BencoolenTimes.com – Pasca dicaci akun Media Sosial (Medsos) beberapa waktu lalu dan sempat viral, Bupati Seluma, Teddy Rahman menanggapi dengan bijak hujatan tersebut.
Diketahui, pada salah satu Platfon Medsos, pemilik akun ESL menuliskan hujatan dengan perkataan ‘kaput’ dan perkataan yang tidak pantas lainnya.
Meskipun begitu, Bupati Teddy berharap dan mengajak, serta mengingatkan masyarakat untuk selalu bijak dalam menggunanakan Medsos, terutama dalam membuat postingan gambar maupun tulisan.
‘’Sekalipun ada Kebebasan dalam mengunggah postingan, namun jangan disalahgunakan. Postingan yang diunggah jangan sampai menyinggung atau memancing atau membuat ujaran kebencian,’’ sampai Bupati Teddy.
Ditegaskan Bupati Teddy, dalam membuat postingan atau mengomentari postingan selalu gunakan etika, tidak mengunakan emosi. Sebab apapun yang diunggah tersebut bisa dilihat oleh publik atau semua orang, sehingga harus ada etika dan sopan santun yang selalu dijaga.
‘’Harus bijak, jangan gunakan emosi saat membuat unggahan. Apalagi sampai menyinggung orang atau pengguna lain dan menimbulkan ujaran kebencian,’’’ sampai Bupati Teddy.
Dilanjutkan Bupati Teddy, sekalipun unggahan yang positif dan santun postingan atau unggahan tersebut berupa kritikan, yang ditujukan untuk seseorang ataupun pemerintah yang sedang melaksanakan program.
‘’Jangan sampai akibat postingan atau unggahan menimbulkan ujaran kebencian dan masalah hukum. Karena memancing oknum-oknum tertentu untuk membuat kerusuhan yang dapat menggangu Kamtibmas,’’ lanjut Bupati Teddy.
Bupati Teddy menambahkan, mereka mengajak masyarakat untuk menggunakan Medsos sebagai media promosi. Baik untuk promosi usaha maupun promosi lingkungan dan wisata yang ada di Kabupaten Seluma.
Termasuk menjadi alat untuk mengkritisi atau sumbangsi saran secara santun kepada pemerintah. ‘’Jika digunakan bijak, medsos ini bisa jadi media untuk promosi, mulai dari usaha, wisata, hingga menyampaikan saran dan kritik kepada pemerintah,’’ imbuh Bupati Teddy.(LRS)



