20.8 C
New York
Sunday, July 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 3

Dikbud Kota Bengkulu Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Buku, Termasuk Lewat Pihak Ketiga

Dikbud Kota Bengkulu
Keterangan: Gambar Ilustrasi larangan jual buku di sekolah

BencoolenTimes.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu kembali menegaskan larangan bagi seluruh SD Negeri dan SMP Negeri menjual buku kepada peserta didik, termasuk melalui kerja sama dengan pihak ketiga atau rekanan.

Kepala Dikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Walikota Bengkulu serta petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan untuk memastikan tidak ada pungutan yang membebani orang tua siswa.

Menurut Ilham, seluruh kebutuhan buku pelajaran utama telah dibiayai pemerintah melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Karena itu, sekolah tidak memiliki alasan untuk menjual buku kepada peserta didik.

”Penjualan buku di sekolah memang tidak diperbolehkan. Semua sudah diakomodasi melalui dana BOS sesuai persentase dan regulasi yang berlaku,” kata Ilham, Selasa, 21 Juli 2026.

Ia menegaskan larangan tersebut tidak hanya berlaku bagi sekolah, tetapi juga mencakup praktik penjualan melalui pihak ketiga yang bekerja sama dengan sekolah. Sekolah juga dilarang mengarahkan atau mewajibkan siswa membeli buku dari penyedia tertentu.

Selain itu, kepala sekolah dan guru diminta tidak memberikan tekanan kepada siswa yang tidak membeli buku tambahan, baik berupa pencatatan nama, sanksi akademik, maupun bentuk tekanan lainnya.

”Kalau orang tua ingin membeli buku tambahan untuk menunjang pembelajaran anak, silakan saja. Namun itu murni pilihan orang tua, bukan kewajiban yang ditetapkan sekolah,” ujarnya.

Ilham berharap seluruh satuan pendidikan negeri di Kota Bengkulu mematuhi aturan tersebut secara konsisten. Menurutnya, kepatuhan terhadap kebijakan ini penting untuk menjaga transparansi pengelolaan dana pendidikan sekaligus memastikan setiap siswa memperoleh hak atas pendidikan tanpa dibebani pungutan terselubung.

Dikbud Kota Bengkulu juga mengingatkan sekolah agar fokus memanfaatkan dana BOS sesuai ketentuan, sehingga kebutuhan pembelajaran peserta didik dapat terpenuhi tanpa membebani orang tua melalui praktik penjualan buku maupun kerja sama dengan pihak ketiga. (JUL/RLS)

Sultan Dorong Pemkot Bengkulu Jalin Kerjasama dengan Inggris Perkuat Wisata Sejarah

Sultan Dorong Pemkot Bengkulu
Keterangan: Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin saat berkunjung ke kantor Balai Kota Merah Putih Pemerintah Kota Bengkulu

BencoolenTimes.com – Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menjalin kerja sama Sister City dengan Kota London, Inggris. Hal itu sebagai upaya mengangkat nilai sejarah sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis warisan kolonial Inggris di Bengkulu.

Gagasan tersebut disampaikan Sultan usai bertemu Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Bengkulu di Gedung Merah Putih pada Selasa, 21 Juli 2026.

Menurut Sultan, hubungan historis Bengkulu dengan Inggris merupakan potensi besar yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan promosi daerah dan pengembangan pariwisata.

”Saya bertemu sahabat lama, Pak Walikota. Ide ini sebenarnya sudah lama kami pikirkan, bagaimana Bengkulu yang pernah menjadi wilayah kekuasaan Inggris dapat memanfaatkan sejarah tersebut. Kita akan menghubungkan London dengan Bengkulu menjadi Sister City,” ujar Sultan.

Ia mengaku optimistis rencana tersebut dapat segera direalisasikan. Bahkan, Sultan menyatakan telah menghubungi Duta Besar Inggris untuk Indonesia guna memfasilitasi pertemuan dengan Walikota Bengkulu. Setelah itu, Dubes Inggris juga akan diajak mengunjungi berbagai situs peninggalan Inggris yang masih ada di Bengkulu.

”Kunjungan tersebut akan menjadi langkah awal penyusunan kerja sama Sister City yang diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi di bidang pariwisata, pendidikan, budaya, hingga investasi,” ungkap Sultan.

Sultan mengatakan Bengkulu berpeluang memiliki kalender wisata bertema sejarah Inggris yang dapat menarik wisatawan mancanegara, khususnya masyarakat Inggris dan keturunannya, untuk datang mengenang jejak sejarah leluhur mereka di Bengkulu.

”Ke depan akan ada event yang mengundang warga negara maupun keturunan Inggris untuk datang ke Bengkulu, mengunjungi situs-situs peninggalan Inggris, sekaligus mengenal kembali sejarah panjang hubungan kedua wilayah,” kata Sultan.

Sultan berharap inisiatif tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat identitas sejarah Bengkulu di tingkat internasional sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah. (***)

Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Helmi Motivasi Ribuan Siswa SMKN Berani Bermimpi dan Raih Masa Depan

Jusuf Kalla dan Gubernur
Keterangan: Retret Akbar Merah Putih siswa SMKN se-provinsi Bengkulu

BencoolenTimes.com – Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memberikan motivasi kepada ribuan siswa SMK Negeri se-Provinsi Bengkulu dalam kegiatan Retret Akbar Merah Putih yang digelar di Balai Raya Semarak, Selasa, 21 Juli 2026.

Keduanya mengajak para pelajar menanamkan cita-cita sejak dini dan memanfaatkan masa sekolah untuk mempersiapkan masa depan.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu itu menjadi penutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru SMK Negeri se-Bengkulu.

Dalam arahannya, Jusuf Kalla menekankan pentingnya memiliki impian sebagai bekal meraih kesuksesan. Menurutnya, cita-cita tidak akan terwujud tanpa kerja keras, pengorbanan, disiplin, dan doa.

”Anak-anak harus menanamkan mimpi dan cita-cita sejak sekarang. Namun, mimpi itu akan terwujud apabila diimbangi dengan usaha, pengorbanan, serta doa, termasuk doa dari orang tua,” kata Jusuf Kalla.

Mantan Wakil Presiden RI itu berharap para siswa SMK mampu menjadi generasi yang memiliki kompetensi, karakter, dan semangat untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengingatkan para siswa agar memanfaatkan masa belajar di SMK dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, setelah melewati masa pengenalan lingkungan sekolah, kini saatnya fokus menimba ilmu dan mengembangkan kemampuan.

”Pesan Gubernur kepada kalian semua, masa pengenalan lingkungan sekolah sudah selesai. Jangan sampai tiga tahun ke depan lebih banyak bermain daripada belajar. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan,” ujar Helmi.

Helmi juga mengajak para siswa untuk menjadikan masa sekolah sebagai kesempatan membangun karakter, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun pendidikan tinggi.

Selain memberikan motivasi kepada para siswa, Helmi menitipkan harapan kepada para guru, kepala sekolah, dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu agar terus membimbing peserta didik menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

”Kepada para guru, kepala sekolah, dan Kadis Dikbud, saya titipkan putra-putri Merah Putih ini agar dididik menjadi generasi terbaik Bengkulu. Retret ini merupakan bagian dari upaya membentuk karakter siswa agar menjadi lebih baik,” sampai Helmi. (JUL/RLS)

Jusuf Kalla Lantik DK dan Pengurus PMI Provinsi Bengkulu 2026–2031

Jusuf Kalla Lantik DK
Keterangan: Jusuf Kalla Lantik DK dan Pengurus PMI Provinsi Bengkulu 2026–2031

BencoolenTimes.com – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), M. Jusuf Kalla, secara resmi melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Bengkulu Masa Bakti 2026–2031 di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu, Selasa, 21 Juli 2026.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang profesional, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Keputusan Pengurus Pusat PMI Nomor 019/KEP/PP.PMI/IV/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 27 April 2026 berdasarkan hasil Musyawarah Provinsi (Musprov) IX PMI Provinsi Bengkulu.

Dalam arahannya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa tugas utama PMI adalah mengabdi kepada kemanusiaan dengan dilandasi hati nurani, kebersamaan, dan semangat pengabdian. Menurutnya, PMI harus senantiasa hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam memenuhi kebutuhan darah maupun membantu korban bencana.

”Tugas utama Palang Merah adalah mengabdi kepada kemanusiaan. Semua harus dilandasi hati nurani, kebersamaan, dan menjadi amal ibadah. PMI harus selalu hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan maupun terdampak bencana,” tegas Jusuf Kalla.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung penguatan PMI Provinsi Bengkulu. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan, memperkuat layanan donor darah, mengembangkan relawan hingga ke tingkat sekolah, serta memperluas kemitraan dengan berbagai pihak.

”Kita berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan pelayanan kemanusiaan, memperkuat layanan donor darah, mengembangkan relawan hingga ke tingkat sekolah, serta membangun kemitraan yang lebih luas dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Helmi Hasan juga menekankan pentingnya mitigasi bencana melalui edukasi dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara PMI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperkuat organisasi serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua PMI Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan bahwa amanah yang diberikan akan dijalankan melalui penguatan tata kelola organisasi, peningkatan pelayanan kemanusiaan, pengembangan kapasitas relawan, serta perluasan kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat.

”Kami berkomitmen membawa PMI Provinsi Bengkulu menjadi organisasi kemanusiaan yang semakin profesional, responsif, dan terpercaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi seluruh pengurus, relawan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan misi kemanusiaan PMI,” ujar Herwan Antoni.

Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kapasitas PMI Provinsi Bengkulu dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan, mulai dari penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, penyediaan darah, hingga pembinaan relawan sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.

Pada akhir acara, dilakukan penyerahan bantuan paket sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu kepada dhuafa.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu Mian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran PMI kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, para relawan, serta mitra PMI sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran PMI di Provinsi Bengkulu.

Susunan Pengurus PMI Provinsi Bengkulu Masa Bakti 2026–2031.

 

Pelindung

• Gubernur Bengkulu

 

Dewan Kehormatan

• Ketua: Hj. Yuliswani, S.E., M.M.

 

• Anggota:

â—¦ Drs. H. Darmawan Yakoeb, M.H.

â—¦ Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si.

â—¦ Yasman, A.MK., S.Pd., M.Pd., M.K.M.

â—¦ Yosia Yodan, M.M., M.B.A.

â—¦ Romli Rolan, Lc.

â—¦ Hj. Yetti Tostia, S.H.

Pengurus PMI Provinsi

• Ketua: Dr. Herwan Antoni, S.K.M., M.Kes., M.Si.

• Wakil Ketua: Dr. Khairil Anwar, M.Si.

• Sekretaris: Hj. Hendarini, B.Sc., S.Sos., M.M.

• Bendahara: Ir. Putri Yati Utami.

– Ketua Bidang Organisasi: Sahidan, S.Sos., M.Kes.

– Ketua Bidang Penanggulangan Bencana: Swifanedi Yusda, S.Hut.

– Ketua Pelayanan Kesehatan dan Sosial: Lopi Fernandes, S.K.M., M.M.

– Ketua Bidang Unit Donor Darah, Klinik dan Rumah Sakit: dr. Abdi Setia Kusuma.

Ketua Bidang Anggota dan Relawan: Zulhendri, S.Sos., M.Pd.

– Ketua Bidang Pengembangan Sumber Dana, Kerja Sama dan Kemitraan: H. Iswahyudi, S.E., M.M., CRM., GRCE.

– Ketua Bidang Humas, Komunikasi dan Informasi: Dr. Hj. Nelly Alesa, S.IP., S.K.M., M.Si.

– Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan: Hendra Gunawan, S.E., M.Si.

Anggota

• Dr. Jon Hendri Nurdan, S.E., M.Kes.

• Khristian Hermansyah, S.T.

• Erik Rahman Hidayat, S.Kep.

• Ainul Mardiati, S.Psi., M.H.

• Ricky Martin, S.Tr., IP.

Siswa SMA/SMK dan SLB se-Provinsi Bengkulu Ikuti Retret Akbar Merah Putih

Siswa SMA/SMK dan SLB
Keterangan: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat menghadiri pembukaan Retret Akbar Merah Putih Siswa SMA/SMK dan SLB se-Provinsi Bengkulu

BencoolenTimes.com – Siswa Siswi baru SMA, SMK dan SLB se-provinsi Bengkulu mengikuti Retret Akbar Merah Putih sebagai rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Balai Raya Semarak, Senin, 20 Juli 2026.

Kegiatan tersebut digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu dengan tujuan membentuk karakter peserta didik agar lebih beretika, disiplin, berakhlak, serta memiliki semangat kebangsaan. Sebanyak 10.689 siswa mengikuti kegiatan ini, baik secara langsung di Balai Raya Semarak maupun melalui siaran daring.

Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan tiga kiat utama meraih kesuksesan sejak usia muda, yakni menghormati guru, memohon doa kepada kedua orang tua, serta senantiasa menjaga hubungan baik dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

”Yang pertama, hormati guru agar ilmu yang diberikan menjadi berkah. Yang kedua, jangan sampai kita tidak mendapatkan doa terbaik dari orang tua. Mintalah doa kepada mereka setiap hari. Dan yang ketiga, jangan memutus hubungan dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bagi yang beragama Islam, teruslah menjaga salat,” ujar Helmi Hasan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menghadirkan salah seorang pendiri Sono Group untuk memberikan motivasi kepada para siswa agar memiliki semangat berwirausaha dan berani mengejar kesuksesan sejak dini.

Menurut Helmi Hasan, Retret Merah Putih direncanakan menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai wadah untuk menyatukan semangat, cita-cita, serta memperkuat karakter peserta didik dari seluruh SMA, SMK, dan SLB di Bengkulu.

”Insya Allah kegiatan ini akan kita rutinkan. Seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB kita kumpulkan dalam satu kegiatan untuk menyamakan semangat dan cita-cita ke depan, sekaligus mencegah tawuran yang masih sering terjadi,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran tokoh muda inspiratif dari Sono Group diharapkan dapat memperkenalkan dunia kewirausahaan sejak dini sehingga para siswa memiliki pola pikir yang lebih maju, kreatif, dan berorientasi pada masa depan.

Gubernur Helmi Hasan menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako kepada sejumlah siswa dari keluarga kurang mampu. (JUL/RLS)

Tinjau RSUD M Yunus, Gubernur Helmi Hasan Pastikan Peningkatan Pelayanan jadi Prioritas

Tinjau RSUD M Yunus
Keterangan: Gubernur Bengkuluz Helmi Hasan saat menemui para pasien dirawat di RSUD M Yunus

BencoolenTimes.com– Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat meninjau pelayanan di Ruang Irna Fatmawati RSUD M. Yunus Bengkulu, Senin, 20 Juli 2026.

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan di rumah sakit rujukan milik pemerintah provinsi berjalan optimal, sekaligus melihat langsung kondisi pasien yang tengah menjalani perawatan.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi menyapa sejumlah pasien dan keluarga yang mendampingi. Ia memberikan motivasi agar para pasien tetap semangat menjalani proses pengobatan serta mematuhi arahan tenaga medis.

”Kesehatan adalah yang utama. Tetap semangat, ikuti anjuran dokter dan tenaga kesehatan. Insya Allah, dengan ikhtiar dan doa, semuanya akan diberikan kesembuhan,” kata Helmi.

Selain berdialog dengan pasien, Helmi juga menyerahkan buah tangan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada mereka yang sedang menjalani perawatan.

Gubernur kemudian berbincang dengan tenaga kesehatan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar. Ia meminta seluruh jajaran rumah sakit terus mengedepankan pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Menurut Helmi, peningkatan kualitas layanan kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemprov Bengkulu dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan, baik dari sisi pelayanan, fasilitas, maupun sumber daya manusia kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan yang mudah diakses dan berkualitas.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Bengkulu memastikan program peningkatan pelayanan kesehatan berjalan efektif sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui pelayanan publik yang responsif dan humanis. (JUL/RLS)

Perbasi Kota Bengkulu Siap Gelar Turnamen Basket 3X3 Walikota Cup 2026

Perbasi Kota Bengkulu
Keterangan: Gambar Ilustrasi Walikota Cup 2026 Turnamen Basket

BencoolenTimes.com – Pengurus Kota Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Bengkulu akan menggelar Walikota Cup 2026 yang dirangkaikan dengan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Provinsi Bengkulu. Turnamen bola basket ini dijadwalkan berlangsung pada 19–30 Agustus 2026 di GOR Sawah Lebar, Kota Bengkulu.

Ajang tersebut menjadi salah satu kompetisi basket terbesar di Bengkulu tahun ini. Selain mempertandingkan Kejurda antar-klub dan daerah, panitia juga membuka turnamen basket 3×3 yang dapat diikuti peserta dari berbagai kategori usia.

Ketua Umum DPC Perbasi Kota Bengkulu, Jhony Pramata (Bang June D), mengatakan turnamen ini diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus ajang menjaring bibit-bibit pebasket potensial di Provinsi Bengkulu.

Walikota Cup 2026 mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bengkulu sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong perkembangan olahraga, khususnya cabang bola basket.

Panitia membuka pendaftaran untuk kategori kelompok umur (KU) putra dan putri mulai dari KU-9, KU-11 Mix, KU-13, KU-15, KU-17, KU-19, hingga KU-21. Selain itu tersedia kategori umum putra dan putri serta kelompok usia KU-30+, KU-35+, dan KU-40+.

Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp300.000untuk kategori kelompok umur, Rp400.000 untuk kategori umum putra dan putri, serta Rp500.000 untuk kategori usia 30 tahun ke atas.

Pendaftaran peserta dibuka hingga 10 Agustus 2026, sedangkan technical meeting dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026. Seluruh pertandingan akan dipusatkan di GOR Sawah Lebar selama 12 hari pelaksanaan.

Panitia mengimbau klub, sekolah, komunitas basket, dan masyarakat yang berminat untuk segera mendaftarkan tim mengingat kuota peserta terbatas.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui panitia penyelenggara di kontak: 089651773261 (Lakha) maupun akun Instagram @perbasikotabengkulu. (JUL)

BPN Usulkan 1.600 Hektare Lahan Keluar dari HGU, DPRD Bengkulu Soroti Kawasan Pemukiman Masuk Areal PT BIO

BPN Usulkan 1.600
Keterangan: Pertemuan perwakilan masyarakat Desa Air Napal dan Desa Genting, pihak PT BIO, Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu, serta sejumlah OPD

BencoolenTimes.com – Titik terang mulai muncul dalam penyelesaian konflik agraria antara masyarakat desa penyangga dengan PT Bio Nusantara Teknologi (BIO). Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Bengkulu mengungkapkan telah mengusulkan sekitar 1.600 hektare lahan untuk dikeluarkan dari Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

Informasi tersebut disampaikan dalam rapat mediasi yang difasilitasi DPRD Provinsi Bengkulu, Senin, 20 Juli 2026. Pertemuan mempertemukan perwakilan masyarakat Desa Air Napal dan Desa Genting, pihak PT BIO, Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu, serta sejumlah organisasi perangkat daerah.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menyebut usulan pengeluaran 1.600 hektare lahan dari total sekitar 5.600 hektare HGU PT BIO menjadi perkembangan penting dalam penyelesaian sengketa yang telah berlangsung cukup lama.

”Ini sebuah kemajuan dalam perjuangan kita. Namun kita belum mengetahui secara rinci areal mana saja yang masuk dalam 1.600 hektare tersebut. Karena itu, data harus dibuka agar masyarakat mengetahui secara jelas,” kata Teuku.

Menurut Teuku, penyelesaian konflik harus mengedepankan prinsip keadilan dan keterbukaan. Ia meminta seluruh pihak, baik perusahaan, ATR/BPN maupun masyarakat, menyampaikan data dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menyoroti adanya kawasan permukiman yang masuk ke dalam HGU perusahaan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditelusuri lebih jauh.

”Agak aneh kalau satu desa seluruhnya masuk dalam HGU. Siapa yang menjual desa ini kepada perusahaan? Ini yang harus ditelusuri. Kalau ditemukan pelanggaran, bukan tidak mungkin masuk ke ranah hukum,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, DPRD bersama para pihak menyepakati pembentukan tim kecil yang terdiri atas unsur ATR/BPN, perusahaan, pemerintah desa, masyarakat, serta Dinas Perkebunan. Tim ini bertugas memverifikasi dokumen, memetakan wilayah yang berpotensi dikeluarkan dari HGU, serta mengkaji hak masing-masing pihak sesuai ketentuan yang berlaku.

Teuku juga meminta ATR/BPN tidak terburu-buru menerbitkan perpanjangan HGU PT BIO sebelum seluruh persoalan agraria diselesaikan.

Sementara itu, perwakilan Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu menjelaskan usulan pengeluaran sekitar 1.600 hektare lahan masih menunggu keputusan Kementerian ATR/BPN. Kanwil hanya menjalankan proses administrasi berdasarkan pengajuan perpanjangan HGU yang diajukan perusahaan setelah izin sebelumnya berakhir pada Desember 2025.

Menurut ATR/BPN, masyarakat tetap memiliki kesempatan mengajukan keberatan sepanjang didukung bukti kepemilikan yang sah.

”Silakan masyarakat mengajukan data dan dokumen pendukung. Semua pengajuan akan kami proses sesuai ketentuan. Keputusan akhir tetap berada di kementerian,” ujar salah seorang petugas Kanwil ATR/BPN.

Kepala Desa Air Napal, Akomaini, mengapresiasi DPRD Provinsi Bengkulu yang terus memfasilitasi penyelesaian sengketa tersebut. Ia mengaku masyarakat telah menyiapkan berbagai dokumen kepemilikan lahan, termasuk saksi yang dinilai dapat memperkuat klaim masyarakat.

Selain meminta sebagian lahan dikeluarkan dari HGU, masyarakat juga mendesak agar kewajiban pembangunan kebun plasma menjadi syarat dalam proses perpanjangan HGU PT BIO.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Reskan Arip meminta perusahaan menghentikan aktivitas di areal HGU yang masa izinnya telah berakhir hingga terbit keputusan baru terkait perpanjangan hak guna usaha.

Konflik agraria antara masyarakat dengan PT BIO mencuat setelah warga menilai sebagian kawasan permukiman, fasilitas umum, dan lahan yang mereka kuasai masuk ke dalam areal HGU perusahaan. Sebelumnya, Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu juga telah menurunkan tim untuk melakukan pengukuran terhadap sejumlah bidang tanah yang disengketakan sebagai bagian dari proses verifikasi. (RLS)

SiLPA APBD Kota Bengkulu 2025 Capai Rp63,47 Miliar

SiLPA APBD Kota Bengkulu
Keterangan: Wakil Walikota Bengkulu Ronny Tobing sampaikan nota penjelasan Raperda Pertangungjawaban APBD 2025

BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp63,47 miliar. Angka tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu saat penyampaian Nota Penjelasan Walikota terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin, 20 Juli 2026.

Nota penjelasan disampaikan oleh Wakil Walikota Bengkulu, Ronny PL Tobing, mewakili Walikota Bengkulu dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto.

Dalam pemaparannya, Ronny menjelaskan SiLPA sebesar Rp63,47 miliar diperoleh setelah realisasi pendapatan daerah dan belanja daerah sepanjang Tahun Anggaran 2025.

Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025, total belanja daerah setelah perubahan dianggarkan sebesar Rp1,40 triliun. Dari jumlah tersebut, realisasi belanja mencapai Rp1,26 triliun atau 90,18 persen dari pagu anggaran.

Sementara itu, realisasi pendapatan daerah juga menunjukkan capaian yang cukup tinggi. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp303,87 miliar atau 84,18 persen dari target, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp941,56 miliar atau 97,63 persen dari target yang ditetapkan.

Ronny mengatakan laporan pertanggungjawaban APBD tersebut telah disusun sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual dan telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bengkulu.

Hasil audit tersebut kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah Kota Bengkulu atas laporan keuangan Tahun Anggaran 2025.

Menurut Ronny, capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

”Kami atas nama Pemerintah Kota Bengkulu menyampaikan terima kasih kepada dewan yang terhormat yang telah berkenan memulai pembahasan ini. Pengelolaan keuangan daerah harus terus dilakukan secara tertib, efisien, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan serta manfaat langsung untuk masyarakat. Kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi tata kelola keuangan yang lebih baik di masa yang akan datang,” kata Ronny.

Ia berharap pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat segera diselesaikan bersama DPRD sehingga dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi vertikal, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Bengkulu, serta sejumlah tamu undangan. (JUL/RLS)

Senator Destita Tegaskan Dukung Presiden Prabowo Wujudkan Sekolah Gratis Berkualitas

Senator Destita Tegaskan
Keterangan: Anggota DPD RI asal Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menghadiri peresmian operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bengkulu

BencoolenTimes.com – Anggota DPD RI asal Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menghadiri peresmian operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bengkulu yang dirangkaikan dengan Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin, 20 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Destita menegaskan dukungannya terhadap program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Destita, kehadiran Sekolah Rakyat di Bengkulu merupakan bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Ia mengapresiasi sinergi berbagai pihak, mulai dari kementerian, Pemerintah Provinsi Bengkulu, Sentra Dharma Guna Bengkulu, hingga instansi terkait yang dinilai mampu mempercepat pembangunan sekolah tersebut.

”Kami sangat mengapresiasi kerja sama semua pihak lintas kementerian, Pemprov Bengkulu, dan Sentra Dharma Guna yang luar biasa mendampingi sejak awal berdirinya sekolah rakyat tahun lalu hingga hari ini. Prosesnya sangat cepat, sangat rapi, dan Insya Allah sebentar lagi seluruh fasilitasnya benar-benar paripurna,” ujar Destita.

Destita mengatakan program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan yang sepenuhnya dibiayai negara.

Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan para peserta didik untuk meraih cita-cita sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka di masa depan.

”Semua ini adalah bukti nyata pendidikan gratis yang dibiayai oleh negara. Mudah-mudahan adik-adik kita dari tingkat SD, SMP, hingga SMA bisa belajar dengan baik, meraih cita-citanya, dan kelak mengangkat derajat orang tuanya,” katanya.

Senator asal Bengkulu itu juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto beserta seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3.

”Terima kasih Pak Presiden Prabowo, terima kasih Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan terima kasih kepada seluruh lintas kementerian yang telah mewujudkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 di Provinsi Bengkulu,” ucapnya.

Destita menjelaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 berdiri di atas lahan seluas sekitar enam hektare dan telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti gedung sekolah, asrama putra dan putri, gedung serbaguna, serta lapangan olahraga.

Ia berharap fasilitas tersebut terus disempurnakan agar mampu mendukung lahirnya generasi Bengkulu yang unggul dan berdaya saing.

”Mudah-mudahan ke depan fasilitasnya terus ditambah agar semakin baik,” ujarnya.

Peresmian operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 juga dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu Hari Setiadi, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 menerima 270 peserta didik dari jenjang Sekolah Rakyat Dasar (SRD), Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).

Sekolah ini disiapkan untuk melayani peserta didik dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu yang belum memiliki Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari implementasi program prioritas Presiden Prabowo dalam memperluas pemerataan pendidikan di Indonesia. (JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!