16.3 C
New York
Friday, May 15, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 8

Antisipasi Potensi Gangguan Kamtibmas, Polres Rejang Lebong Turunkan UKL

Antisipasi Potensi Gangguan Kamtibmas
KAMTIBMAS: Antisipasi potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Rejang Lebong menurunkan Tim Unit Kecil Lengkap (UKL) ke sejumlah titik rawan, Sabtu malam, 2 Mei 2026.

BencoolenTimes.com – Antisipasi potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Rejang Lebong menurunkan Tim Unit Kecil Lengkap (UKL) ke sejumlah titik rawan, Sabtu malam, 2 Mei 2026.

Antisipasi potensi gangguan Kamtibmas, Polres Rejang Lebong menggelar kegiatan siaga malam dengan melibatkan Tim UKL, yang terdiri dari personel operasional serta staf.

Diungkapkan Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas, AKP M. Hasan basri, siaga malam Minggu ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

Khususnya bagi warga yang memanfaatkan waktu libur dan berakhir pekan untuk beraktivitas di luar rumah maupun berkumpul bersama keluarga dan teman pada lokasi-lokasi tertentu.

Disebutkan Kasi Humas, sejumlah titik keramaian di wilayah Curup menjadi sasaran utama pengamanan. Diantaranya kawasan Bundaran Curup, Jalan MH. Thamrin Kelurahan Air Rambai, Jalan Merdeka, Pasar Tengah, depan Pasar Beng Mego, serta traffic light di Jalan Merdeka.

‘’Lokasi-lokasi tersebut diketahui menjadi pusat aktivitas masyarakat, terutama pada malam Minggu yang identik dengan meningkatnya mobilitas warga, khususnya kalangan remaja,’’ sebut Kasi Humas.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Kasi Humas, personel kepolisian tidak hanya melakukan penjagaan dan patroli, tetapi juga aktif memantau situasi serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban.

‘’Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah potensi gangguan Kamtibmas yang setiap saat bisa saja terjadi dimanapun,’’ lanjut Kasi Humas.

Ditambahkan Kasi Humas, Fokus utama kegiatan UKL adalah mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul pada malam akhir pekan, seperti aksi balap liar, tawuran antar remaja, hingga tindak kriminalitas lainnya.

Mengingat tingginya aktivitas masyarakat pada malam Minggu, langkah preventif dinilai sangat penting guna meminimalisir terjadinya pelanggaran hukum.

Pihak Polres Rejang Lebong menegaskan bahwa kegiatan siaga malam Minggu akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam menjaga kamtibmas dengan mematuhi aturan serta menghindari aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

‘’Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan suasana malam Minggu di wilayah Kabupaten Rejang Lebong dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menikmati waktu libur dengan rasa nyaman tanpa adanya gangguan keamanan,’’ demikian Kasi Humas.(OIL)

Intensifkan Pengamanan Ibadah Gereja, Wujudkan Rasa Aman Jemaat

Intensifkan Pengamanan Ibadah Gereja
GEREJA: Intensifkan pengamanan Ibadah Gereja, Sabtu malam, 2 Mei 2026, Polres Rejang Lebong beserta Polsek jajaran menempat sejumlah personil mereka untuk memastikan keamanan dan kenyamanan Jemaat beribadah.

BencoolenTimes.com – Intensifkan pengamanan Ibadah Gereja, Sabtu malam, 2 Mei 2026, Polres Rejang Lebong beserta Polsek jajaran menempat sejumlah personil mereka untuk memastikan keamanan dan kenyamanan Jemaat beribadah.

Intensifkan pengamanan Ibadah Gereja, Polres Rejang Lebong dan Polsek Sindang Kelingi menurun personel mereka ke sejumlah rumah ibadah gereja untuk memastikan keamanan dan kenyamanan Jemaat dalam melaksanakan ibadah.

Diantaranya yang dilakukan pengamanan, yaitu Gereja Fransiskus Asisi di Desa Sindang Jati yang dilakukan Polsek Sindang Kelingi dan Gereja GKII Pasar De Curup yang dilakukan Polres Rejang Lebong.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas AKP M. Hasan Basri menyampaikan, pengamanan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Rejang Lebong melalui Bagian Operasional.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah.

‘’Dengan kehadiran aparat kepolisian di lokasi ibadah, diharapkan para jemaat dapat menjalankan kegiatan keagamaan dengan rasa aman dan nyaman, tanpa adanya kekhawatiran terhadap potensi gangguan keamanan,’’ sampai Kasi Humas.

Selain itu, lanjut Kasi Humas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas di wilayah tersebut.

Tidak hanya melakukan pengamanan, personel yang bertugas juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat. Salah satunya adalah sosialisasi layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian yang memerlukan kehadiran pihak kepolisian.

Kapolres Rejang Lebong melalui jajarannya, juga menegaskan bahwa kegiatan pengamanan rumah ibadah akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

‘’Hal ini juga sejalan dengan upaya menjaga toleransi antarumat beragama serta menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif di wilayah Kabupaten Rejang Lebong,’’ lanjut Kasi Humas.

‘’Dengan pengamanan yang konsisten dan pendekatan humanis dari aparat kepolisian, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat serta situasi keamanan di wilayah Rejang Lebong tetap terjaga dengan baik,’’ imbuh Kasi Humas.(OIL)

Peringatan Hardiknas 2026, BEM FKIP Unib dan KBM Unib Sampaikan Pernyataan Sikap

Peringatan Hardiknas 2026
PERNYATAAN: Peringatan Hardiknas 2026, BEM FKIP Unib dan KBM Unib menyampaikan pernyataan sikap.

BencoolenTimes.com – Peringatan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bengkulu (UNib) dan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unib membuat pernyataan sikap.

Peringatan Hardiknas 2026 yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2026, BEM FKIP Unib dan KBM Unib menyampaikan beberapa point pernyataan sikap di halaman Gedung Dekanat FKIP UNIB.

Pernyataan sikap yang menyangkut kepentingan dan nasib guru Indonesia ini dikoordinir langsung Ketua BEM FKIP Unib, Foiril Agustin dan disampaikan secara bersama-sama.

Adapun pernyataan sikap tersebut, Pertama, menuntut pemerintah melakukan audit terbuka terhadap kondisi bangunan sekolah di seluruh Indonesia dan mempublikasikan sekolah mana saja yang tidak layak.

Kedua, gaji guru (terutama honorer) harus berada di atas upah minimum yang layak. Ketiga, menuntut pemerintah untuk tidak menggunakan anggaran pendidikan 20% untuk program di luar fungsi pendidikan.

Keempat, pemerataan fasilitas yang menuntut perbaikan sarpras sekolah, terutama daerah 3T. Kelima, menuntut pemerintah Pendidikan di jadikan prioritas utama.

Dan Keenam, mengecam keras logika birokrasi yang menjadikan mahasiswa dan prodi sebagai ‘kambing hitam’ atas kegagalan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan melakukan pemetaan SDM yang akurat sejak awal.(OIL)

Kematian Gajah dan Harimau Sumatera, HMI Sebut Sebagai Kejahatan Nyata yang Dilakukan Negara

Kematian Gajah dan Harimau
PERHATIAN: Kematian Gajah dan Harimau Sumatera di kawasan hutan wilayah Provinsi Bengkulu, tepatnya dalam Bentang Seblat pada 29 April 2026 lalu, harus menjadi perhatian serius semua pihak.

BencoolenTimes.com – Kematian Gajah dan Harimau Sumatera di kawasan hutan wilayah Provinsi Bengkulu, tepatnya dalam Bentang Seblat pada 29 April 2026 lalu, harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Kematian Gajah dan Harimau Sumatera tersebut dinilai bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri. Melainkan potongan-potongan kecil dari rangkaian panjang kematian yang selama ini dibiarkan berulang tanpa penyelesaian.

Kematian Gajah dan Harimau Sumatera mendapatkan sorotan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu yang menyebut, sebelum kematian dua Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) dan satu Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) tersebut, juga sudah ada beberapa kasus terjadi sejak beberapa tahun belakangan.

Bahkan sejak tahun 2018, setidaknya tujuh kasus kematian Gajah telah tercatat di kawasan Bentang Seblat tersebut dan yang lebih mencolok, tidak satu pun pelaku berhasil diungkap/dimintai pertanggungjawaban.

Fakta ini menunjukkan bahwa yang kita hadapi bukan sekadar kegagalan penegakan hukum, tetapi sebuah pembiaran sistematis yang menjelma menjadi kekerasan struktural terhadap alam.

Bentang Seblat, yang semestinya menjadi ruang hidup bagi satwa liar, perlahan berubah menjadi medan konflik yang sunyi. Di sana, jejak-jejak perusakan alam yang dibungkus atas nama investasi dan pertumbuhan ekonomi terus merangsek masuk.

Hal tersebut menggantikan hutan dengan konsesi, mengganti ruang hidup dengan logika produksi. Satwa liar yang selama ratusan tahun menjadi bagian dari keseimbangan ekologis, kini dipaksa berhadapan dengan realitas baru.

Kepada bidang HAMLI HMI cabang bengkulu, Doni Wijaya berpandangan bahwa ini adalah kejahatan nyata yang di lakukan Negara. Kerusakan alam yang menyebabkan hilangnya habitat satwa liar merupakan akibat  dari persekongkolan antara negara dan korporasi.

Dimana terkesan memandang alam sebagai objek yang bisa di eksploitasi tanpa memikirkan dampak ekologis yang akan terjadi. ‘’Kami memandang bahwa kematian ini bukanlah peristiwa yang lahir dari ruang hampa,’’ kata Doni.

‘’Melainkan hasil dari pola panjang praktik kapitalisme ekstraktif yang menjadikan alam sebagai objek eksploitasi tanpa batas. Dalam kerangka ini, hutan tidak lagi dipandang sebagai ekosistem yang harus dijaga, melainkan sebagai komoditas yang bisa dipecah, dijual, dan dieksploitasi’’ sambung Doni.

Negara, sebut Doni, yang seharusnya menjadi pelindung ruang hidup dan penjaga keseimbangan ekologis,justru tampil sebagai aktor kunci yang memberikan legitimasi terhadap penghancuran tersebut melalui berbagai kebijakan dan perizinan.

Diketahui, ada dua perusahaan yang melakukan praktek perusakan alam di wilayah Bentang Sebelat, dua perusahaan tersebut adalah PT. Anugrah Pratama Inpirasi (API) dan PT. Bentara Arga Timber  (BAT).

Tercatat total luas kawasan hutan bentang seblat mencapai 112 ribu hektare , dari luas itu area yang telah hancur karena aktivitas dua perusahaan tersebut mencapai 30.017 hektare.

Kerusakan hutan di area konsensi PT. API mencapai 14. 183 ha dengan luas konsensi 41.988 dan PT. BAT yang memiliki konsensi 22. 020 ha dan yang telah hancur 6,862 ha.

‘’Tragedi di Bentang Seblat adalah alarm keras bagi kita semua dan tragedi ini memperlihatkan bahwa krisis ekologis bukanlah sesuatu yang abstrak, melainkan nyata dan sedang berlangsung di depan mata,’’ lanjut Doni.

Wakil Sekretaris Umum HAMLI, HMI Cabang Bengkulu, Muhammad Thoriq Savero mengungkapkan, setiap kematian Gajah dan Harimau, adalah penanda bahwa sistem yang sedang dijalankan hari ini sedang menuju kehancuran ekologis yang lebih luas.

Selain itu, persoalan kerusakan bentang alam sebelat harus di selesaikan dari akar permasalahannya. ‘’Kami menegaskan bahwa tragedi kematian satwa liar di Bentang Alam Seblat tidak dapat dipandang sebagai insiden yang berdiri sendiri, apalagi diselesaikan hanya melalui pendekatan kasus per kasus,’’ ungkap Vero.

Persoalan ini, jelas Vero, merupakan akumulasi dari model pembangunan yang menempatkan alam semata sebagai objek eksploitasi. Sementara habitat satwa terus dipersempit oleh ekspansi industri ekstraktif dan perkebunan.

Oleh karena itu, Vero meminta, penyelesaian atas krisis ekologis di Bentang Alam Seblat harus dimulai dari langkah yang lebih mendasar menghentikan segala bentuk kebijakan dan perizinan yang membuka ruang bagi perusakan habitat.

Negara tidak boleh terus menerus mengambil posisi sebagai fasilitator kepentingan korporasi dengan mengorbankan keberlanjutan ekosistem dan keselamatan satwa dilindungi.

‘’Atas dasar itu, kami mendesak pemerintah untuk segera mencabut  izin usaha yang beroperasi di kawasan Bentang Alam Seblat, khususnya izin yang dimiliki oleh PT. API dan PT. BAT yang telah terbukti melakukan praktek pengrusakan alam di wilayah Bentang Alam Seblat,’’ imbuh Vero.(OIL)

Satresnarkoba Polres Rejang Lebong Amankan 2 Pengedar Sabu

Satresnarkoba Polres Rejang Lebong
PENGEDAR: Dua terduga Pengedar Narkoba jenis sabu diamankan Satresnarkoba Polres Rejang Lebong.

BencoolenTimes.com – Satresnarkoba Polres Rejang Lebong terus menunjukan bukti komitmen dalam upaya memberantas jaringan dan peredaran narkoba di Wilayah Hukum (Wilkum) mereka.

Satresnarkoba Polres Rejang Lebong menujukan komitmen mereka tersebut dengan berhasil mengamankan 2 Terduga Pengedar Sabu pada Sabtu malam, 2 Mei 2026 di wilayah Kecamatan Curup Timur.

Diungkapkan Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas, AKP M. Hasan Basri didampingi Kasat Resnarkoba, IPTU Hengki Hermansyah, pengungkapn dan penangkapan dua Pengedar Sabu ini sebagi tindaklanjut informasi masyarakat.

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Renarkoba, IPTU Hengki Hermansyah bersama jajarannya sekitar pukul 19.00 WIB. Penangkapan diawali terhadap terduga pengedar inisial FA (25).

‘’Dari pelaku F ini berhasil diamankan sejumlah barang bukti terkair  Narkoba jenis Sabu. Masing-masing satu paket besar, satu paket sedang dan satu paket kecil sabu,’’ sebut Kasi Humas.

‘’Selain narkoba, juga ikut diamankan barang bukti lainnya berupa satu unit timbangan digital, plastic klip bening, skop terbuat dari pipet, alat Hisap dan korek api gas,’’ sambung Kasi Humas.

Dilanjutkan Kasi Humas, penangkapan kedua dilakukan terhaddap BA (23) dengan barang bukti narkoba satu paket sedang sabu. ‘’Selain sabu,  dari tangan BA juga diamankan Alat Hisap, Timbangan Digital, Dua Puluh Enam pack plastik klip bening, satu tas warna Pink dan satu kotak kardur,’’ lanjut Kasi Humas.

Ditambahkan Kasi Humas, para terduga Pengedar Sabu dan barang bukti yang berhasil disita, saat ini sudah diamankan di Polres Rejang Lebong untuk proses hukum lebih lanjut.

Penangkapan kedua Terduga Pengedar Sabu tersebut, merupakan  bentuk komitmen Polri, khususnya Polres Rejang Lebong, Polda Bengkulu dalam memberantas Narkoba.

‘’Terlebih Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir sudah berulang kali menegaskan dan memberikan Atensi kepada Satuan Reserse Narkoba agar tidak main-main dalam Pemberantasan dan Penegakkan Hukum terkait Narkoba di Wilkum Polres Rejang Lebong,’’ tambah Kasi Humas.

Ditambahkan Kasi Humas, Polres Rejang Lebong juga terus medoronga dan mengimbau masyarakat untuk bersama-sama memerangi Narkoba, khususnya di Wilkum Polres Rejang Lebong.

‘’Masyarakat terus kita dorong dan imbau untuk terus berperan aktif secara bersama-sama dalam memberantas Narkoba di Kabupaten Rejang Lebong, yang salah satunya dengan tidak takut melaporkan segera jika melihat dan mengetahui adanya peredaran narkoba di sekitar mereka,’’ demikian Kasi Humas.(OIL)

Warga Doakan Walikota Bengkulu dan Ribuan Jamaah Jalani Ibadah Haji

Warga Doakan Walikota
Gambar: Walikota Bengkulu bersama jamaah haji asal Kota Bengkulu

BencoolenTimes.com – Di sela heningnya malam dan syahdunya suasana pengajian, warga Kota Bengkulu yang tergabung dalam Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) serta berbagai kelompok perumahan berkumpul dengan satu niat yang tulus.

Melalui pembacaan surat yasin yang khusyuk, mereka mengirimkan dukungan bagi para jemaah haji yang tengah berjuang di Tanah Suci.

Suasana haru menyelimuti setiap majelis. Doa-doa panjang dipanjatkan khusus untuk 1.230 jemaah haji asal Bengkulu yang mana 95 persennya merupakan warga asli Kota Bengkulu.

Di antara ribuan nama yang disebut dalam doa, terselip pula nama Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi beserta istri, yang saat ini sedang menuntaskan rukun Islam kelima di bawah terik matahari Makkah.

Bagi warga, doa ini adalah cara mereka hadir mendampingi jemaah meski raga terpisah ribuan kilometer.

”Kami hanya ingin mereka sehat, kuat, dan kembali ke pelukan keluarga sebagai haji yang mabrur – mabrurah,” ungkap salah satu jamaah pengajian dengan mata berkaca-kaca.

Kekompakan dan ketulusan warga ini pun sampai ke telinga Pemerintah Kota Bengkulu. Mewakili pemerintah, Wakil Walikota Bengkulu Ronny PL Tobing menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas inisiatif spiritual tersebut.

”Terima kasih atas kekompakan warga Kota Bengkulu. Doa-doa dari setiap majelis yasinan ini adalah kekuatan bagi para jemaah kita di sana, termasuk Bapak Walikota. Ini membuktikan bahwa kita adalah satu keluarga besar yang saling menjaga lewat jalur langit,” ujar Ronny dengan nada haru.

Di saat jemaah haji berjuang di tanah suci, warga di tanah kelahiran memastikan mereka tak berjuang sendirian. Lewat setiap ayat yasin yang dilantunkan, ada cinta dan harapan besar agar seluruh jemaah pulang membawa keberkahan bagi Kota Bengkulu tercinta. (JUL/RMC)

Menko Pangan Zulhas Apresiasi TNI Atas Dukungan Pembangunan KDKMP

Menko Pangan Zulhas
Gambar: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan kunjungi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kota Bengkulu

BencoolenTimes.com – Dalam kunjungannya ke Bengkulu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan (Zulhas), mendatangi gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Kelurahan Padang Harapan, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Jumat 1 Mei 2026.

Pada kesempatan itu, Zulhas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya para Babinsa, atas peran aktif mereka dalam mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa (Kopdes).

”Tanpa bantuan TNI, tidak mungkin dalam waktu singkat kita bisa membangun hampir 35.000 Kopdes. Mudah-mudahan pada akhir Juli seluruhnya dapat terselesaikan,” ujarnya

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah yang telah menyediakan lahan serta berkontribusi dalam pelaksanaannya.

”Terima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan, termasuk penyediaan lahan. Kita berharap percepatan ini dapat terus dilakukan agar Kopdes benar-benar mampu mewujudkan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memastikan percepatan pembangunan koperasi desa sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat di daerah.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Danrem 041/Garuda Emas (Gamas) Bengkulu Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, Wakil Walikota Ronny Pl Tobing, Dandim 0407/Kota Bengkulu Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, serta jajaran terkait lainnya.(JUL/RMC)

 

Resmi Dilantik, Pengurus DPD PAN Seluma Tegaskan Fokus Bantu Rakyat

Resmi Dilantik, Pengurus Dilantik
PENGURUS: Resmi dilantik, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Seluma, tegaskan komitmen mereka untuk focus ‘Bantu Rakyat’.

BencoolenTimes.com – Resmi dilantik, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Seluma, tegaskan komitmen mereka untuk focus ‘Bantu Rakyat’.

Resmi dilantik, Pengurus DPD PAN Kabupaten Seluma juga menargetkan memenangkan Pemilu tahun 2029 mendatang. Pelantikan dilakukan langsung Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas).

Pelantikan juga secara serentak dilakukan kepada pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan DPD PAN se-Provinsi Bengkulu masa bakti 2024–2029, di Hotel Mercure, Jumat, 1 Mei 2029.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan komitmen PAN untuk terus membantu rakyat, sekaligus menargetkan kemenangan pada Pemilu 2029, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas didampingi sejumlah tokoh penting partai, di antaranya Sekjen PAN Eko Hendro Purnomo serta Ketua Umum BM PAN Sigit Purnomo.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Seluma, Billy Dwitrata Sunardi, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi garda terdepan dalam meraih kemenangan di daerah. Apalagi Kabupaten Seluma memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung suara utama PAN di Provinsi Bengkulu.

‘’Kami di Seluma tidak sekadar berkompetisi, tapi target kami jelas, PAN harus menjadi partai pemenang pada Pemilu 2029. Dengan struktur baru, kami akan bergerak lebih masif dan menyentuh langsung masyarakat,’’ sebut Billy optimistis.

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Seluma, Hendri Satrio menegaskan, bahwa pihaknya akan segera melakukan konsolidasi hingga ke tingkat ranting, untuk mempertajam program bantu rakyat yang tengah berjalan.

‘’Agenda terdekat pasca pelantikan adalah konsolidasi sampai ke tingkat terkecil. Ini penting agar perjuangan partai sejalan dengan visi misi bantu rakyat dan target kami jelas, memenangkan eksekutif dan legislatif di Seluma,’’ tegas Hendri.

Hendri juga menekankan bahwa gerakan ‘Bantu Rakyat’ akan menjadi kunci utama dalam meraih kemenangan. ‘’Bantu rakyat bukan sekadar slogan, Karena ini adalah bukti nyata bahwa PAN hadir untuk menyelesaikan persoalan masyarakat dan menunjukkan keberpihakan kepada rakyat,’’ imbuh Billy.

Untuk diketahui, pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 lalu, PAN berhasil mendudukan wakilnya untuk DPRD Kabupaten Seluma sebanyak 3 kursi. Ditambah lagi satu kursi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Seluma untuk DPRD Provinsi Bengkulu sebanyak 1 kursi.(RSL)

Zulhas Target PAN Masuk Tiga Besar Nasional di Pemilu 2029

Zulhas Target PAN Masuk
Gambar: Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan

BencoolenTimes.com – Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan (Zulhas), menargetkan partainya masuk tiga besar nasional pada Pemilu 2029.

Target itu disampaikan saat melantik pengurus DPW dan DPD PAN se-Provinsi Bengkulu di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat, 1 Mei 2026.

Zulhas menyampaikan optimisme meski PAN selama ini berada di papan tengah peta politik nasional.

”Kami dari partai nomor lima, tapi tidak usah khawatir, 2029 insya Allah kita akan jadi tiga besar,” ujar Zulhas.

Zulhas menilai konsistensi PAN dalam mendukung pemerintahan Prabowo Subianto menjadi salah satu modal politik penting untuk memperkuat posisi partai.

”Kita setia kepada cita-cita dan perjuangan. Kesepakatan kita ingin meneruskan cita-cita Indonesia merdeka,” katanya.

Pelantikan pengurus PAN Bengkulu ini dinilai menjadi bagian dari konsolidasi organisasi di daerah untuk menghadapi agenda politik mendatang.

Struktur baru DPW PAN Bengkulu dipimpin Helmi Hasan sebagai ketua wilayah. PAN Bengkulu diharapkan memperkuat basis dukungan sekaligus berkontribusi pada target nasional partai.

Dikesempatan itu, Zulhas juga menyoroti arah kebijakan ekonomi nasional yang menurutnya perlu kembali pada prinsip dasar Pancasila dan UUD 1945, khususnya Pasal 33 yang menekankan asas kekeluargaan.

Menurut dia, praktik ekonomi selama puluhan tahun reformasi cenderung bergeser ke arah pasar bebas yang dinilai lebih menguntungkan kelompok bermodal besar.

”Pasar bebas artinya yang mengatur adalah yang kuat uangnya. Padahal kita negara dengan asas gotong royong,” ujarnya.

Ia mencontohkan sektor pertanian dan perkebunan yang disebutnya mengalami ketimpangan, ketika peran rakyat semakin terpinggirkan oleh dominasi pelaku usaha besar. Zulhas juga menyinggung sektor peternakan dan distribusi pangan yang dinilainya kini banyak dikuasai perusahaan besar sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat kecil.

Dalam konteks pangan, ia mengklaim kebijakan pemerintah mulai menunjukkan hasil, termasuk capaian tidak adanya impor beras pada 2025 serta peningkatan produksi nasional.

”Kalau kita tidak impor beras, yang untung petani Indonesia. Produksi kita juga naik,” tutupnya. (JUL)

Ketum PAN Zulhas Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN Se-Provinsi Bengkulu

Ketum PAN Zulhas
Gambar: Prosesi Pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-provinsi Bengkulu

BencoolenTimes.com – Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan, resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Provinsi Bengkulu untuk masa bakti hingga 2029.

Pelantikan berlangsung di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat, 1 Mei 2026, dengan dihadiri tokoh partai serta sejumlah kepala daerah dari kabupaten dan kota di Bengkulu.

Dalam susunan kepengurusan yang dilantik, Helmi Hasan kembali dipercaya memimpin DPW PAN Provinsi Bengkulu. Kepercayaan ini menegaskan posisi Helmi sebagai figur sentral PAN di daerah sekaligus memperkuat konsolidasi partai menjelang agenda politik mendatang.

Selain itu, sejumlah ketua DPD PAN kabupaten/kota juga dikukuhkan, di antaranya Dedy Wahyudi untuk Kota Bengkulu, Billy Dwitrata Sunardi di Seluma, Evi Susanti di Bengkulu Tengah, Abdul Hafizh di Kepahiang, Azhari di Lebong, Hendri Praja di Rejang Lebong, Edy Sanusi di Bengkulu Utara, Rahmadi di Mukomuko, serta H. Rifa’i di Bengkulu Selatan.

Dalam sambutannya, Zulhas menegaskan pelantikan ini menjadi momentum penting konsolidasi organisasi partai hingga ke tingkat daerah.

”Saya Ketua Umum Partai Amanat Nasional, pada hari ini melantik saudara-saudara sebagai pengurus DPW dan DPD PAN Provinsi Bengkulu sampai 2029,” ujar Zulhas.

Ia berharap seluruh pengurus yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat peran partai di tengah masyarakat.

”Semoga Allah SWT memberikan petunjuk, bimbingan, dan kekuatan kepada saudara-saudara sekalian dalam menjalankan tugas,” tambahnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Jenderal PAN, Eko Hendro Purnomo, yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan struktur organisasi PAN di daerah.

Dengan kepengurusan baru ini, PAN Bengkulu diharapkan semakin solid dalam menghadapi agenda politik ke depan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!