20.5 C
New York
Thursday, June 4, 2026

Buy now

spot_img

DLH Hearing dengan DPRD Bahas Program Olah Sampah Jadi Pupuk

BencoolenTimes.com, – Pemerintah Kota (Pemkot) sedang mengalang-galankan kebersihan di kota Bengkulu. Berkenaan hal tersebut, Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu melakukan hearing bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu di Gedung DPRD Kota Bengkulu, Selasa (8/6/2021).

Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Indra Sukma

Ketua Komisi ll DPRD Kota Bengkulu, Indra Sukma mengatakan, bahwa untuk pengelolaan sampah di Kota Bengkulu perlu diadakan mesin pengelolaan sampah agar sampah itu bisa bermanfaat dan memberi nilai ekonomis. Terkait ini DPRD mengusulkan kepada DLH untuk menganggarkan Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk petugas Pegawai Tidak Tetap (PTT) dari DLH untuk menjalankan dan menjaga mesin pengelolaan sampah tersebut.

Baca Juga  Pemkot Bengkulu Menanti Kebijakan Pusat Soal Anggaran PPPK

“Nanti tempatnya ada di Kelurahan. Jika di Kelurahan maka pengelolaannya bisa juga dilakukan juga oleh lembaga seperti RT, RW, Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) ataupun Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM). Jadi ada petugas yang mengelola sampah jadi pupuk kompos dan manfaat lainnya dengan diberi insentif oleh DLH,” kata Indra.

Selain itu, anggota Komisi ll DPRD Bambang Hermanto meminta agar dibeberapa titik yang diberi mesin pengelolaan sampah dan ditempatkan juga PTT, sehingga dapat mengawasi dan menjaga mesin tersebut agar dapat beroperasi sesuai dengan keinginan.

Baca Juga  Reuni Akbar SMANDA Kota Bengkulu, Pererat Silaturahmi dan Persaudaraan

Terus, sambung Bambang, nanti akan dipanggil juga Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bengkulu berkenaan dengan penambahan PTT di DLH.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rusman Effendy mengatakan, bahwa DPRD Kota Bengkulu mensupport program-program terkait dengan pengelolaan sampah dengan memberikan mesin pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat melalui dana aspirasi DPRD.

“Tadi sudah dibahas mulai dari masalah anggaran dan operasional dan produk yang dihasilkan dari pengelolaan sampah tersebut,” kata Rusman.

Baca Juga  Pemkot Bengkulu: Izin Bangunan Kawasan Pantai Kadaluarsa, Penataan Ulang Terus Dikebut

Rusman menuturkan, bahwa di DLH kekurangan PTT dan biaya-biaya pembinaan untuk menjalankan program tersebut.

“Tentu dengan DPRD sudah memahami kerja DLH di lapangan maka mereka akan memberi support,” tutup Rusman. (JRS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!