BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menarik undian reward bagi wajib pajak taat tahun 2025 di Masjid Raya Baitul Izzah, Kota Bengkulu, Rabu, 31 Desember 2025.
Dalam penarikan undian tersebut, tiga wajib pajak ditetapkan sebagai pemenang utama reward, yakni pemilik kendaraan dengan nomor polisi BD 1632 KF atas nama Sudaryanto dari Kabupaten Rejang Lebong, BD 4073 MD atas nama Asenah dari Kabupaten Bengkulu Selatan, serta BD 4079 QG atas nama Mat Samsir dari Kabupaten Bengkulu Utara.
Selain itu, panitia juga menetapkan tiga wajib pajak sebagai pemenang cadangan, yaitu pemilik kendaraan bernomor polisi BD 4616 QG atas nama Rati Putri, BD 3126 GO atas nama Yuliana, dan BD 2557 CK atas nama Elli Noptipawati.
Gubernur Helmi Hasan secara langsung melakukan penarikan undian reward wajib pajak taat sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Bengkulu kepada masyarakat yang patuh membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor. Hadiah utama yang disiapkan berupa perjalanan ibadah umrah, selain sejumlah hadiah menarik lainnya.
Helmi Hasan mengatakan, program reward tersebut merupakan wujud terima kasih pemerintah kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak.
”Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali lagi kepada rakyat, baik melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan pelayanan publik, maupun program sosial yang langsung dirasakan masyarakat,” kata Helmi, usai menghadiri acara zikir dan doa bersama akhir tahun 2025.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga menyerahkan sejumlah bantuan sosial.
Bantuan tersebut antara lain santunan kepada anak yatim melalui Baznas, bantuan bagi mahasiswa terdampak bencana di wilayah Sumatera, serta penghargaan kepada para sopir ambulans yang terlibat dalam pengiriman logistik bantuan ke daerah bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Helmi memberikan apresiasi kepada para sopir ambulans atas dedikasi dan kepedulian kemanusiaan yang ditunjukkan.
”Para sopir ambulans ini adalah pahlawan kemanusiaan yang bekerja dengan ketulusan dan keikhlasan untuk membantu sesama,” kata Helmi. (JUL)



