22.4 C
New York
Monday, July 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 4

Siswa SMA/SMK dan SLB se-Provinsi Bengkulu Ikuti Retret Akbar Merah Putih

Siswa SMA/SMK dan SLB
Keterangan: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat menghadiri pembukaan Retret Akbar Merah Putih Siswa SMA/SMK dan SLB se-Provinsi Bengkulu

BencoolenTimes.com – Siswa Siswi baru SMA, SMK dan SLB se-provinsi Bengkulu mengikuti Retret Akbar Merah Putih sebagai rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Balai Raya Semarak, Senin, 20 Juli 2026.

Kegiatan tersebut digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu dengan tujuan membentuk karakter peserta didik agar lebih beretika, disiplin, berakhlak, serta memiliki semangat kebangsaan. Sebanyak 10.689 siswa mengikuti kegiatan ini, baik secara langsung di Balai Raya Semarak maupun melalui siaran daring.

Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan tiga kiat utama meraih kesuksesan sejak usia muda, yakni menghormati guru, memohon doa kepada kedua orang tua, serta senantiasa menjaga hubungan baik dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

”Yang pertama, hormati guru agar ilmu yang diberikan menjadi berkah. Yang kedua, jangan sampai kita tidak mendapatkan doa terbaik dari orang tua. Mintalah doa kepada mereka setiap hari. Dan yang ketiga, jangan memutus hubungan dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bagi yang beragama Islam, teruslah menjaga salat,” ujar Helmi Hasan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menghadirkan salah seorang pendiri Sono Group untuk memberikan motivasi kepada para siswa agar memiliki semangat berwirausaha dan berani mengejar kesuksesan sejak dini.

Menurut Helmi Hasan, Retret Merah Putih direncanakan menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai wadah untuk menyatukan semangat, cita-cita, serta memperkuat karakter peserta didik dari seluruh SMA, SMK, dan SLB di Bengkulu.

”Insya Allah kegiatan ini akan kita rutinkan. Seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB kita kumpulkan dalam satu kegiatan untuk menyamakan semangat dan cita-cita ke depan, sekaligus mencegah tawuran yang masih sering terjadi,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran tokoh muda inspiratif dari Sono Group diharapkan dapat memperkenalkan dunia kewirausahaan sejak dini sehingga para siswa memiliki pola pikir yang lebih maju, kreatif, dan berorientasi pada masa depan.

Gubernur Helmi Hasan menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako kepada sejumlah siswa dari keluarga kurang mampu. (JUL/RLS)

Tinjau RSUD M Yunus, Gubernur Helmi Hasan Pastikan Peningkatan Pelayanan jadi Prioritas

Tinjau RSUD M Yunus
Keterangan: Gubernur Bengkuluz Helmi Hasan saat menemui para pasien dirawat di RSUD M Yunus

BencoolenTimes.com– Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat meninjau pelayanan di Ruang Irna Fatmawati RSUD M. Yunus Bengkulu, Senin, 20 Juli 2026.

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan di rumah sakit rujukan milik pemerintah provinsi berjalan optimal, sekaligus melihat langsung kondisi pasien yang tengah menjalani perawatan.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi menyapa sejumlah pasien dan keluarga yang mendampingi. Ia memberikan motivasi agar para pasien tetap semangat menjalani proses pengobatan serta mematuhi arahan tenaga medis.

”Kesehatan adalah yang utama. Tetap semangat, ikuti anjuran dokter dan tenaga kesehatan. Insya Allah, dengan ikhtiar dan doa, semuanya akan diberikan kesembuhan,” kata Helmi.

Selain berdialog dengan pasien, Helmi juga menyerahkan buah tangan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada mereka yang sedang menjalani perawatan.

Gubernur kemudian berbincang dengan tenaga kesehatan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar. Ia meminta seluruh jajaran rumah sakit terus mengedepankan pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Menurut Helmi, peningkatan kualitas layanan kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemprov Bengkulu dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan, baik dari sisi pelayanan, fasilitas, maupun sumber daya manusia kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan yang mudah diakses dan berkualitas.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Bengkulu memastikan program peningkatan pelayanan kesehatan berjalan efektif sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui pelayanan publik yang responsif dan humanis. (JUL/RLS)

Perbasi Kota Bengkulu Siap Gelar Turnamen Basket 3X3 Walikota Cup 2026

Perbasi Kota Bengkulu
Keterangan: Gambar Ilustrasi Walikota Cup 2026 Turnamen Basket

BencoolenTimes.com – Pengurus Kota Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Bengkulu akan menggelar Walikota Cup 2026 yang dirangkaikan dengan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Provinsi Bengkulu. Turnamen bola basket ini dijadwalkan berlangsung pada 19–30 Agustus 2026 di GOR Sawah Lebar, Kota Bengkulu.

Ajang tersebut menjadi salah satu kompetisi basket terbesar di Bengkulu tahun ini. Selain mempertandingkan Kejurda antar-klub dan daerah, panitia juga membuka turnamen basket 3×3 yang dapat diikuti peserta dari berbagai kategori usia.

Ketua Umum DPC Perbasi Kota Bengkulu, Jhony Pramata (Bang June D), mengatakan turnamen ini diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus ajang menjaring bibit-bibit pebasket potensial di Provinsi Bengkulu.

Walikota Cup 2026 mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bengkulu sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong perkembangan olahraga, khususnya cabang bola basket.

Panitia membuka pendaftaran untuk kategori kelompok umur (KU) putra dan putri mulai dari KU-9, KU-11 Mix, KU-13, KU-15, KU-17, KU-19, hingga KU-21. Selain itu tersedia kategori umum putra dan putri serta kelompok usia KU-30+, KU-35+, dan KU-40+.

Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp300.000untuk kategori kelompok umur, Rp400.000 untuk kategori umum putra dan putri, serta Rp500.000 untuk kategori usia 30 tahun ke atas.

Pendaftaran peserta dibuka hingga 10 Agustus 2026, sedangkan technical meeting dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026. Seluruh pertandingan akan dipusatkan di GOR Sawah Lebar selama 12 hari pelaksanaan.

Panitia mengimbau klub, sekolah, komunitas basket, dan masyarakat yang berminat untuk segera mendaftarkan tim mengingat kuota peserta terbatas.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui panitia penyelenggara di kontak: 089651773261 (Lakha) maupun akun Instagram @perbasikotabengkulu. (JUL)

BPN Usulkan 1.600 Hektare Lahan Keluar dari HGU, DPRD Bengkulu Soroti Kawasan Pemukiman Masuk Areal PT BIO

BPN Usulkan 1.600
Keterangan: Pertemuan perwakilan masyarakat Desa Air Napal dan Desa Genting, pihak PT BIO, Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu, serta sejumlah OPD

BencoolenTimes.com – Titik terang mulai muncul dalam penyelesaian konflik agraria antara masyarakat desa penyangga dengan PT Bio Nusantara Teknologi (BIO). Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Bengkulu mengungkapkan telah mengusulkan sekitar 1.600 hektare lahan untuk dikeluarkan dari Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

Informasi tersebut disampaikan dalam rapat mediasi yang difasilitasi DPRD Provinsi Bengkulu, Senin, 20 Juli 2026. Pertemuan mempertemukan perwakilan masyarakat Desa Air Napal dan Desa Genting, pihak PT BIO, Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu, serta sejumlah organisasi perangkat daerah.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menyebut usulan pengeluaran 1.600 hektare lahan dari total sekitar 5.600 hektare HGU PT BIO menjadi perkembangan penting dalam penyelesaian sengketa yang telah berlangsung cukup lama.

”Ini sebuah kemajuan dalam perjuangan kita. Namun kita belum mengetahui secara rinci areal mana saja yang masuk dalam 1.600 hektare tersebut. Karena itu, data harus dibuka agar masyarakat mengetahui secara jelas,” kata Teuku.

Menurut Teuku, penyelesaian konflik harus mengedepankan prinsip keadilan dan keterbukaan. Ia meminta seluruh pihak, baik perusahaan, ATR/BPN maupun masyarakat, menyampaikan data dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menyoroti adanya kawasan permukiman yang masuk ke dalam HGU perusahaan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditelusuri lebih jauh.

”Agak aneh kalau satu desa seluruhnya masuk dalam HGU. Siapa yang menjual desa ini kepada perusahaan? Ini yang harus ditelusuri. Kalau ditemukan pelanggaran, bukan tidak mungkin masuk ke ranah hukum,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, DPRD bersama para pihak menyepakati pembentukan tim kecil yang terdiri atas unsur ATR/BPN, perusahaan, pemerintah desa, masyarakat, serta Dinas Perkebunan. Tim ini bertugas memverifikasi dokumen, memetakan wilayah yang berpotensi dikeluarkan dari HGU, serta mengkaji hak masing-masing pihak sesuai ketentuan yang berlaku.

Teuku juga meminta ATR/BPN tidak terburu-buru menerbitkan perpanjangan HGU PT BIO sebelum seluruh persoalan agraria diselesaikan.

Sementara itu, perwakilan Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu menjelaskan usulan pengeluaran sekitar 1.600 hektare lahan masih menunggu keputusan Kementerian ATR/BPN. Kanwil hanya menjalankan proses administrasi berdasarkan pengajuan perpanjangan HGU yang diajukan perusahaan setelah izin sebelumnya berakhir pada Desember 2025.

Menurut ATR/BPN, masyarakat tetap memiliki kesempatan mengajukan keberatan sepanjang didukung bukti kepemilikan yang sah.

”Silakan masyarakat mengajukan data dan dokumen pendukung. Semua pengajuan akan kami proses sesuai ketentuan. Keputusan akhir tetap berada di kementerian,” ujar salah seorang petugas Kanwil ATR/BPN.

Kepala Desa Air Napal, Akomaini, mengapresiasi DPRD Provinsi Bengkulu yang terus memfasilitasi penyelesaian sengketa tersebut. Ia mengaku masyarakat telah menyiapkan berbagai dokumen kepemilikan lahan, termasuk saksi yang dinilai dapat memperkuat klaim masyarakat.

Selain meminta sebagian lahan dikeluarkan dari HGU, masyarakat juga mendesak agar kewajiban pembangunan kebun plasma menjadi syarat dalam proses perpanjangan HGU PT BIO.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Reskan Arip meminta perusahaan menghentikan aktivitas di areal HGU yang masa izinnya telah berakhir hingga terbit keputusan baru terkait perpanjangan hak guna usaha.

Konflik agraria antara masyarakat dengan PT BIO mencuat setelah warga menilai sebagian kawasan permukiman, fasilitas umum, dan lahan yang mereka kuasai masuk ke dalam areal HGU perusahaan. Sebelumnya, Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu juga telah menurunkan tim untuk melakukan pengukuran terhadap sejumlah bidang tanah yang disengketakan sebagai bagian dari proses verifikasi. (RLS)

SiLPA APBD Kota Bengkulu 2025 Capai Rp63,47 Miliar

SiLPA APBD Kota Bengkulu
Keterangan: Wakil Walikota Bengkulu Ronny Tobing sampaikan nota penjelasan Raperda Pertangungjawaban APBD 2025

BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp63,47 miliar. Angka tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu saat penyampaian Nota Penjelasan Walikota terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin, 20 Juli 2026.

Nota penjelasan disampaikan oleh Wakil Walikota Bengkulu, Ronny PL Tobing, mewakili Walikota Bengkulu dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto.

Dalam pemaparannya, Ronny menjelaskan SiLPA sebesar Rp63,47 miliar diperoleh setelah realisasi pendapatan daerah dan belanja daerah sepanjang Tahun Anggaran 2025.

Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025, total belanja daerah setelah perubahan dianggarkan sebesar Rp1,40 triliun. Dari jumlah tersebut, realisasi belanja mencapai Rp1,26 triliun atau 90,18 persen dari pagu anggaran.

Sementara itu, realisasi pendapatan daerah juga menunjukkan capaian yang cukup tinggi. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp303,87 miliar atau 84,18 persen dari target, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp941,56 miliar atau 97,63 persen dari target yang ditetapkan.

Ronny mengatakan laporan pertanggungjawaban APBD tersebut telah disusun sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual dan telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bengkulu.

Hasil audit tersebut kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah Kota Bengkulu atas laporan keuangan Tahun Anggaran 2025.

Menurut Ronny, capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

”Kami atas nama Pemerintah Kota Bengkulu menyampaikan terima kasih kepada dewan yang terhormat yang telah berkenan memulai pembahasan ini. Pengelolaan keuangan daerah harus terus dilakukan secara tertib, efisien, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan serta manfaat langsung untuk masyarakat. Kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi tata kelola keuangan yang lebih baik di masa yang akan datang,” kata Ronny.

Ia berharap pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat segera diselesaikan bersama DPRD sehingga dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi vertikal, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Bengkulu, serta sejumlah tamu undangan. (JUL/RLS)

Senator Destita Tegaskan Dukung Presiden Prabowo Wujudkan Sekolah Gratis Berkualitas

Senator Destita Tegaskan
Keterangan: Anggota DPD RI asal Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menghadiri peresmian operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bengkulu

BencoolenTimes.com – Anggota DPD RI asal Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menghadiri peresmian operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bengkulu yang dirangkaikan dengan Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin, 20 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Destita menegaskan dukungannya terhadap program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Destita, kehadiran Sekolah Rakyat di Bengkulu merupakan bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Ia mengapresiasi sinergi berbagai pihak, mulai dari kementerian, Pemerintah Provinsi Bengkulu, Sentra Dharma Guna Bengkulu, hingga instansi terkait yang dinilai mampu mempercepat pembangunan sekolah tersebut.

”Kami sangat mengapresiasi kerja sama semua pihak lintas kementerian, Pemprov Bengkulu, dan Sentra Dharma Guna yang luar biasa mendampingi sejak awal berdirinya sekolah rakyat tahun lalu hingga hari ini. Prosesnya sangat cepat, sangat rapi, dan Insya Allah sebentar lagi seluruh fasilitasnya benar-benar paripurna,” ujar Destita.

Destita mengatakan program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan yang sepenuhnya dibiayai negara.

Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan para peserta didik untuk meraih cita-cita sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka di masa depan.

”Semua ini adalah bukti nyata pendidikan gratis yang dibiayai oleh negara. Mudah-mudahan adik-adik kita dari tingkat SD, SMP, hingga SMA bisa belajar dengan baik, meraih cita-citanya, dan kelak mengangkat derajat orang tuanya,” katanya.

Senator asal Bengkulu itu juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto beserta seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3.

”Terima kasih Pak Presiden Prabowo, terima kasih Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan terima kasih kepada seluruh lintas kementerian yang telah mewujudkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 di Provinsi Bengkulu,” ucapnya.

Destita menjelaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 berdiri di atas lahan seluas sekitar enam hektare dan telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti gedung sekolah, asrama putra dan putri, gedung serbaguna, serta lapangan olahraga.

Ia berharap fasilitas tersebut terus disempurnakan agar mampu mendukung lahirnya generasi Bengkulu yang unggul dan berdaya saing.

”Mudah-mudahan ke depan fasilitasnya terus ditambah agar semakin baik,” ujarnya.

Peresmian operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 juga dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu Hari Setiadi, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 menerima 270 peserta didik dari jenjang Sekolah Rakyat Dasar (SRD), Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).

Sekolah ini disiapkan untuk melayani peserta didik dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu yang belum memiliki Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari implementasi program prioritas Presiden Prabowo dalam memperluas pemerataan pendidikan di Indonesia. (JUL)

Bank Bengkulu Perbarui Tampilan Saldo Efektif di Layanan Digital 

Bank Bengkulu Perbarui Tampilan
Keterangan: Pengumuman layanan digital Bank Bengkulu

BencoolenTimes.com – Bank Bengkulu melakukan penyempurnaan layanan digital dengan memperbarui tampilan informasi saldo efektif pada aplikasi perbankannya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi digital perusahaan untuk menghadirkan layanan yang lebih transparan, mudah dipahami, dan memberikan pengalaman transaksi yang lebih baik bagi nasabah.

Melalui pembaruan tersebut, informasi saldo efektif kini ditampilkan dengan lebih jelas sehingga memudahkan nasabah dalam mengetahui dana yang dapat digunakan untuk bertransaksi. Perseroan menegaskan, perubahan ini hanya menyangkut penyempurnaan tampilan informasi dan tidak memengaruhi keamanan dana maupun proses transaksi nasabah.

Seluruh dana nasabah tetap aman dan seluruh aktivitas transaksi berjalan sesuai ketentuan serta standar operasional yang berlaku.

Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Bank Bengkulu, Yuliani, mengatakan transformasi layanan menjadi salah satu fokus utama perusahaan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan digital yang cepat, praktis, dan aman.

”Transformasi layanan akan terus menjadi prioritas perusahaan seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan yang semakin modern, cepat, dan nyaman. Selain melakukan penguatan pada layanan digital, Bank Bengkulu juga terus menghadirkan berbagai fasilitas untuk meningkatkan pengalaman nasabah,” ujar Yuliani, Senin, 20 Juli 2026.

Tidak hanya memperkuat kanal digital, Bank Bengkulu juga terus menambah layanan bernilai tambah bagi nasabah. Salah satunya melalui peluncuran Lounge Blue Sky yang diperuntukkan bagi nasabah prioritas sebagai fasilitas ruang tunggu eksklusif di bandara.

Perseroan menyebutkan, berbagai inovasi layanan lainnya juga akan dikembangkan secara bertahap sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat daya saing Bank Bengkulu di industri perbankan.

Ke depan, Bank Bengkulu berkomitmen melanjutkan transformasi melalui pengembangan produk, digitalisasi layanan, serta penyediaan fasilitas pendukung yang semakin modern. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Bank Bengkulu sebagai bank pembangunan daerah yang kompetitif dan menjadi pilihan utama masyarakat Bengkulu.

Manajemen Bank Bengkulu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah atas kepercayaan yang terus diberikan. Dukungan tersebut dinilai menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan perbankan yang aman, andal, serta berorientasi pada kepuasan nasabah. (JUL)

Diduga Sejumlah Alat Berat Beroperasi di BAS, Operasi Ditjen Gakkumhut Perlu Dievaluasi

Diduga Sejumlah Alat Berat
Keterangan: Diduga Alat Berat Masi beroperasi di kawasan Benteng Alam Seblat

BencoolenTimes.com – Diduga sejumlah alat berat masih beroperasi di Hutan Produksi Terbatas (HPT) kawasan Bentang Alam Seblat (BAS), yang berada di sekitar konsesi PT. Bentara Arga Timber (BAT) tepatnya  di Bengkulu Utara.

Dugaan alat berat beroperasi ditengah berlangsungnya Operasi Gabungan Merah Putih di Kawasan BAS, yang dipimpin Direktorat Jendral Penegakkan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkumhut) Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (Kemenhut RI).

Koalisi Selamatkan BAS, Ali Akbar mengatakan, agar temuan keberadaan alat berat tersebut menjadi atensi khusus bagi Dirjen Gakkumhut Kemenhut RI.

”Dengan masih ada temuan alat berat di kawasan BAS ini maka secara langsung menunjukkan bahwa Tim Operasi Gabungan belum cukup. Terutama dalam mengcover semua wilayah, dengan tingkat ancaman tinggi di kawasan BAS,” ungkap Ali, Minggu 19 Juli 2026.

Ali menyebutkan, bahwa tim gabungan personel telah merasa jenuh dan lelah dalam mengawasi dan menjaga kawasan BAS tersebut sehingga perlu adanya evaluasi.

”Operasi lanjutan di kawasan BAS itukan sudah berlangsung beberapa bulan, tentu hal sedemikian harus dikaji atau dievaluasi,” saran Ali.

Menurut Ali, pihaknya melihat dalam operasi PKH, sebenarnya perlu ada proses evaluasi. Evaluasi ini bisa melalui BKSDA, yang dikoordinasikan dengan Dirjen Gakkumhut Kemenhut RI.

”Ini katanya saja jika Dirjen Gakkumhut Kemenhut RI bakal datang ke Bengkulu untuk melakukan proses evaluasi, terkait dengan apa yang sudah dicapai dalam operasi gabungan PKH. Sayangnya sampai sekarang belum terdengar,” sindir Ali.

Ali menambahkan, pihaknya selaku Koalisi Selamatkan BAS, sejauh ini terus memainkan peran melalui komunikasi dengan berbagai pihak.

”Misalnya, kita sudah berkomunikasi dengan Gubernur Bengkulu, terkait harus dicabutnya izin konsesi PT. BAT dan PT. Anugrah Pertama Inspirasi (API), sebagai upaya penyelamatan kawasan BAS, yang merupakan habitat Gajah di Bengkulu,” tambah Ali.

Ali meminta agar pemerintah untuk dapat dukungan dari Pemprov Bengkulu, dan suratnya pun sudah dikirim pihaknya kepada Kemenhut RI.

”Kita tersus melakukan monitoring atau pemantauan di lapangan secara periodik tiap bulan untuk menyelematkan kawasan hutan di Provinsi Bengkulu di masa depan,” tutup Ali. (JUL)

Sekolah Rakyat di Bengkulu Gelar MPLS, Gubernur Helmi: Pendidikan Kunci Putus Rantai Kemiskinan

SR di Bengkulu
Keterangan: Sekolah Rakyat di Bengkulu Gelar MPLS, Gubernur Helmi Hasan: Pendidikan Kunci Putus Rantai Kemiskinan

BencoolenTimes.com – Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto mulai berjalan di Provinsi Bengkulu. Program pendidikan gratis berasrama ini diharapkan menjadi solusi untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Sekolah Rakyat menyediakan layanan pendidikan gratis mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Pembangunan sekolah didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan dukungan sektor swasta serta kolaborasi lintas kementerian.

Di Bengkulu, Sekolah Rakyat berada di bawah naungan Sentra “Dharma Guna” Bengkulu sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial.

Program ini telah memulai kegiatan belajar mengajar sejak 2025 melalui Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 6 Kota Bengkulu sebagai sekolah rintisan dengan jumlah 92 siswa. Mayoritas peserta didik berasal dari keluarga yang orang tuanya bekerja sebagai buruh harian lepas, petani, sopir, pedagang, dan profesi lainnya.

Selama satu tahun ajaran, proses belajar mengajar berlangsung di Sentra “Dharma Guna” Bengkulu. Kini, para siswa menempati gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu di Jalan Serawai, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Pada Senin, 20 Juli 2026, sekolah tersebut menggelar Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dibuka oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.

Dalam sambutannya, Helmi mengatakan pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan suatu bangsa.

”Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi Sang Saka Merah Putih, bagi Indonesia tercinta. Untuk negara yang ingin maju harus fokus pada pendidikan. Kita hari ini menjadi saksi sejarah, api kebangkitan telah mulai dikobarkan dari Provinsi Bengkulu, Bumi Merah Putih,” kata Helmi.

Menurut Helmi, kegiatan MPLS menjadi momentum bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter dan semangat belajar.

”Setiap anak bangsa harus mendapatkan hak yang sama, mendapatkan kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan berkualitas. Hari ini seolah kita berada di sekolah internasional. Maka bersungguh-sungguhlah menimba ilmu di sini,” ujarnya.

Helmi berharap Sekolah Rakyat dapat melahirkan generasi Bengkulu yang berprestasi, berkarakter, serta mampu bersaing di masa depan.

Melalui kegiatan Open House, masyarakat juga diberi kesempatan melihat langsung fasilitas sekolah, sistem pembelajaran, hingga berbagai program pendidikan yang disiapkan bagi para peserta didik.

Sementara itu, Kepala Sentra “Dharma Guna” Bengkulu Hari Setiadi mengatakan Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif sekaligus membangun karakter generasi muda.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu menerima 270 siswa yang tersebar pada jenjang Sekolah Rakyat Dasar (SRD), Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).

”Kami dari Kementerian Sosial berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan di Bengkulu dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, BPS, Kementerian PU, serta berbagai pihak lainnya,” kata Hari.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu, Yuliarma Yenni, berharap kehadiran sekolah tersebut dapat menekan angka putus sekolah di Bengkulu.

”Visi kami, Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 menjadi sekolah yang religius, unggul, berprestasi, dan berdaya saing global,” ujar Yuliarma.

Kegiatan Open House dan MPLS turut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Erna Sari Dewi, anggota DPD RI asal Bengkulu Destita Khairilisani, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lainnya. (JUL/RLS)

Informasi yang Disampaikan Pendemo Gudang Indomarco Betungan Disebut Hoax

Informasi yang Disampaikan
MUNDUR: Ketua DPC SBSI Kota Bengkulu, Rendra Ginting menunjukan bukti bahwa koordinator aksi bernama Megi Widodo pernah menjadi pengurus mereka maupun masuk dalam TKBM Indomarco Betungan.

BencoolenTimes.com – Informasi yang disampaikan pendemo Gudang Indomarco Kelurahan Betungan yang mengaku sebagai perwakilan warga lokal, beberapa waktu lalu disebut Hoax alias berita bohong.

Informasi yang disampaikan pendemo Gudang Indomarco Kelurahan Betungan sangat bertolak belakang dengan kenyataan yang ada, khususnya soal perekrutan tenaga kerja maupun soal dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Rendra Ginting, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC)  Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Bengkulu dan selaku penyedia Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Indomarco Betungan memastikan beberapa point yang disampaikan saat demo adalah Hoax.

Disebutkan Rendra Ginting, informasi Hoax tersebut diantaranya soal tidak ada warga lokal Betungan yang dipekerjakan. Bahkan disebutkan selama 6 tahun Gudang Indomarco berdiri, belum pernah ada warga yang dipekerjakan. Serta dikatakan juga bahwa tidak ada dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.

”Point point tersebut, itu sudah hoax dan tidak benar. Padahal kenyataannya tidak seperti itu,” tegas Rendra.

Rendra merincikan, soal tidak ada masyarakat lokal yang bekerja, untuk di ketahui bahwa koordinator aksi yang bernama Megi Widodo sebelumnya pernah bekerja di Gudang tersebut, bahkan sempat menjadi wakil ketua TKBM Gudang Indomarco.

”Dari anggota TKBM di Gudang Indomarco Betungan yang mencapai Lima Puluh (50) orang Dua Puluh Tujuh (27) orang adalah warga Betungan, termasuk anak Megi Widodo itu sendiri,” sebut Rendra.

Dilanjutkan Rendra, Megi Widodo saat ini memang sudah tidak lagi menjadi pengurus serikat mereka, karena sebelumnya ada persoalan dan mendapatkan sanksi dari organisasi. ”Tapi saat dapat sanksi, dia (Megi Widodo) mengajukan pengunduran diri dengan alasan ada pekerjaan lain,” rinci Rendra.

Sedangkan soal tidak adanya dampak ekonomi bagi masyarakat, Rendra kembali menegaskan, bahwa hal tersebut sangatlah tidak berdasar sama sekali.

Dicontohkan Rendra, pendemo yang bernama Komarudin, diketahui memiliki kos kosan yang penghuninya hampir semua adalah karyawan gudang Indo Marco maupun karyawan Indomaret.

”Jadi sekali lagi, kalau dibilang tidak ada pekerja lokal maupun tidak ada dampak ekonomi yang signifikan dari keberadaan Gudang Indomarco Betungan, itu adalah Hoax,” tegas Rendra lagi.

Dilanjutkan Rendra, meskipun saat ini anggota TKBM sudah lebih dari setengah warga lokal, namun peluang bagi masyarakat  lokal yang berkeinginan bekerja di Gudang Indomarco masih sangat terbuka.

”Kita masih tetap membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal dan ini juga sudah kita sampaikan kepada pihak kelurahan,” lanjut Rendra.

Rendra menambahkan, karena yang disampaikan dinilai Hoax atau informasi bohong sekaligus tidak relevan dengan kenyataannya, mereka sedang berfikir untuk mengambil langkah hukum.

”Kita masih konsultasi dengan Tim Hukum kita, apakah akan menempuh jalur hukum atas hoax dan narasi berbau provokasi yang disampaikan para pendemo ini,” tambah Rendra.

”Apalagi narasi dan informasi tidak benar yang dibangun tersebut tersebar melalui media pemberitaan maupun berbagi akun medsos. Hal ini juga sangat jelas merugikan kami,” imbuh Rendra.(OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!