BencoolenTimes.com – Kembali satroni pemukiman warga, keberadaan Harimau Sumatera di Kabupaten Lebong, kembali mengheboh masyarakat, khususnya di kawasan area Perusahaan Listrik Tenaga Air (PLTA) Mega Hydro Energy (MHE), Desa Tunggang, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong.
Beberapa hari belakangan, warga mengaku ada Kambing, hewan ternak mereka hilang dari kandang dan diduga menjadi santapan Harimau Sumatera yang semakin terancam punah.
Dari beberapa postingan Media Sosial yang beredar beberapa hari belakangan, dari warga net mengingatkan, agar masyarakat, khususnya Desa Tunggang yang tinggal di sekitaran Gang menuju PLTA MHE untuk waspada dan berhati-hati.

Salah satunya Postingan Akun Medsos FB, Wika Juniati yang ditulis dalam Bahasa Rejang, yang artinya lebih kurang seperti ini, ‘Mengingatkan untuk warga Tunggang 3, khususnya Gang PLTA kabarnya malam ini ada Harimau memangsa Kambing seraya berharap tidak membahayakan Masyarakat’.
Hal tersebut juga dibenarkan salah satu pihak PLTA MHE, Jajang, yang menyebutkan memang ada laporan dari Security mereka yang bertugas pada Selasa malam, 2 Desember 2025.
‘’Iya Pak, kambingnya Pak Andri, baru saja info dari Pak Jaka security, kejadiannya sekitar Jam 21 malam ini,’’ sampai Jajang melalaui Pesan WhatsApp (WA) membalas pertanyaan wartawan.
Untuk itulah, tambah Jajang, mereka saat ini sedang meningkatkan kewaspadaaan di sekitar lokasi perusahaan, untuk mengantisipasi adanya serangan hewan bias tersebut.
‘’ya, bahkan teman- teman kita di Tunggang sedang siaga, berdasarkan hasil penelusuran/patroli Security perusahaan MHE, sementara ini diduga Kambingnya langsung di tarik ke hutan arah atas wilayah perusahaan,’’ imbuh Jajang.
Sementara itu, kabar terbaru, mendapatkan informasi warga di Kabupaten Lebong tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Polisi Kehutanan (Polhut) dari Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) VI Lebong, TNI-Polri dan Perangkat Desa Tunggang melakukan upaya identifikasi dan penelusuran jejak Harimau Sumatera tersebut.

Diungkapkan Kepala SPTN VI Lebong, Nur Hamidi, melalui salah satu anggota Polhut, Bima Tri Sanjaya, hasil penelusuran tim yang turun, memang ditemukan jejak Harimau Sumatera di lokasi yang disebutkan warga.
Bahkan mereka mereka menemukan sisa Bangkai Kambing yang diduga milik warga yang dimakan Harimau Sumatera, serta beberapa petunjuk lainnya yang berjarak 100 meter dari Kandang Kambing milik warga yang dilaporkan hilang tersebut.
‘’Berdasarkan hasil penelusuran, ditemukan jejak Harimau yang mungkin berukuran dewasa dan sisa makan. Mulai dari Jeroan Kambing, sisa Tulang dan kulit/bulu yang tidak jauh dari Kandang Kambing milik warga yang hilang,’’ ungkap Bima.(OIL)



