BencoolenTimes.com – Bunga Bangkai Raksasa mekar sempurna untuk kedua kalinya di Kebun Kopi milik Muharyadi di Desa Kampung Melayu, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong.
Bunga Bangkau Raksasa atau sering juga disebut Bunga Kibut yang memilki nama latin Amorphophallus Titanum tersebut, mekar sempurna sejak Senin, 10 Februari 2025.
Pokdarwis Bermani Ulu, Rahmat Hendar mengungkapkan, Bunga Bangkai Raksasa tersebut, sebelumnya juga pernah mekar di Kebun Kopi milik warga setempat tersebut. ‘’Ini yang kedua kalinya di lokasi yang sama, Bunga Bangkai mekar sempurna,’’ sampai Rahmat.

Untuk menuju lokasi, pengunjung membutuhkan waktu tempuh dari desa sekitar 10 menit dan motor diparkir di pondok warga. Selanjutnya untuk menuju titik Bunga Bangkai mekar sempurna tersebut, berjalan kaki selama 3 menit.
‘’Bunga Bangkai ini memang durasi mekar sempurnanya tidak lama, hanya sekitar tiga hingga empat hari dan sekarang sudah mulai layu,’’ sebut Rahmat.
Dilanjutkan Rahmat, sebelum terlihat mekar sempurna, Puspa Langka tersebut tumbuh dengan batang serta daun yang mirip seperti tumbuhan papaya.
‘’Karena kami tahu ini adalah tumbuhan yang akan menjadi Bunga Bangkai, maka pemilik kebun merawat dan menjaga hingga dia tumbuh dan menjadi mekar sempurna,’’ imbuh Rahmat.
Ketua Kelompok Peduli Puspa Langka (KPPL) Rejang Lebong, Tedi Riski mengapresiasi langkah pemilik Kebun Kopi yang berinisiatif memelihara dan merawat keberadaan Bunga Bangkai Raksasa tersebut.
‘’Kita mengapresiasi langkah dan kepedulian pemilik kebun, dalam hal ini pak Muharyadi. Karena beliau merawat dan menjaga keberadaan Bunga Bangkai tersebut hingga mekar sempurna, bahkan ini yang kedua kalinya,’’ ucap Tedi.

Tedi mengungkapkan, selama ini memang sering sekali warga menemukan puspa langka tersebut tumbuh dan mekar sempuran. Tidak hanya Bunga Bangkai, namun Bunga Rafflesia juga sering ditemukan mekar di sekitar wilayah tersebut.
‘’Kita berharap, apa yang dilakukan Pak Muharyadi bisa di contoh dan masyarakat lainnya. Agar kekayaan alam Flora maupun Fauna yang ada di wilayah kita ini bisa terjaga dan dilestarikan dengan baik,’’ harap Tedi.
Sementara itu, warga di wilayah tersebut, Saikul Latif, meminta kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan kases transfortasi, khususnya Desa Kampung Melayu.
‘’Harapan kita, ada perhatian pemerintah untuk membangunkan jalan dan infrastruktur lainnya guna mendukung akses menuju berbagai wilayah yang menjadi tempat tumbuhnya puspa puspa langkah tersebut,’’ harap Saikul.(OIL)



