Home Hukum Mantan Terancam Hukuman Mati

Mantan Terancam Hukuman Mati

Tersangka JM alias Ar (rompi orange), di Polda Bengkulu

BencoolenTimes.Com, – Perbuatan kejam JM alias Ar (33), terancam hukuman berat. Mantan suami Hasnatul Laili (35) ini, terancam hukuman mati akibat membunuh mantan istrinya, juga membunuh dua mantan anak tirinya, Miranda (16) dan Cika Rahmadani (10).

Warga Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong ini, dikenakan pasal 340 KUHP, atas dugaan pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati.

Kapolda Bengkulu, Brigjend Pol Coki Manurung didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP. Sudarno beserta Kasubdit Jatanras AKBP. Max Mariners dalam konferensi pers di Polda Bengkulu, Senin (14/1/2019) tadi siang membenarkan tersangka JM dijerat pasal 340 KUHP.

“Tersangka telah merencanakan membunuh korban, lantaran sakit hati rujuknya tidak diterima,” kata Coki.

Selain pasal 340 KUHP, tersangka juga dijerat pasal 338 dan 365 KUHP, “Ancamannya hukuman mati atau penjara seumur hidup,” tegas Kapolda.

“Sementara kita kenakan tiga pasal itu. Kita tunggu hasil penyelidikan selanjutnya,” tambah Kapolda.

Berikut bunyi pasal tersebut:

340 KUHP
Barangsiapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

338 KUHP
Barangsiapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

365 KUHP
(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atsu mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri.

(2) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun:

1. Jika perbuatan dilakukan pada waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, di jalan umum, atau dalam kereta api atau trem yang sedang berjalan;

2. Jika perbuatan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu;

3. Jika masuk ke tempat melakukan kejahatan dengan merusak atau memanjat atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu.

4. Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat.

(3) Jika perbuatan mengakibatkan kematian maka diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tuhun.

(4) Diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun, jika perbuatan mengakibatkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, disertai pula oleh salah satu hal yang diterangkan dalam no. 1 dan 3.

Seperti diketahui, Lili bersama dua anaknya, Miranda dan Cika, dibunuh JM, yang tak lain mantan suami ketiga Lili. Pembunuhan sadis itu terjadi Sabtu (12/1/2019) pagi, di kediaman Lili Kelurahan Talang Ulu Simpang Suban Air Panas, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong.

Sempat kabur ke Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Selatan, JM akhirnya ditangkap Senin (14/1/2019) pagi di salah satu hotel di Kota Manna, Bengkulu Selatan.(Ros)