Wednesday, October 4, 2023
spot_img

Kerupuk Ke’ite Kaur Pemenang ke-2 Lomba Wirausaha Muda Syariah Fesyar BI

BencoolenTimes.com, – Produk kerupuk Ke’ite Kaur asli buatan pemuda Kabupaten Kaur menjadi pemenang ke dua pada lomba wirausaha muda syariah tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2023.

Lomba wirausaha muda yang dikemas pada event Bengkulu road to festival ekonomi syariah (Berkah) yang diselenggarakan Bank Indonesia Bengkulu di salah satu hotel di Kota Bengkulu.

Owner Kerupuk Ke’ite Kaur, Okta Junaidi, merasa bersyukur dan bangga atas capaiannya saat ini, karena bisa membawa nama daerah Kaur pada perlombaan tersebut. Menurutnya, dengan prestasi ini menandakan produk-produk dari pelaku usaha Kaur sudah mampu bersaing bersama produk dari daerah lain.

“Alhamdulillah bisa mendapatkan prestasi pemenang ke dua wirausaha muda syariah. Kriteria pada perlombaan ini banyak diantaranya, peserta merupakan wirausaha muda yang usia maksimal 30 tahun dan ada keunikan produk, seperti produk saya menggunakan bahasa kaur pada label produknya dan terpenting sesuai tema yakni syariah. Untuk itu produk yang ditampilkan setidaknya sudah harus mempunyai label halalnya,” papar Okta, Selasa (4/7/2023).

Baca Juga  Ramaikan ASEAN EXPO 2023, BTN Pasarkan Produk UMKM ke China

Sambung, Okta Junaidi sebagai pemuda yang berasal dari Desa Pajar Bulan Kecamatan Kaur Tengah, ia akan terus berinovasi sembari mendedikasikan diri untuk tanah kelahiran Kabupaten Kaur dengan memanfaatkan potensi kekayaan hasil laut kaur yang melimpah.

Diakuinya, Gurita yang menjadi bahan pembuatan kerupuknya dari hasil tangkapan para nelayan Kabupaten Kaur, upaya ini juga untuk membantu para nelayan memasarkan hasil tangkapannya.

“Ke depan harapan kita mudah- mudahan Kerupuk Ke’ite Kaur semakin diminati oleh seluruh masyarakat sehingga usaha yang dikelolanya bisa semakin dikenal dan berkembang,” tukasnya. 

Baca Juga  DPRD Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas 

Perlu diketahui, Kerupuk Ke’ite merupakan salah satu
cemilan kekinian khas Bengkulu. Kerupuk itu hadir di Bengkulu sejak 2021 tahun lalu. Ini  bisa dijadikan salah satu oleh oleh khas masyarakat Bengkulu.

Seperti yang banyak diketahui oleh para masyarakat, Bengkulu terkenal akan daerah pesisirnya. Salah satunya Kaur, yang memiliki pesona pantai/laut yang indah. Tak hanya itu, Kaur juga terkenal akan hasil guritanya yang melimpah, sehingga owner dari Kerupuk Ke’ite ini berinisiatif untuk membuat olahan dari gurita.

Ke’ite tentu kata itu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Bengkulu. Karena kata Ke’ite sendiri diambil dari bahasa daerah Kaur yang berarti Gurita. Kerupuk Ke’ite ini adalah inovasi dari Okta Junaidi, salah seorang alumni UIN FAS Bengkulu tahun 2020.

Kerupuk ini diolah sedemikian rupa di rumah produksi yang ada di Sawah Lebar Kota Bengkulu dan dibuat langsung oleh owner. Bahan dasar utama yang mereka gunakan gurita basah yang dipasok dari Kaur. Sehingga terciptalah kerupuk ke’ite (kerupuk gurita) dengan rasa yang enak, renyah dan juga gurih namun tetap memiliki cita rasa dari gurita itu sendiri. Okta juga menuturkan, “Kerupuk ini bisa bertahan cukup lama hingga 3 bulan.”

Baca Juga  Viral, Niat Maling Hingga Aniaya Korban, Pemuda Mabuk "Nyemplung" Sumur, Begini Nasibnya Kini

Saat ini kerupuk ke’ite ini sudah ada dua varian rasa. Yaitu original dan balado. Dengan harga yang dibanderol Rp 10ribu/pcs setiap 100gram. Seperti yang banyak orang ketahui, harga gurita terbilang cukup mahal, namun kerupuk gurita ini bisa menjadi solusi bagi para masyarakat agar bisa merasakan cita rasa gurita, namun dengan harga yang terjangkau. (JRS)

Related Articles

Latest Article

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493
error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!