BencoolenTimes.com, – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tebo Emas (TTE) hearing dengan DPRD Lebong, membahas soal belum maksimalnya pendistribusian air bersih di Lebong dikarenakan minimnya water meter yang terpasang di rumah-rumah pelanggan, dan menyebabkan kebocoran pendistribusia air bersih, sehingga pelanggan yang berada di wilayah lebih tinggi sulit mendapat air bersih.
Ketua Komisi III DPRD Lebong, Rama Chandra menyampaikan, ada beberapa permasalahan yang disampaikan PDAM TTE dalam hearing. Selain terkait dengan water meter, juga terjadi terputusnya koneksi jaringan dari intake air bersih. Kondisi tersebut terjadi di 3 lokasi intake, yaitu wilayah Ujung Tanjung Kecamatan Lebong Sakti, Kecamatan Rimbo Pengadang dan di Kecamatan Topos.
Banyaknya sambungan yang tak menggunakan water meter berdampak pada pendapatan PDAM TTE. Mengingat, water meter berfungsi sebagai alat menghitung kubikasi air yang digunakan pelanggan dalam menentukan tagihan yang dipungut setiap
bulannya.
“Jadi di satu sisi aspek pelayanannya tidak merata karena cenderung mengalir ke pelanggan di tempat yang lebih rendah. Disatu sisi lagi tak bisa memaksimalkan pendapatan karena water meter ini,” jelas Rama Candra.

Rama Candra melanjutkan, persoalan ini bagian tugas Bidang Cipta Karya Dinas PUPR-Hub, terkait
pembangunannya bisa dibiayai APBN. Apalagi, kebutuhan anggaran yang dibutuhkan sangat besar sekitar Rp 18 miliar dan sebelumnya pembangunan intake juga menggunakan APBN.
“Kalau mengandalkan APBD saya kira sangat berat terlaksana,” tegas Rama Candra.
Sementara itu, Direktur PDAM TTE, Ahmad Nur’ain, S.Sos mengatakan, pihaknya akan terus berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Segala kendala sudah disampaikan ke dewan melalui hearing tersebut.
“Semoga saja dari hearing ini bisa ada solusi yang kita dapatkan untuk menyelesaikan permasalahan dan kendala yang ada di PDAM Lebong. Kami berharap dari DPRD Lebong bisa mendukung kami dalam meningkatkan kinerja melayani masyarakat Lebong selaku pelanggan PDAM,” demikian Ahmad. (AJE).



