13.3 C
New York
Monday, October 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 3

Gubernur Helmi Hasan Menyapa Warga Sakit di RSUD Arga Makmur

Menyapa Warga Sakit
Keterangan: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Bupati Bengkulu Utara Arie menyapa pasien yang dirawat di RSUD Arga Makmur

BencoolenTimes.com – Setelah meninjau pembangunan jalan, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan tidak langsung melanjutkan perjalanan. Ia menyempatkan diri singgah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arga Makmur pada Jumat, 2 Oktober 2026, untuk menjenguk warga yang tengah menjalani perawatan.

Di rumah sakit tersebut, Helmi menyapa pasien satu per satu. Bukan hanya membawa bingkisan buah-buahan dan santunan, kehadiran Gubernur juga membawa pesan sederhana: tetap sabar, jangan menyerah, dan terus yakin akan kesembuhan.

Helmi Hasan mengingatkan pasien bahwa sakit merupakan bagian dari ujian kehidupan yang perlu dihadapi dengan kesabaran dan keteguhan hati.

”Tetap sabar menghadapi cobaan. Sakit bisa menjadi penggugur dosa. Tapi kita harus tetap semangat dan yakin akan diberikan kesembuhan,” pesan Helmi kepada pasien.

Suasana hangat terasa ketika Helmi berbincang dengan pasien dan keluarga. Ia mendengarkan kondisi mereka sekaligus memberikan doa dan dukungan agar proses pengobatan dapat dijalani dengan kuat.

Salah seorang pasien, Heru (45) mengaku terharu mendapat kunjungan langsung dari Gubernur Bengkulu.

”Terima kasih Pak Gubernur sudah datang menjenguk. Kami merasa diperhatikan. Semoga doa dan semangat yang diberikan menjadi kekuatan bagi kami untuk menjalani pengobatan,” ujar pasien tersebut.

Selain memberikan dukungan moril, Helmi juga menyerahkan bingkisan buah-buahan dan santunan kepada warga yang sedang menjalani perawatan.

Kunjungan ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang jalan dan infrastruktur. Di balik pembangunan fisik, ada kepedulian kepada manusia dengan hadir ketika masyarakat membutuhkan, mendengar keluhannya, dan memberikan semangat ketika mereka sedang diuji.

Bagi Helmi Hasan, perhatian sederhana seperti menjenguk dan memberikan semangat dapat menjadi kekuatan besar bagi masyarakat yang sedang berjuang untuk kembali sehat. (JUL)

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan–Lais

Gubernur Helmi Hasan
Keterangan: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Bupati Arie meresmikan titik nol pembangunan ruas jalan Simpang 4 Gunung Selan hingga Lais

BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meresmikan titik nol pembangunan ruas jalan Simpang 4 Gunung Selan hingga Lais, Jumat, 2 Oktober 2026. Pembangunan ini sebagai bagian dari komitmen pemerintah provinsi mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah.

Peresmian titik nol tersebut berlangsung di Desa Taba Baru, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara. Pada tahap pertama, pembangunan ruas jalan tersebut akan dikerjakan sepanjang 7,9 kilometer.

Gubernur Helmi Hasan menegaskan, meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran, pembangunan untuk kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian.

”Walaupun efisiensi, kita tetap berusaha membangun. Target di tahun keempat seluruh jalan provinsi rampung,” ujar Helmi Hasan.

Ia menyebut pembangunan infrastruktur jalan tersebut merupakan bagian dari janji yang disampaikannya kepada masyarakat saat kampanye. Helmi optimistis, dengan kerja bersama dan dukungan seluruh pihak, pembangunan jalan provinsi dapat dituntaskan dalam empat tahun.

”Ini merupakan janji saya kepada masyarakat saat kampanye lalu. InsyaAllah dalam empat tahun semuanya akan tuntas,” tegasnya.

Khusus untuk Kabupaten Bengkulu Utara, pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran infrastruktur dengan total nilai lebih dari Rp51,1 miliar.

Menurut Helmi, pembangunan tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia meminta agar anak-anak berprestasi di daerah didata dan dipastikan mendapatkan akses beasiswa.

”Data dan pastikan anak-anak tersebut dapat beasiswa agar dapat memperbaiki ekonomi keluarga,” katanya.

Helmi juga menegaskan bahwa pembangunan dan perhatian pemerintah harus dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, tanpa membedakan daerah.

”Setiap daerah sama, tidak ada anak emas atau anak tiri,” tegasnya.

Semangat tersebut, lanjut Helmi, sejalan dengan komitmennya untuk membantu seluruh masyarakat melalui gerakan “Bantu Rakyat.”

Dalam kesempatan itu, Helmi juga menyampaikan perhatian terhadap anak-anak yatim, khususnya mereka yang berada di tingkat SMA dan belum mendapatkan pengasuhan atau dukungan keluarga.

”Jika ada anak yatim tingkat SMA yang belum diangkat anak, para pejabat wajib mengangkat anak yatim,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara Arie Septiadinata menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bengkulu Utara.

Ia menyebut pembangunan ruas jalan tersebut merupakan sesuatu yang telah lama dinantikan masyarakat.

”Inilah yang dinanti masyarakat Bengkulu Utara,” ungkap Arie.

Di sisi lain, Tokoh Masyarakat Lais, Zandi, turut menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, pembangunan ruas jalan Simpang 4 Gunung Selan–Lais menjadi harapan masyarakat yang selama ini menantikan peningkatan akses dan konektivitas wilayah.

Pembangunan ruas jalan ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka akses ekonomi yang lebih luas, memperkuat konektivitas antarkawasan, serta memberikan dampak terhadap aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat Bengkulu Utara. (JUL/RLS)

Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Kopdes Merah Putih

Jelang Operasional
Keterangan: Rapat Koordinasi Persiapan Verifikasi dan Validasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih

BencoolenTimes.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mematangkan persiapan verifikasi dan validasi bangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebelum mulai beroperasi di wilayah Provinsi Bengkulu.

Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Verifikasi dan Validasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Hotel Grage Horizon, Kota Bengkulu, Jumat, 2 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi, Prof. Ambar Pertiwi Ninggrum, serta para sekretaris daerah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, rapat koordinasi tersebut bertujuan mematangkan kesiapan sebelum Gerai Koperasi Desa Merah Putih mulai beroperasi.

Menurutnya, sebelum digunakan, seluruh gerai Kopdes Merah Putih perlu melalui proses verifikasi dan validasi oleh tim teknis yang ditunjuk pemerintah daerah masing-masing. Pemeriksaan meliputi kondisi infrastruktur maupun kelengkapan data dan dokumen yang berkaitan dengan pembangunan gerai.

”Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mematangkan kesiapan menuju beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu. Sebelum beroperasi, gerai Kopdes ini harus kita cek, kita verifikasi dan validasi terlebih dahulu, mulai dari sisi infrastrukturnya maupun data-data terkait proses berdirinya bangunan Kopdes ini,” ujar Herwan Antoni.

Herwan juga menekankan pentingnya integritas tim yang akan melaksanakan proses verifikasi dan validasi di lapangan. Ia meminta seluruh tim bekerja secara objektif dan transparan agar setiap persoalan dapat diketahui sejak awal dan segera diperbaiki.

”Untuk tim verifikasi dan validasi, saya sangat berpesan agar proses verifikasi dan validasi dilakukan dengan berintegritas. Jangan ada yang ditutup-tutupi ketika melakukan proses pengecekan,” tegasnya.

Menurut Herwan, proses verifikasi yang dilakukan secara cermat akan memberikan ruang yang cukup bagi pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan apabila masih ditemukan kekurangan sebelum gerai Kopdes mulai beroperasi.

Dalam kesempatan tersebut, Herwan Antoni juga menyampaikan perkembangan pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Bengkulu. Dari total target sebanyak 733 unit bangunan yang ditargetkan selesai pada 2026, sebanyak 607 unit telah selesai dibangun 100 persen, sementara 124 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Pemprov Bengkulu terus mendorong percepatan penyelesaian pembangunan sekaligus memastikan seluruh gerai yang akan beroperasi telah memenuhi aspek kesiapan melalui proses verifikasi dan validasi.

Dengan persiapan yang matang dan proses verifikasi yang dilakukan secara berintegritas, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. (JUL/RLS)

Belanja APBN Bengkulu Tembus Rp 11,28 Triliun hingga September 2026

Belanja APBN Bengkulu
Keterangan: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu Zaid Burhan Ibrahim

BencoolenTimes.com – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Bengkulu mencapai Rp 11,28 triliun hingga 30 September 2026. Capaian tersebut tumbuh 4,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu Zaid Burhan Ibrahim mengatakan, kinerja APBN tersebut berjalan seiring dengan kondisi fundamental makroekonomi Bengkulu yang masih menunjukkan pertumbuhan positif.

Hal itu disampaikan Zaid dalam kegiatan Bincang Bersama Media di Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bengkulu, Jumat, 2 Oktober 2026.

”Fundamental makroekonomi Bengkulu masih solid. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2026 mencapai 5,11 persen dan menunjukkan resiliensi aktivitas ekonomi daerah,” kata Zaid.

Menurut dia, APBN masih berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, mempertahankan daya beli masyarakat, serta mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

Pendapatan Negara Tumbuh 12,24 Persen

Dari sisi pendapatan negara, realisasi APBN regional Bengkulu hingga akhir September 2026 mencapai sekitar Rp 2,1 triliun atau 68,12 persen dari target Rp 3 triliun. Realisasi tersebut tumbuh 12,24 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Sementara itu, belanja negara telah mencapai Rp 11,28 triliun dari total alokasi Rp 13,34 triliun.

Zaid mengatakan, realisasi tersebut menunjukkan pelaksanaan APBN di Bengkulu masih berjalan sesuai arah target yang telah ditetapkan.

Adapun penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) telah mencapai Rp 7,09 triliun atau 82,84 persen dari total alokasi Rp 8,55 triliun.

Penyaluran tersebut digunakan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di kabupaten dan kota.

Realisasi Dana Desa tercatat sebesar 98,59 persen, sedangkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencapai 99,24 persen.

Kabupaten Bengkulu Utara dan Seluma tercatat memiliki tingkat penyerapan TKD sebesar 83,74 persen. Selanjutnya, pemerintah mendorong percepatan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

Selain itu, terdapat tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 42,8 miliar serta pelunasan kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp 150,2 miliar. Total tambahan dukungan tersebut disebut mencapai Rp 193,1 miliar.

Anggaran Pendidikan dan Infrastruktur

Dukungan APBN juga disalurkan untuk sektor pendidikan. Hingga September 2026, realisasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) mencapai Rp 696,8 miliar dari alokasi Rp 904 miliar. Dana tersebut disalurkan langsung dari kas negara ke rekening 20.242 guru.

Sementara itu, pembangunan Gedung Rumah Sakit Universitas Bengkulu telah mencapai progres 100 persen dengan nilai Rp 49,8 miliar.

Pembangunan Sekolah Rakyat juga terus berjalan dengan progres 93,8 persen dan nilai anggaran Rp 412,5 miliar.

Adapun penataan kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah masih berlangsung dengan progres sekitar 35 persen. Program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata di Provinsi Bengkulu.

Program MBG Jangkau 379.000 Penerima

Pada sektor pemenuhan gizi, program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga September 2026 telah menggunakan anggaran sekitar Rp 799 miliar.

Program tersebut menjangkau sekitar 379.000 penerima manfaat yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.

Pelaksanaan MBG juga melibatkan 1.094 pemasok dan 7.360 tenaga kerja dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Zaid mengatakan, aspek keamanan dan mutu pangan tetap menjadi perhatian. Evaluasi terhadap persoalan higienitas dilakukan untuk memperkuat standar pelayanan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Di sektor perumahan, program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah merealisasikan 1.276 unit rumah subsidi dengan nilai Rp 150,8 miliar yang tersebar di 158 lokasi. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian.

KUR Tembus Rp 3,38 Triliun

Dukungan terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga dilakukan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hingga September 2026, penyaluran KUR di Bengkulu mencapai Rp 3,38 triliun dan menjangkau sekitar 39.000 pelaku usaha. Sekitar 67 persen dari penyaluran tersebut dialokasikan untuk mendukung produktivitas sektor pertanian.

Sementara itu, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) telah menjangkau 14.577 debitur dengan nilai Rp 100,6 miliar. Sebanyak 99,9 persen debitur merupakan perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Pada sektor kelembagaan ekonomi desa, sebanyak 1.508 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk di 10 kabupaten dan kota. Dari jumlah tersebut, 544 gerai telah dibangun.

Pemerintah juga mendorong percepatan legalitas koperasi serta digitalisasi transaksi melalui aplikasi SIMKOPDES.

Menurut Zaid, berbagai program tersebut memperlihatkan peran APBN dalam mendukung sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perlindungan sosial, perumahan, ketahanan pangan, dan penguatan UMKM.

”Kinerja APBN sampai dengan September 2026 tetap sehat dan berada pada jalur yang sesuai. APBN terus bekerja untuk menjaga stabilitas sekaligus menggerakkan perekonomian Bengkulu,” ujar Zaid.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperlukan agar anggaran yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi Bengkulu secara berkelanjutan. (JUL)

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan saat Jabat Walikota Bengkulu

Tepis Fitnah
Keterangan: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan (Mantan Walikota Bengkulu)

BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu yang juga mantan Walikota Bengkulu, Helmi Hasan, buka suara menanggapi berbagai informasi dan kritik yang beredar terkait pembangunan di Kota Bengkulu.

Helmi mengatakan, berbagai capaian pembangunan selama dirinya memimpin Kota Bengkulu bukan sekadar klaim, tetapi dapat dilihat secara langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, salah satu perubahan yang cukup signifikan terjadi di sektor kesehatan. Helmi menyebut, sebelum dirinya menjabat sebagai walikota, Pemerintah Kota Bengkulu belum memiliki rumah sakit.

”Pemerintah Kota Bengkulu itu satu pun dulu tidak punya rumah sakit, nggak ada,” ujar Helmi, Jumat, 2 Oktober 2026.

Ia mengatakan, setelah mendapat amanah sebagai Walikota Bengkulu, Pemkot Bengkulu kemudian memiliki dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Harapan dan Doa serta Rumah Sakit Tino Galo.

”Alhamdulillah ketika Allah berikan amanah sebagai walikota, Kota Bengkulu sekarang pemerintahnya punya dua rumah sakit, Rumah Sakit Harapan dan Doa, Rumah Sakit Tino Galo,” katanya.

Layanan Gratis untuk Warga Tidak Mampu

Tak hanya membangun fasilitas kesehatan, Helmi juga menyoroti pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya warga yang tidak mampu.

Ia mengatakan, masyarakat yang memenuhi kriteria mendapatkan berbagai pelayanan secara gratis di Rumah Sakit Harapan dan Doa.

”Kalau tidak mampu maka itu menjadi gratis. Sudah sehat nggak boleh pulang sebelum creambath gratis, pedikur, medikur, obat gratis. Jadi itu salah satu fasilitasnya,” ujar Helmi.

Menurunya, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan pelayanan yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

Dia kemudian menyebut sejumlah pembangunan dan program lain yang menurutnya telah berjalan selama dirinya memimpin Kota Bengkulu.

Di antaranya pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan Kota Merah Putih, keberadaan Berendo di kawasan Masjid Taqwa, hingga penyediaan ambulans gratis di tingkat kelurahan.

”Kemudian infrastruktur jalan juga terbangun dan kita juga punya Berendo, di Masjid Taqwa. Ada ambulans gratis yang disediakan di tingkat kelurahan. Dan banyak lagi program-program yang lain,” katanya.

Enggan Bicara Capaian karena Khawatir Riya

Meski membeberkan sejumlah program tersebut, Helmi mengaku sebenarnya tidak ingin terlalu banyak berbicara mengenai capaian selama dirinya menjabat sebagai wali kota.

Ia khawatir penjelasan mengenai berbagai pembangunan yang dilakukan justru dianggap sebagai bentuk membanggakan diri.

”Dan saya paling malas bicara soal ini karena khawatir takutnya seakan-akan riya,” tuturnya.

Namun, kondisi tersebut berubah ketika muncul berbagai informasi atau tudingan yang menurutnya tidak sesuai dengan fakta.

Helmi menilai, dalam situasi seperti itu, memberikan klarifikasi menjadi penting agar informasi yang dianggap keliru tidak berkembang menjadi persepsi di tengah masyarakat.

Helmi kemudian mengutip pandangan Ustaz Abdul Somad mengenai sikap yang perlu diambil seseorang ketika menghadapi fitnah atau informasi yang dianggap tidak benar. Menurutnya, diam tidak selalu menjadi pilihan yang tepat.

”Ketika ada orang memfitnah kita, ada orang salah menafsirkan sesuatu dan kita tahu itu tidak benar, maka diam bukan satu pilihan yang baik. Perlu disampaikan agar kemudian tidak menambah dosa,” ujarnya.

Ia mengatakan, penjelasan perlu disampaikan agar masyarakat mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan tidak hanya mendengar dari satu sisi.

”Jangan ketika kita difitnah, kita dianiaya diam. Kalau kita diam, jadi fitnah merajalela, jadi dosa orang. Kita mesti jelaskan,” katanya.

Menurut Helmi, setelah klarifikasi diberikan, masyarakat dapat menilai sendiri informasi yang disampaikan.

”Setelah kita jelaskan orang tetap fitnah kita, itu kita nggak salah lagi,” kata dia. (JUL/RLS)

Semarak Merah Putih 2026 Siap Digelar di Sport Center, Wadah Penggerak Ekonomi Rakyat dan Promosi Bengkulu

Semarak Merah Putih
Keterangan: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat membahas pelaksanaan Semarak Merah Putih bersama pihak penyelenggara

BencoolenTimes.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan menggelar Semarak Merah Putih 2026 mulai 9 hingga 19 November 2026 di Sport Center Kota Bengkulu.

Semarak Merah Putih 2026 akan menjadi panggung kolaborasi untuk menggerakkan ekonomi rakyat, memperkuat promosi produk lokal, dan mengangkat potensi daerah Bengkulu dengan mengandeng berbagai mitra.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan, Semarak Merah Putih 2026 bukan sekadar ajang hiburan, melainkan momentum strategis untuk memperluas ruang usaha dan meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

”Kita ingin kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. UMKM harus naik kelas, produk-produk unggulan Bengkulu semakin dikenal, dan ekonomi rakyat bergerak. Semarak Merah Putih 2026 menjadi wadah kolaborasi seluruh elemen untuk memajukan Bengkulu,” ujar Helmi saat membahas pelaksanaan kegiatan bersama pihak penyelenggara di ruang kerjanya, Jumat, 2 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut mencakup bazaar dan expo UMKM, pasar murah, pemberdayaan pelaku usaha, pertunjukan seni budaya, serta konser musik nasional. Masyarakat juga akan disuguhkan donor darah, pelatihan UMKM, festival band, coffee show, tabligh akbar, parade kreasi, lomba seni budaya, dan penampilan artis nasional maupun lokal di panggung utama.

Pemberdayaan 125 tenant pelaku ekonomi, UMKM binaan, industri kreatif, komunitas, dan mitra usaha. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi lokal, membuka peluang promosi, serta meningkatkan transaksi selama kegiatan berlangsung.

Menurut Helmi, Bengkulu memiliki beragam potensi yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang, mulai dari produk UMKM, ekonomi kreatif, seni budaya, hingga sumber daya manusia.

”Bengkulu memiliki banyak potensi, baik produk UMKM, ekonomi kreatif, seni budaya maupun sumber daya manusianya. Semua potensi itu harus mendapatkan ruang untuk tampil dan berkembang. Karena itu pemerintah mendukung penuh kegiatan yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” katanya.

Untuk memperkuat rangkaian acara, Semarak Merah Putih 2026 mendapat dukungan sejumlah mitra strategis melalui skema sponsorship dan official partner. Salah satu sponsor utama, Suryo Group, akan menghadirkan lima artis nasional, yakni J-Rocks, Fiersa Besari, Govinda, Souljah, dan The Rain.

Dukungan juga diberikan Bank Indonesia sebagai official partner. Bank Indonesia akan mendukung berbagai aktivitas selama kegiatan berlangsung, termasuk Fun Run, perlombaan, dan pasar murah yang ditujukan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Helmi menyambut baik keterlibatan dunia usaha dan lembaga mitra dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah, sektor swasta, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci untuk memperkuat pembangunan daerah.

”Kolaborasi adalah kekuatan. Ketika pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat bergerak bersama, maka manfaatnya akan jauh lebih besar. Inilah semangat yang ingin kita bangun melalui Semarak Merah Putih 2026,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Bengkulu berharap citra daerah semakin kuat, daya saing UMKM meningkat, dan karya putra-putri daerah dapat dikenal lebih luas.

Semarak Merah Putih 2026 juga diharapkan menjadi agenda unggulan yang menghadirkan hiburan berkualitas, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Bengkulu. (JUL/RLS)

Walikota dan Wawali Bengkulu Hadiri Doa Bersama Lintas Agama

Walikota dan Wawali Bengkulu
Keterangan: Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu menghadiri Doa Bersama Lintas Agama

BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny P.L Tobing menghadiri acara Doa Bersama Lintas Agama yang digelar serentak oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama seluruh elemen masyarakat pada Kamis, 1 Oktober 2026 bada Magrib di masjid Baitul Izzah.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Wagub Mian dan Ustad Derry Sulaiman yang diundang khusus oleh Gubernur Bengkulu tampak di acara.

”Tadi kita puasa sunnah Kamis, dilanjutkan dengan Magrib buka bersama setelah itu pengajian dan doa bersama. Acara doa akbar untuk kebaikan Indonesia begitu juga dunia, sebagai orang beriman, senjata orang beriman adalah doa,” jelas Helmi.

Helmi mengatakan doa bersama tersebut menjadi bagian dari amalan untuk memohon kebaikan bagi Indonesia dan dunia. Menurut dia, doa bersama menjadi ikhtiar masyarakat sebagai orang beriman untuk mendoakan bangsa Indonesia yang dicintai bersama.

”Dengan amalan-amalan dan doa bersama Insya Allah Indonesia yang kita cintai ini, Allah akan jaga, akan ditumbuhkan rasa cinta rasa sayang, saling doa, saling dukung,” ujarnya.

Helmi juga berharap melalui amalan dan doa bersama tersebut, kebaikan dapat hadir bagi masyarakat Indonesia.

”Insya Allah kebaikan-kebaikan akan diturunkan dari langit dan dikeluarkan dari bumi,” katanya.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan tujuan dan Isi Doa Bersama adalah memohon perlindungan dengan cara mengetuk pintu langit agar daerah dan negeri senantiasa dilindungi dari marabahaya serta bencana alam.

Selain itu juga untuk menyatukan hati lintas iman dan keyakinan sebagai wujud solidaritas, kerukunan, serta semangat gotong royong.

Kegiatan doa bersama tersebut diikuti ribuan jamaah yang terdiri atas aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi dan kota Bengkulu, siswa, santri, mahasiswa, dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, kemudian dilanjutkan salat Magrib berjamaah, salat sunnah, pengajian, dan doa bersama

Kegiatan tersebut juga dirangkai peluncuran Program Wajib Halal Oktober (WHO) di Provinsi Bengkulu bersama Majelis Ulama Indonesia.

Terpisah, Pemerintah Kota Bengkulu mengadakan doa bersama yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa Kelurahan Anggut. Pj. Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah bersama sejumlah pejabat kota dan masyarakat. (JUL/RLS)

Mohon Perlindungan dan Keselamatan Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Doa Bersama Lintas Agama

Mohon Perlindungan
Keterangan: Doa bersama lintas agama di Provinsi Bengkulu

BencoolenTimes.com – Memohon perlindungan dan keselamatan kepada tuhan yang maha esa, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan mengajak seluruh masyarakat Bengkulu berdoa bersama lintas agama digelar serentak oleh umat beragama di seluruh Provinsi Bengkulu, Kamis malam, 1 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat Bengkulu serta Indonesia dari berbagai potensi bencana.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Bengkulu menyikapi bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia dan membawa duka mendalam bagi masyarakat yang terdampak.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, menghadapi berbagai potensi bencana diperlukan ikhtiar secara menyeluruh. Selain memperkuat mitigasi fisik dan kesiapsiagaan masyarakat, menurutnya, doa juga menjadi bagian penting dalam memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

”Kita tidak hanya melakukan mitigasi secara fisik, tetapi juga mitigasi langit. Ikhtiar di bumi harus kita kuatkan dengan doa. Hari ini seluruh umat beragama di Provinsi Bengkulu bersama-sama berdoa sesuai keyakinan masing-masing, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Bengkulu dan Indonesia diberikan perlindungan, dijauhkan dari bencana, serta masyarakat selalu diberikan keselamatan,” ujar Gubernur Helmi Hasan di Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu.

Menurut Helmi, doa bersama lintas agama juga menjadi gambaran kuatnya persatuan masyarakat Bengkulu. Perbedaan keyakinan, kata dia, tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama memohon keselamatan bagi daerah dan bangsa.

Pesan mengenai pentingnya “mitigasi langit” turut disampaikan Ustaz Derry Sulaiman dalam tausiah yang disampaikan pada rangkaian kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa ikhtiar menghadapi berbagai persoalan kehidupan perlu berjalan beriringan dengan upaya mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

”Mitigasi langit itu penting. Kita jangan hanya sibuk mempersiapkan kehidupan dunia, tetapi juga harus mempersiapkan hubungan kita dengan Allah. Ikhtiar lahir dan doa harus berjalan bersama. Mudah-mudahan doa yang dilakukan bersama-sama ini menjadi sebab turunnya pertolongan dan perlindungan Allah untuk Bengkulu dan bangsa Indonesia,” kata Ustaz Derry.

Rangkaian kegiatan di Masjid Raya Baitul Izzah diawali dengan buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, salat sunah Awabin, dan istigasah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peluncuran Program Wajib Halal Oktober dari MUI Pusat serta tausiah yang disampaikan Ustaz Nababan dan Ustaz Derry Sulaiman.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga disampaikan kisah perjalanan Willie Salim hingga menjadi mualaf.

Sementara itu, di berbagai daerah di Provinsi Bengkulu, umat dari berbagai agama melaksanakan doa bersama di rumah ibadah masing-masing. Pelaksanaan doa bersama secara serentak tersebut menjadi simbol kebersamaan masyarakat Bengkulu dalam menghadapi berbagai ujian, sekaligus memperkuat persaudaraan, toleransi, dan solidaritas.

Melalui doa bersama lintas agama ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat ikhtiar, kesiapsiagaan, persatuan, dan doa demi keselamatan masyarakat Bengkulu serta Indonesia. (JUL/RLS)

Brigpol Hade Guntur Terima Penghargaan Kapolda Bengkulu Berkat Prestasi Taekwondo

Brigpol Hade Guntur
Keterangan: Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid memberikan penghargaan kepada Brigpol Hade Guntur, personel Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Bengkulu

BencoolenTimes.com – Prestasi membanggakan ditorehkan Brigpol Hade Guntur, personel Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Bengkulu. Berkat prestasinya di cabang olahraga taekwondo, ia mendapat penghargaan dari Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Polda Bengkulu, Kamis, 1 Oktober 2026. Hade Guntur menjadi salah satu dari enam personel yang menerima penghargaan atas prestasi di bidang olahraga maupun kedinasan.

Prestasi terbaru Hade Guntur diraih dalam Kejuaraan Taekwondo Kapolri Cup 7 yang digelar di Indoor Stadium, Kelapa Dua, Tangerang, Banten, pada Juli 2026.

Dalam kejuaraan tersebut, pria asal Kabupaten Kepahiang itu berhasil meraih medali emas setelah keluar sebagai juara pertama pada kelas TNI/Polri Umum kategori U-74 putra.

Capaian tersebut menambah deretan prestasi Hade Guntur di ajang taekwondo. Sebelumnya, pada Kapolri Cup 2025 di Semarang, ia turut memperkuat kontingen Polda Bengkulu pada kelas U-85 kilogram.

Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Polda Bengkulu berhasil memborong total 12 medali.

Guntur sapaan akrabnya ini mengaku bersyukur atas penghargaan yang diberikan Kapolda Bengkulu. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi, baik di bidang olahraga maupun dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Ia menyebut prestasi yang diraihnya tidak terlepas dari doa orang tua, dukungan keluarga, rekan kerja, serta pimpinan.

”Capaian yang telah diraih ini merupakan hadiah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, doa orang tua dan dukungan keluarga, serta support dari rekan kerja dan pimpinan,” kata Guntur.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada institusi Polri, khususnya Kapolda Bengkulu, atas penghargaan yang diberikan.

”Terima kasih kepada institusi Polri dan khususnya Bapak Kapolda Bengkulu yang telah memberikan penghargaan ini kepada saya,” sampainya. (JUL)

Pemkot Bengkulu Wacanakan Program Beasiswa Kuliah Anak Kurang Mampu dan Berprestasi

Pemkot Bengkulu Wacanakan
Keterangan: Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi

BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berencana meluncurkan program beasiswa yang ditujukan khusus bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu serta anak-anak yang memiliki prestasi di bidang olahraga, seni, budaya dan lainnya pada tahun 2027 mendatang.

Wacana ini sedang digodok oleh pemerintah daerah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Mengingat kondisi finansial daerah, eksekusi program ini nantinya akan diterapkan secara bertahap demi menyesuaikan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Walikoa Bengkulu Dedy Wahyudi menjelaskan, prioritas utama dari program ini adalah membantu anak-anak dari keluarga miskin agar tetap bisa melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Pemerintah daerah akan mengambil alih tanggung jawab pembiayaan uang kuliah mereka.

”Beasiswa untuk anak-anak yang tidak mampu, dia pengen kuliah. Maka nanti pemerintah akan menguliahkan,” ujar Dedy, Kamis, 1 Oktober 2026.

Meski uang kuliah akan ditanggung penuh, Dedy menyebutkan bahwa komponen biaya hidup (living cost) mahasiswa selama merantau atau menempuh pendidikan masih akan dikoordinasikan lebih lanjut. Pemkot Bengkulu berencana membuka ruang diskusi dengan pihak keluarga penerima manfaat untuk mencari solusi terbaik terkait kebutuhan sehari-hari tersebut.

”Untuk living cost, kita nanti bicara dengan keluarganya,” tambahnya.

Tidak hanya berfokus pada pengentasan kemiskinan lewat jalur pendidikan, program beasiswa 2027 ini juga dirancang untuk mengapresiasi generasi muda lokal yang bertalenta.

Pemkot Bengkulu menyiapkan kuota beasiswa bagi anak-anak berprestasi, baik di bidang olahraga, seni, maupun seni budaya.

Dedy tidak menampik bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi faktor utama mengapa program berskala besar seperti ini baru bisa direalisasikan pada tahun 2027.

Namun, ia menegaskan bahwa keterbatasan tersebut tidak memadamkan komitmen pemkot untuk mencerdaskan warga Kota Bengkulu.

”Karena selama ini, karena jujur, karena anggaran terbatas. Tapi niatnya kita sudah akan memulai, 2027 saya akan laksanakan itu,” pungkas Dedy. (JUL/RLS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!