BencoolenTimes.com – Wakil Ketua l DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zukarnain, SE menyebut PT. Pelindo Regional 2 Bengkulu (Pelindo Bengkulu) sering ingkar janji terkait penyelesaian pengerukan alur pelabuhan Pulau Baai agar dapat dilalui kapal besar terutama kapal transportasi KMP Pulo Tello.
Menurut Teuku, pernyataan Pelindo Bengkulu sering ingkar janji ini bisa dilihat dari janji-janji yang telah disampaikan kepada masyarakat Bengkulu yang tak pernah mereka tempati dengan berbagai alasan.
Seperti sebelumnya, Teuku bersama Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelindo Bengkulu pada Senin, 30 Juni 2025 lalu, karena bertepatan hari itu pihak Pelindo Bengkulu telah berjanji akan menyelesaikan pengerjaan pengerukan alur. Namun kenyataannya janji tak terpenuhi sehingga Pelindo Bengkulu buat janji lagi pengerjaan selesai pada tanggal 2 Juli 2025.
‘’Pada saat sidak pak gubernur, Pelindo Bengkulu janji dua hari lagi selesai pada tanggal 2 Juli, tapi ternyata meleset lagi,’’ ungkap Teuku, Minggu, 6 Juli 2025.
Terakhir, Pelindo Bengkulu kembali membuat janji, yaitu kepada Komisi V DPR RI saat berkunjung ke pelabuhan Pulau Baai untuk memantau kondisi pengerukan alur pada tanggal 3 Juli 2025 lalu.
Pihak Pelindo Bengkulu berjanji akan rampung pengerjaan pengerukan alur selama 3 hari ke depan agar keluar masuk kapal transportasi ke pelabuhan. Artinya, pengerjaan pengerukan alur harus selesai pada tanggal 7 Juli 2025.
‘’Janji Pelindo ini sudah banyak betul sejak dari April. Saya melihat janji ini kan ketentuannya dengan tuhan, kalau sama tuhan saja mereka tidak takut apalagi dengan presiden yang mengeluarkan Inpres nomor 12 tahun 2025 lalu,’’ papar Teuku.
Teuku membeberkan, sebelumnya juga Gubernur Bengkulu Helmi Hasan telah meminta agar Direktur Utama PT Pelindo Pusat untuk berkantor di Pelabuhan Pulau Baai, agar bisa melihat dan mengawasi secara langsung pekerjaan PT. Pelindo Bengkulu tersebut.
‘’Kalau perlu menteri BUMN juga berkantor di Bengkulu, biar dia lihat pekerjaan Pelindo Bengkulu ini,’’ pungkas Teuku.(JUL)



