan anggaran, termasuk pemotongan dana transfer pusat yang akan dilakukan pada Tahun Anggaran (TA) 2026 mendatang.
Sultan secara langsung menghubungi Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana dan memperkenalkan Bupati Rejang Lebong. Dalam percakapan singkat tersebut, Menteri Pariwisata menyatakan kesiapan membantu pengembangan sektor pariwisata Rejang Lebong dan meminta agar proposal pembangunan segera disampaikan.
Tak hanya itu, Sultan juga menghubungi Wakil Menteri Pertanian RI serta Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, yang seluruhnya menyatakan kesiapan membantu Rejang Lebong sesuai kewenangan masing-masing.
‘’Silakan Pak Bupati segera siapkan proposalnya dan sampaikan langsung ke Kementerian terkait. Nanti akan saya fasilitasi,’’ pinta Sultan yang bertemu Bupati Fikri Thobari beserta jajarannya di rumah Dinas Bupati Rejang Lebong.
Dalam kegiatan kunjungan Ketua DPD RI tersebut, Bupati Fikri Thobari juga didampingi Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FOrkopimda) Kabupaten Rejang Lebong.
Sedangkan Ketua DPD RI datang dengan didampingi Staf Khusus DPD RI Brigjen Pol. Esmed Eriyadi, Tenaga Ahli DPD RI, Julian K dan M. Yani, serta Kasubbag Protokol DPD RI, Fendri Markauri.
Bupati Fikri Thobari sendiri dalam pertemuan tersebut menyampaikan berbagai ‘Keluhan’ alias tantangan dan kendala Pemkab Rejang Lebong dalam upaya pembangunan daerah yang langsung di respon Ketua DPD RI dengan menelpon pejabat pusat.
Penyampaian tersebut bertujuan agar Ketua DPD RI yang merupakan Putra Asli Bengkulu, bisa memberikan dukungan penuh melalui aliran dana dari Pusat atau APBN.
‘’Kita sangat berterimakasih kepada Ketua DPD RI, Bapak Sultan B. Najamudin yang sudah mau berkunjung ke Kabupaten Rejang Lebong. Beliau sudah banyak membantu Provinsi Bengkulu dan berharap kedepan Rejang Lebong juga mendapatkan dukungan APBN, terutama tahun 2026,’’ sampai Bupati Fikri Thobari.
Bupati Fikri Thobari mengungkapkan kondisi fisikal daerah yang semakin berat dalam merealisasikan berbagai kebutuhan pembangunan. Terutama dalam menghadapi dampak pemotongan dana transfer pusat yang pada TA 2026 mencapai Rp 131 miliar.
Namun begitu, Bupati Fikri Thobari menegaskan, Pemkab Rejang Lebong tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pembangunan lainnya.
Disampaikan juga, Kabupaten Rejang Lebong pada Tahun Anggaran (TA) 2025 tidak mendapatkan Dana Inpres Jalan Daerah (IJD). ‘’Sehingga kita berharap tahun depan bisa dapat IJD melalui dorongan beliau (Sultan),’’ sampai Bupati Fikri Thobari.
Selain infrastruktur, Bupati Fikri Thobari juga menyebutkan kondisi Fasilitas Kesehatan (Faskes), khususnya RSUD Rejang Lebong yang ada saat ini. Meskipun sudah memiliki tenaga dokter spesialis, namun belum didukung peralatan kesehatan (alkes) yang memadai.
‘’Kami sudah punya dokter spesialis, namun masih ada kendala, khususnya ketersediaan alat kesehatan yang belum memadai. Makanya masih banyak pasien yang ditangani, harus dirujuk ke Bengkulu atau ke Palembang,’’ sebut Bupati Fikri Thobari.
Tidak hanya itu, Bupati Fikri Thobari juga memaparkan upaya dan komitmen Pemkab Rejang Lebong pada sektor Pariwisata, dengan tujuan menjadikan Rejang Lebong sebagai daerah tujuan wisata. Terlebih Rejang Lebong memiliki 99 potensi destinasi wisata yang bisa menjadi unggulan di Provinsi Bengkulu.
Ditambah dengan, upaya penguatan sektor pertanian, hortikultura, kopi dan hilirisasi berbagai potensi serta produk lokal untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).(OIL/RMC)



