Home Hukum Soal Dugaan Pejabat Teler Bersama Oknum Bhayangkari di Depan Masjid, Sekda Angkat...

Soal Dugaan Pejabat Teler Bersama Oknum Bhayangkari di Depan Masjid, Sekda Angkat Bicara

Arif Gunadi, Sekda Kota Bengkulu

BencoolenTimes.com, – Terkait adanya dugaan oknum pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu inisial NO ditemukan teler didalam mobil bersama diduga oknum Bhayangkari  di depan Masjid perumahan Ejuka, membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Arif Gunadi angkat bicara.

“Kita komunikasikan ke pihak Inspektorat untuk memeriksa kebenaran tersebut. Jika memang terbukti kebenarannya. Maka Pemerintah Kota akan melakukan tindakan tegas terhadap oknum tersebut,” kata Arif Gunadi, Selasa (13/4/21).

Mengenai kendaraan dinas yang berada di lokasi saat oknum tersebut teler, Arif Gunadi menyatakan, mobil dinas hanya diberikan kepad orang-orang tertentu.

“Mobil dinas ini diberikan kepada orang-orang tertentu. Kalau pun orang lain yang memakai bukan yang diberi mobil dinas maka harus diberikan surat izin pemakaian. Tidak bisa kendaraan dinas ini dipakai oleh orang-orang yang tidak berhak memakai kendaraan dinas tersebut,” tegas Arif Gunadi.

Arif Gunadi menambahkan, kedepan seluruh pejabat Pemkot Bengkulu ditekankan agar mobil dinas ini digunakan untuk kepentingan dinas bukan kepentingan diluar dinas.

Diberitakan sebelumnya, miris, menjelang puasa 5 warga kedapatan diduga teler, salah satu di antaranya pejabat di Pemerintahan Kota Bengkulu. Belum diketahui pasti, apa yang menyebabkan kelimanya sempoyongan, akibat minuman keras atau narkoba.

Kehebohan ini terjadi di Perumahan Ejukan RT 20 Kelurahan Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangkahulu, Senin (12/4/2021) sore. Parahnya lagi, kelimanya teler setelah sempat berkumpul di rumah yang berada di depan Masjid Nurul Hidayah.

Peristiwa ini makin heboh, lantaran pemilik rumah merupakan salah satu polisi yang bertugas di Kabupaten Mukomuko. Rumah itu tidak pernah dihuni, karena suami dinas di luar daerah.

Sementara istrinya tinggal di rumah keluarganya di Kota Bengkulu. Status wanita ini, merupakan ASN di salah satu dinas di Pemerintahan Kota Bengkulu.
Kronologis kejadian, bermula 5 orang tersebut berkumpul di rumah yang tidak dihuni tersebut.

Tiga orang di antaranya inisial Re (istri polisi), Fe (wanita) dan No (pria pejabat di Pemkot Bengkulu), sedang 2 orang lainnya wanita dan pria yang belum diketahui identitasnya. Sementara pemilik rumah (polisi), sedang tidak di rumah dan dinas di Kabupaten Mukomuko.

Lantaran rumah itu kosong, datang 5 orang yang salah satu di antaranya istri polisi inisail Re, berstatus bhayangkari dan ASN. Tak lama kemudian, 2 wanita dan 2 pria ribut di depan masjid.

Kondisi mereka dalam keadaan seperti orang mabuk. Bahkan diduga sempat ada yang dipukul hingga pingsan. Keributan inilah yang mengakibatkan warga heboh, melihat pertengkaran mereka.

Lalu, 4 orang menggunakan mobil Fortuner warna hitam, meninggalkan lokasi. Di mobil Fortuner itu, ada Re, Fe dan salah satu wanita belum diketahui identitasnya, serta No pejabat Pemkot. Sementara itu, mobil dinas plat merah Nopol BD 23 A yang biasa digunakan salah satu pejabat Pemkot Bengkulu, dibawa seorang pria.

Salah satu wanita saat kehebohan terjadi menghampiri mobil dinas BD 23 A
Namun diduga karena mabuk berat, mobil tersebut tergelincir ke saluran air persis di depan masjid. Pria itu bahkan pingsan dan terus mengeluarkan liur dari mulutnya. Kelang sekitar 30 menit kemudian, mobil Fortuner itu Kembali lagi ke lokasi.

Lalu salah satu wanita turun dari mobil Fortuner dan membawa mobil dinas yang tergelincir. “Iya, tadi ada orang rebut. Sampai mobilnya tergelincir. Ada yang dipukul, sampai pingsan pria itu. Ada prianya agak gendut. Tapi mereka lari (kabur),” ujar remaja di sekitar lokasi.

“Kejadiannya tadi sore, karena ada rebut-ribut di depan masjid. Kondisi mereka sempoyongan, bahkan ada yang sampai digotong masuk mobil. Karena heboh, polisi juga datang. Mobilnya tadi ada yang ketinggalan, tapi sekitar 30 menit kemudian dijemput oleh teman-temannya yang sempat pergi duluan. Ada juga tadi mobil itu isinya pria yang kondisinya air liur keluar terus dari mulutnya. Banyak warga yang foto dan mengambil gambar. Salah satunya pejabat,” cerita warga yang ikut melihat langsung di lokasi kejadian, namun namanya minta dirahasiakan.

Mobil plat BD 23 A tergelincir di depan masjid
Sementara itu, polisi yang bertugas di Mukomuko yang sempat dihubungi wartawan media ini, mengaku dirinya tidak pernah tinggal di rumah tersebut. Ketika ditanya terkait insiden tersebut, polisi ini menjawab belum tahu, “Saya tidak tinggal di situ. Belum tahu soal kejadian itu. Saya di Mukomuko,” singkatnya via telepon.

Sementara itu waktu itu, Sekda Kota Bengkulu, Arif Gunadi ketika dihubungi mengaku kaget dengan informasi tersebut. Dirinya bersama Inspektorat Kota Bengkulu langsung turun menyelidiki kabar heboh diduga pejabat Kota Bengkulu ditemukan teler.

“Yang bersangkutan (pejabat Pemkot inisial No) setahu kami sedang mengikuti Diklat PIM. Kami cek, mobil yang ada di foto warga, keberadaannya malam ini di lokasi diklat. Kami mengambil Langkah cepat untuk menelusuri ini. Tentunya kalau benar itu terjadi, kami akan mengambil tindakan tegas,” kata Arif.(RJS)