7.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1650

6 Jam Lagi Aisya Pecahkan Rekor Dunia di Graha Pena RB

Senyum dan semangat Aisyah saat menabuh drum di Graha Pena RB

BencoolenTimes.Com, – Harian Rakyat Bengkulu kembali bikin gebrakan memecahkan rekor dunia, dengan menggelar event Aisya The Drumer, Minggu (30/12/2018), yang menabuh drum selama 10 jam.

Aisya Soraya Zahura drummer cilik berusia 10 tahun ini tampil dari pagi, pukul 08.00 WIB hingga 10 jam kedepan untuk memecahkan rekor dunia, yang dicatat di Museum Rekor Indonesia (MURI).

Aisya putri asli Bengkulu ini putri bungsu dari pasangan Ahmad Irfansyah dan Titin Mulyani. “Rekor di dunia selama ini belum ada anak perempuan menabuh drum selama 10 jam. Jadi Aisyah ini yang pertama di dunia,” kata Manager RB Event Organizer, Tusda Adham.

Dikatakan Tusda, Aisya punya talent, “Dia putri asli Bengkulu, tentunya jika rekor ini terpecahkan akan menjadi kebanggaan Provinsi Bengkulu,” ucapnya.

“Untuk masyarakat Bengkulu, mari kita menjadi saksi pemecahan rekor dunia untuk datang langsung menonton persembahan Aisya, di halaman Graha Pena Rakyat Bengkulu hingga nanti malam,” ajak Tusda.

Pemecahan rekor MURI ini akan disaksikan tim dari MURI serta Ketua Indonesia Drummer dan Perkusionis (IDP), Eki Soekarno.

Pantauan BencoolenTimes.Com, hingga berita ini diturunkan tercatat Aisya sudah memainkan drum selama 4 jam.(Ros)

Pemkot Segel Aleksis’X

Petugas Satpol PP Kota Bengkulu menyegel pintu masuk Aleksis'X

BencoolenTimes.Com, – Menindaklajuti surat peringatan penutupan Aleksis’X yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Sabtu (29/12/2018) pukul 23.05 WIB, Pemkot bersama Polres Bengkulu dan Satpol PP Kota, menyegel salah satu tempat hiburan malam dekat Makam Pahlawan di Pagar Dewa tersebut.

Penyegelan Aleksis’X dipimpin langsung Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi. “Malam ini kita segel. Jadi setelah penyegelan ini, tidak ada lagi aktivitas di sini (Aleksis’X, red),” tegas Dedy.

Lanjut Dedy, Senin (31/12/2018) depan, izin Aleksis’X secara resmi dicabut. Secara tegas Dedy menyatakan semua tempat hiburan yang menyalahi aturan, akan ditutup.

Pantauan BencoolenTimes.Com, saat tim Pemkot, Polres dan Satpol PP datang, kondisi Aleksis’X dalam keadaan tutup. Tak ada aktivitas terpantau di tempat hiburan tersebut.

Disampaikan Dedy, Pemkot Bengkulu meminta kepada perangkat RT, RW dan tokoh adat setempat, untuk ikut serta memantau kegiatan yang melanggar norma agama, “Juga yang melanggar norma adat dan undang-undang yang berlaku,” harap Dedy.(Ros)

Walikota Terbitkan Imbauan, Aktivitas di Pantai Panjang Tetap Ramai

BencoolenTimes.Com, – Imbauan Walikota Bengkulu terkait tempat hiburan, hotel dan tempat wisata yang berada kawasan Pantai Panjang agar tidak melakukan aktifitas saat tahun baru, sepertinya belum dilaksanakan oleh beberapa pelaku usaha.

Pasalnya, beberapa tempat usaha dan hiburan malam serta tempat wisata masih saja tetap buka walaupun imbauan tersebut telah diterbitkan dan beberapa kali disampaikan.

Pantauan BencoolenTimes.Com, salah satu tempat usaha yang disebut “Water Of Light” yang berada di Lapangan Sport Center masih tetap saja dibuka dari sore hingga malam hari, dengan suguhan cahaya lampu, air mancur bercahaya, dan suara musik yang kencang.

Salah satu pengunjung, Roni, warga Kelurahan Lingkar Barat membenarkan adanya tontonan air mancur dengan gemerlap lampu kelap-kelip saat melihat “Water Of light” disertai alunan Musik yang kencang.

“Sambil lihat air mancur, kita bisa berjoget sambil mendengar music DJ,” canda Roni.

Sementara itu, Walikota Bengkulu Helmi Hasan dalam Surat Himbauan dengan nomor : 456/297/B.III/2018, point ke-3 menyampaikan, kepada seluruh pengelolah hotel, tempat wisata, tempat hiburan untuk tidak merayakan tahun baru dengan melanggar norma agama, norma adat, dan aturan undang-undang yang berlaku.

Saat dikonfirmasi secara langsung, Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengatakan untuk tahun baru dirinya mengimbau dan mengajak adik sanak warga Kota Bengkulu untuk menghindari Pantai Panjang.

“Untuk tahun baru, kita mengimbau dan mengajak, serta saya memohon kepada seluruh adik sanak warga Kota Bengkulu, tolong hindari kegiatan di pantai. Tolong hindari aktifitas tahun baru di pantai, karena suasana sekarang masih sangat berbahaya,” ungkapnya, Jum’at (28/12/2018) saat meresmikan Kampung Religi di Kampung Melayu.

Helmi menambahkan, ramaikan rumah-rumah ibadah. Islam anda ramaikan masjid, yang Kristen ramaikan gereja, dan Hindu, Budha, Konghucu ramaikan tempat ibadah masing-masing.

Diketahui, terbaru ratusan orang menjadi korban meninggal dunia saat bencana tsunami menerjang pantai di Provinsi Banten dan Lampung. (Ros)

2018, Tiga Tsk Ditangkap dan 42 Asesmen BNNK Bengkulu

BencoolenTimes.Com, – Selama tahun 2018, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bengkulu mencatat sedikitnya ada tiga tersangka narkotika yang berhasil ditangkap dan 42 orang di asesmen. Jum’at (28/12/2018).

Disampaikan Kepala BNNK Kota Bengkulu, AKBP Alexander Soeki, adapun ketiga nama tersangka yang terbukti mengkonsumsi narkoba, yakni Firmansyah (25), Edison (36) dan Heri Seftiawan (26) yang saat ini sudah menjalani proses hukum.

Disamping itu, kata Alexander, hingga Desember 2018, BNNK Kota Bengkulu telah melakukan asesmen terhadap 42 orang.

Dengan rincian, 8 orang perempuan dan 34 orang laki laki antara umur 12 s/d 45 tahun dari berbagai profesi pekerjaan.

“Asesmen bertujuan untuk mengetahui tingkat ketergantungan penyalahguna narkotika, yang nantinya menentukan rehabilitasi yang akan dijalankan oleh penyalahguna narkotika,” terangnya.

Berdasarkan hasil asesmen 42 orang klien tersebut, yakni
– 2 orang dirujuk ke Balai Besar Lido Bogor
– 2 orang dirujuk ke Loka Kalianda Lampung
– 3 orang dirujuk ke RSKJO Suprapto Bengkulu
– 34 orang rawat jalan di Klinik Pratama Rafflesia Care BNN Kota Bengkulu.

“Peredaran narkoba ini bisa mengancam ketahanan dan keselamatan suatu bangsa,” imbuh Kepala BNNK Bengkulu.

Untuk diketahui, sambung Alexander, jenis narkotika yang banyak dikonsumsi di Bengkulu adalah narkoba jenis sabu-sabu.

Bengkulu saat ini sedang marak penyalahgunaan obat yang mengandung unsur zat adiktif, seperti komik, lem, dan lain-lain.

Untuk penyalahgunaan zat adiktif, BNNK kesulitan dalam memberantas pengguna ini dikarenakan penjualan Komik dan lem tersebut dijual bebas di warung.

“Perlu peran serta orang tua, keluarga, dan pemerintah dalam memberantas penyalahgunaan zat adiktif tersebut,” sarannya.

Alexander menambahkan, untuk akhir tahun BNNK akan berkoordinasi dengan Polres dan Satpol PP untuk memantau masyarakat yang menggunakan narkotika saat malam pergantian tahun baru di tempat-tempat hiburan. (Ros)

Bebas, UJH Kembali Kumpul Bersama Keluarga

BencoolenTimes.Com, – Ustadz Junaidi Hamzah (UJH), Kamis (27/12/2018) resmi menghirup udara segar dan kembali berkumpul bersama keluarga, setelah hampir 1 tahun lebih menjalani masa tahanan di Rutan Malabero.

Kabar bebasnya UJH ini juga dibenarkan oleh salah satu kerabatnya, Jannatan R Putra.

“Ya pak UJH sudah pulang kabarnya, namun saya belum bisa berkomentar dikarenakan masih di Riau. ucapnya saat dihubungi via WhatsApp.

Dilansir dari Media Center Pemprov Bengkulu, kebenaran UJH pulang ditandai dengan kunjungan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah ke rumah UJH untuk bersilaturahmi.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat Silaturahmi ke Rumah UJH

Rohidin menemui Ustad Junaidi Hamsyah di rumahnya. Ia juga mengungkapkan rasa turut bahagia UJH telah kembali ke rumah berkumpul dengan keluarga dan kembali berbaur dengan masyarakat.

Ditambahkan Rohidin, UJH berbagi cerita dan menuturkan setiap peristiwa adalah ujian yang harus dilalui dengan tabah. Pengalaman pahit harus menjadi pelajaran.

Terhimpun, kebenaran UJH pulang juga sesuai dengan Pesan Harian UJH 27 Desember 2018, tertulis

 

‘Kumpul Keluarga’

Alhamdulillah ya Allah. hamba kembali berkumpul dengan keluarga. Setelah sekian lama berpisah. Setelah setahun lebih menjalani hidup dalam jeruji. Terima kasih ya Allah.

Hidup memang penuh misteri. Tak diduga tak dapat dimengerti. Tak kuasa apa-apa kecuali kuasa Ilahi. Manis, pahit, hitam, gelap menyelimuti. Bila tak ada iman menyelimuti. Entah apa yang akan terjadi. Andai tak ada keyakinan yang tinggi. Jalan sesat mungkin akan dilalui.

Kini semua sudah dilalui. Berharap kedepan akan lebih baik lagi. Kembali di tengah keluarga dan masyarakat luas. Kembali mengabdi sebagai hamba Ilahi. Semoga, senantiasa Allah memberkahi. Semoga Allah selalu merahmati…

(Salam UJH).
Bumi Ayu, 27122018
(Pesan Harian UJH edisi Kamis 27 Desember 2018). (Ros)

Januari, Bank Bengkulu jadi Syariah

Walikota Bengkulu, Helmi Hasan bersama komisaris Bank Bengkulu saat diwawancara awak media

BencoolenTimes.Com, – Usulan Walikota Bengkulu, H Helmi Hasan, SE agar Bank Bengkulu menjadi syariah sebentar lagi akan terwujud. Ini setelah ada kesepakatan para pemegang saham Bank Bengkulu yang menyetujui Bank Bengkulu berganti baju dari sistem konvesional menjadi bank Syariah.

“Pemerintah kota memang jauh-jauh hari telah mengusulkan agar Bank Bengkulu menjadi syariah. Alhamdulillah usulan ini disetujui para pemegang saham (gubernur, bupati/walikota). Saya dapat kabar dari walikota yang baru saja menghadiri acara gathering pemegang saham Bank Bengkulu di hotel Aston,” ujar Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM.

Seperti diketahui, tanggal 16 Oktober yang lalu, Walikota dan Wawali mendatangi Kantor Pusat Bank Bengkulu. Saat itu, Walikota meminta agar Direksi Bank Bengkulu mengkaji dan mengusulkan Bank Bengkulu berganti dari pola konvensional ke syariah. Sebab, sudah ada beberapa BPD yang telah berganti menjadi syariah. Seperti Bank Aceh, Bank NTB dan BPD Sumbar.

Atas usulan ini Gubernur Rohidin yang diwawancarai media beberapa waktu lalu ikut menyetujui usulan Pemkot. Begitu pun bupati daerah lain juga menyetujui usulan menjadi syariah.

Pada saat rapat pemegang saham sempat terjadi pembahasan yang cukup alot. Beberapa pemegang saham mengusulkan agar menunggu Bank Bengkulu menjadi BUKU (Bank Umum Kelompok Usaha) 2. Bank BUKU 2 mensyaratkan modal inti Rp 1 – 5 Triliun. Sementara Bank Bengkulu masih BUKU 1 (modal kurang 1 triliun).

“Kami dari pemerintah kota keberatan kalau harus menunggu Bank Bengkulu BUKU 2. Karena akan butuh waktu bertahun-tahun untuk mencapai modal inti Rp 1 Triliun. Pak Wali tetap ngotot agar Bank Bengkulu jadi syariah. Dan tidak ada syarat untuk menjadi syariah harus BUKU 2. Setelah sempat alot, Alhamdulillah semua pemegang saham akhirnya setuju,” ungkap Dedy.

Pada saat itu, Walikota Bengkulu, Helmi Hasan bahkan sempat mengancam akan menarik diri sebagai pemegang saham dan akan memindahkan kas Pemda Kota jika Bank Bengkulu tidak berganti Bank Syariah.

Perubahan Bank Bengkulu jadi syariah ini mendapat respon positif dari masyarakat. Termasuk karyawan Bank Bengkulu. Bahkan sejumlah karyawan/ti Bank Bengkulu ada yang mengundurkan diri karena bertentangan dengan keyakinannya bekerja di bank konvensional.

Dengan pergantian sistem syariah ini diyakini akan membuat karyawan lebih tenang bekerja dan masyarakat juga akan merasa nyaman dalam menabung atau bertransaksi. (**)

Wawali Serahkan Bantuan Sajadah ke Masjid Nurul Iman Rawa Makmur

BencoolenTimes.Com, – Dalam rangka “Gerakan Sejuta Sajadah” yang di inisiasi oleh COO Bencoolen Mall, Irwandi Putra, Kamis (27/12/2018), Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi ikut menyerahkan sajadah ke Masjid Nurul Iman, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangkahulu.

Dalam kesempatan ini, Wawali didampingi Rektor Unihaz Bengkulu, DR.Ir.Yulfiperius.

Disampaikan Dedy Wahyudi, Gerakan Sejuta Sajadah ini merupakan komunitas yang saat ini sudah direspon oleh masyarakat Bengkulu. Terbukti, dengan donasi yang masuk ke rekening Gerakan Sejuta Sajadah selalu bertambah.

“Awal gerakan ini digagas oleh sahabat saya Irwandi putra yang juga COO Benmall, Pihan Pino (GM RBTV), dan Susanto (BETV). Karena ini komunitas yang positif, maka pihak Pemerintah Kota Bengkulu akan selalu mendukung kegiatan komunitas ini,” ucapnya, dihadapan Pengurus Masjid Nurul Iman.

Dedy menambahkan, minggu lalu hatinya tergugah lantaran ada salah satu warga yang kehidupan nya menengah kebawah dan bertanya kepada dirinya, “apakah boleh saya menyumbang untuk gerakan sejuta sajadah ini pak? uang saya hanya Rp. 10 ribu untuk menyumbang,” ungkap Dedy saat menirukan kata-kata tersebut.

Mendengar pertanyaan itu, sambung Dedy, “hati saya langsung tergugah. Orang yang kehidupannya biasa-biasa aja mau untuk menyumbang, apa lagi kita yang punya rezeki berlebih,” tambahnya.

Dikatakan Dedy, nantinya ia akan mengimbau ASN di jajaran Pemerintah Kota Bengkulu untuk menyisihkan sedikit rezekinya, ikut memberikan donasi ke rekening Gerakan Sejuta Sajadah.

Selain itu, Rektor Unihaz, DR.Ir.Yulfiperius yang hadir dalam Gerakan Sejuta Sajadah ini mengatakan pihaknya turut mendukung program gerakan ini.

“Kita akan mengajak dosen dan mahasiswa yang ada di Unihaz turut andil dalam gerakan ini,” ujarnya.

Disamping itu, penggagas Gerakan Sejuta Sajadah, Irwandi Putra memaparkan donasi yang telah masuk ke rekening Gerakan Sejuta Sajadah, total semuanya sebesar Rp. 22.656.740.

“Sajadah yang telah kita keluarkan 20 gulung. Minggu lalu 10 gulung di Masjid Nurul Huda Penurunan, hari ini 10 Gulung di Masjid Nurul Iman Rawa Makmur,” paparnya.

Kata Irwandi, hingga hari ini total yang sudah di serahkan Rp. 9.140.000, dan menyisahkan donasi sebesar Rp. 13.516.740.

“Saldo rekening Gerakan Sejuta Sajadah saat ini, nantinya akan di pertanggung jawabkan untuk memberi bantuan ke masjid lainnya,” tutup Irwandi. (Ros)

Jelang Pemilu 2019, PWI Provinsi Gelar Diklat Wartawan

BencoolenTimes.Com, – Guna menghadapi Pemilu 2019, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkulu mengadakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) wartawan yang berlangsung di Extra Hotel Bengkulu, Kamis (27/12/2018).

Diklat yang diadakan PWI Provinsi Bengkulu ini diikuti 50 peserta dari insan media yang tergabung dalam PWI Bengkulu dengan mengangkat tema “Penguatan Pers Dalam Menghadapi Pemilu 2019”.

Kabid Hubungan Media TIK Kominfo dan Statistik Provinsi Bengkulu, Putut Eko Pramono menyampaikan kata sambutan Gubernur Bengkulu H. Rohidin Mersyah, yang berhalangan hadir.

Dalam kata sambutan tersebut, Gubernur Bengkulu memohon maaf tidak bisa hadir pada acara Diklat yang di adakan PWI.

Kemudian, Gubernur Bengkulu menyerukan agar insan pers yang tergabung dalam PWI Provinsi Bengkulu hendaknya nanti saat pemilu menyajikan berita yang berimbang dengan tidak menyajikan berita yang bersifat hoax.

“Wartawan yang ada di Provinsi Bengkulu harus memiliki standar kompetensi, sehingga berita yang ada sifatnya sudah benar sesuai kode etik jurnalisitik,” ucap Putut saat membacakan sambutan gubernur.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Sahyarudin menyampaikan kegiatan ini sangatlah penting untuk insan pers yang ada di Bengkulu dalam menghadapi pemilu 2019 nantinya.

“Wartawan yang ada di Bengkulu untuk tidak memihak siapapun, serta harus mematuhi kode etik yang menjadi cerminan pers,” imbuhnya.

Terhimpun, dalam acara Diklat yang diadakan PWI ini hadir sebagai pembicara yakni Ketua KPU Provinsi Bengkulu,Irwan Syahputra, Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu, Ediansyah Hasan, Praktisi Pers, Purnama Sakti, dan Akademisi, Azhar Marwan. (Ros)

Pertama di Bengkulu, “Kampung Durian” Hadir di Bencoolen Mall

BencoolenTimes.Com, – Salah satu mall terbesar di Bengkulu, Bencoolen Mall (BenMall) kembali hadir memberikan konsep terbaiknya bagi pengunjung setia.

Kali ini, berlangsung di Pelataran Belakang BenMall, Rabu (26/12/2018) sore digelar Soft Opening Festival Kampung Kuliner yang bertemakan “Kampung Durian”.

Tim kreatif BenMall, Wiji Lestari mengatakan kegiatan ini merupakan event rutin BenMall, dan juga kampung kuliner yang ke- 4 dengan tema Kampung Durian.

Disampaikan Wiji, pihaknya mengadakan acara rutin kampung kuliner untuk mewadahi para pelaku yang telah tergabung untuk tetap beraktifitas.

“Kampung Durian ini kita adakan untuk masyarakat Bengkulu yang hobi makan durian dari tanggal 26 – 30 Desember, karena kita melihat antusiasme masyarakat Bengkulu yang cinta buah durian,” ujarnya.

Di kampung durian ini, sambung Wiji, pihaknya menyajikan beragam macam makanan olahan dari durian, seperti Pempek Panggang Master Sambal yang terbuat dari olahan durian, dan juga Ayam Baick nya pun menggunakan olahan dari durian.

“Ada sekitar 8 pedagang durian yang akan berjualan di BenMall. Jadi masyarakat Bengkulu bisa membeli durian di mall, dengan harga bersaing sama penjual durian yang berada di luar Benmall,” tutupnya. (Ros)

Boikot Tahun Baru 2019, Wawali Kumpulkan Tokoh Agama

BencoolenTimes.Com, – Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengumpulkan dan mengajak Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Bengkulu untuk “memboikot” tahun baru yang identik dengan hura-hura, dengan cara memakmurkan rumah ibadah. Rabu (26/12/2018).

Pemboikotan tersebut guna menindaklanjuti Surat Imbauan Walikota Bengkulu tentang Malam Pergantian Tahun Baru.

“Saya minta dan mengajak warga Kota Bengkulu untuk melaksanakan imbauan walikota dengan memakmurkan masjid pada malam pergantian tahun. Tsunami di Banten menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” imbaunya.

“Apakah kita tetap nekat merayakan tahun baru di pantai dengan hura-hura dan maksiat?,” tanya Wawali dihadapan tokoh agama Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu.

Kata Dedy, dirinya minta maaf sebelumnya kepada semua tokoh agama yang hadir hanya mengundang lewat WhatsApp, dan terimakasih atas kehadirannya.

“Menurut saya ini mendesak dan urgent. Sudah cukup kejadian di Palu, Lombok dan Banten menjadi pelajaran bagi kita,” ungkapnya.

Adapun hasil dari rapat FKUB yang dipimpin Wakil Walikota Bengkulu, diantaranya:

1. Menyerukan seluruh warga Kota Bengkulu untuk melaksanakan imbauan walikota agar malam pergantian tahun baru diisi dengan cara memakmurkan seluruh rumah ibadah, mulai dari Masjid, Gereja, Vihara, Pura dan Klenteng.

2. MUI, IKMI dan Kemenag Kota membuat Surat Imbauan kepada seluruh Khatib Jum’at agar menyampaikan kepada umat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan cara berzikir dan berdoa di masjid masing-masing.

3. Khusus ASN Pemda Kota Bengkulu diimbau agar menghadiri doa, zikir dan ibadah bersama pada malam pergantian tahun di Masjid Akbar At Taqwa.

4. Menginstruksikan kepada Lurah dan Camat untuk mengajak masyarakat agar memenuhi masjid di lingkungan masing-masing pada malam pergantian tahun baru.

5. Pada malam pergantian tahun baru, Walikota, Wawali, Sekda dan FKPD akan mengunjungi masjid untuk memastikan kegiatan ibadah terlaksana sesuai dengan imbauan walikota.

Pantauan BencoolenTimes.Com, selain FKUB, rapat juga dihadiri Kepala Kemenag Kota, Ketua MUI, Ketua IKMI, Ketua DMI, dan Kepala Kesbang Pol Kota Bengkulu. (Ros)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!