22.4 C
New York
Monday, July 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 5

Informasi yang Disampaikan Pendemo Gudang Indomarco Betungan Disebut Hoax

Informasi yang Disampaikan
MUNDUR: Ketua DPC SBSI Kota Bengkulu, Rendra Ginting menunjukan bukti bahwa koordinator aksi bernama Megi Widodo pernah menjadi pengurus mereka maupun masuk dalam TKBM Indomarco Betungan.

BencoolenTimes.com – Informasi yang disampaikan pendemo Gudang Indomarco Kelurahan Betungan yang mengaku sebagai perwakilan warga lokal, beberapa waktu lalu disebut Hoax alias berita bohong.

Informasi yang disampaikan pendemo Gudang Indomarco Kelurahan Betungan sangat bertolak belakang dengan kenyataan yang ada, khususnya soal perekrutan tenaga kerja maupun soal dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Rendra Ginting, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC)  Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Bengkulu dan selaku penyedia Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Indomarco Betungan memastikan beberapa point yang disampaikan saat demo adalah Hoax.

Disebutkan Rendra Ginting, informasi Hoax tersebut diantaranya soal tidak ada warga lokal Betungan yang dipekerjakan. Bahkan disebutkan selama 6 tahun Gudang Indomarco berdiri, belum pernah ada warga yang dipekerjakan. Serta dikatakan juga bahwa tidak ada dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.

”Point point tersebut, itu sudah hoax dan tidak benar. Padahal kenyataannya tidak seperti itu,” tegas Rendra.

Rendra merincikan, soal tidak ada masyarakat lokal yang bekerja, untuk di ketahui bahwa koordinator aksi yang bernama Megi Widodo sebelumnya pernah bekerja di Gudang tersebut, bahkan sempat menjadi wakil ketua TKBM Gudang Indomarco.

”Dari anggota TKBM di Gudang Indomarco Betungan yang mencapai Lima Puluh (50) orang Dua Puluh Tujuh (27) orang adalah warga Betungan, termasuk anak Megi Widodo itu sendiri,” sebut Rendra.

Dilanjutkan Rendra, Megi Widodo saat ini memang sudah tidak lagi menjadi pengurus serikat mereka, karena sebelumnya ada persoalan dan mendapatkan sanksi dari organisasi. ”Tapi saat dapat sanksi, dia (Megi Widodo) mengajukan pengunduran diri dengan alasan ada pekerjaan lain,” rinci Rendra.

Sedangkan soal tidak adanya dampak ekonomi bagi masyarakat, Rendra kembali menegaskan, bahwa hal tersebut sangatlah tidak berdasar sama sekali.

Dicontohkan Rendra, pendemo yang bernama Komarudin, diketahui memiliki kos kosan yang penghuninya hampir semua adalah karyawan gudang Indo Marco maupun karyawan Indomaret.

”Jadi sekali lagi, kalau dibilang tidak ada pekerja lokal maupun tidak ada dampak ekonomi yang signifikan dari keberadaan Gudang Indomarco Betungan, itu adalah Hoax,” tegas Rendra lagi.

Dilanjutkan Rendra, meskipun saat ini anggota TKBM sudah lebih dari setengah warga lokal, namun peluang bagi masyarakat  lokal yang berkeinginan bekerja di Gudang Indomarco masih sangat terbuka.

”Kita masih tetap membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal dan ini juga sudah kita sampaikan kepada pihak kelurahan,” lanjut Rendra.

Rendra menambahkan, karena yang disampaikan dinilai Hoax atau informasi bohong sekaligus tidak relevan dengan kenyataannya, mereka sedang berfikir untuk mengambil langkah hukum.

”Kita masih konsultasi dengan Tim Hukum kita, apakah akan menempuh jalur hukum atas hoax dan narasi berbau provokasi yang disampaikan para pendemo ini,” tambah Rendra.

”Apalagi narasi dan informasi tidak benar yang dibangun tersebut tersebar melalui media pemberitaan maupun berbagi akun medsos. Hal ini juga sangat jelas merugikan kami,” imbuh Rendra.(OIL)

PWI Minta Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan, Tegaskan Martabat Pers Harus Dihormati

PWI Minta
Keterangan: Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir didampingi Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat Atal S. Depari, Wakil Ketua DK PWI Pusat Herbert Timbo P. Siahaan, dan Sekjen PWI Pusat Marthen Selamet Susanto

BencoolenTimes.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat meminta advokat Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers atas pernyataannya kepada wartawan di lingkungan Kejaksaan Agung yang dinilai merendahkan profesi jurnalistik. PWI menegaskan bahwa martabat wartawan harus dihormati karena mereka menjalankan tugas yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan, organisasi yang dipimpinnya menyesalkan pernyataan Hotman Paris saat memberikan keterangan kepada media. Menurut dia, ucapan tersebut berpotensi mencederai semangat kemerdekaan pers sekaligus merendahkan profesi wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk memenuhi hak publik atas informasi.

“Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, menjawab atau menolak menjawab pertanyaan wartawan. Namun tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi oleh Undang-Undang Pers,” ujar Akhmad Munir di Jakarta, Sabtu (18/7/2026).

Akhmad menegaskan, PWI Pusat tidak mempermasalahkan langkah seorang advokat dalam memberikan pembelaan hukum kepada kliennya. Pembelaan tersebut merupakan hak yang dijamin hukum. Namun, menurutnya, pembelaan itu tidak boleh dilakukan dengan cara merendahkan profesi lain ataupun mengintimidasi wartawan yang sedang menjalankan tugas peliputan.

“PWI Pusat tidak sedang memasuki substansi perkara hukum yang sedang menjadi perhatian publik. Sikap kami murni untuk menjaga marwah profesi wartawan dan memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik secara bebas, profesional, dan bermartabat tanpa intimidasi verbal dari siapa pun,” tegasnya.

Ia menilai advokat dan wartawan sama-sama memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan demokrasi dan negara hukum. Advokat menjalankan fungsi pembelaan terhadap hak-hak klien, sedangkan wartawan menjalankan fungsi kontrol sosial melalui penyampaian informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Karena itu, kedua profesi tersebut semestinya saling menghormati dalam setiap interaksi di ruang publik.

Sehubungan dengan peristiwa tersebut, PWI Pusat meminta Hotman Paris memberikan klarifikasi kepada publik serta menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers apabila pernyataannya telah menimbulkan kesan merendahkan martabat wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Menurut PWI, langkah tersebut penting untuk menjaga hubungan baik antara profesi advokat dan wartawan sekaligus memperkuat iklim demokrasi yang sehat.

“Kami tidak mempersoalkan hak setiap advokat membela kliennya. Namun pembelaan itu harus tetap menghormati profesi lain. Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers,” kata Akhmad.

PWI Pusat juga mengingatkan seluruh wartawan Indonesia agar tetap menjalankan tugas secara profesional, independen, akurat, berimbang, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Organisasi tersebut menegaskan akan terus memberikan pembelaan dan perlindungan kepada setiap wartawan yang mengalami intimidasi, pelecehan, ancaman, maupun tindakan lain yang menghambat pelaksanaan kerja jurnalistik.

Selain itu, PWI Pusat mengajak seluruh organisasi profesi, aparat penegak hukum, pejabat publik, advokat, dan seluruh narasumber untuk membangun budaya komunikasi yang saling menghormati. Perbedaan pendapat, menurut PWI, merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, tetapi penghormatan terhadap profesi wartawan menjadi syarat penting bagi terjaganya kebebasan pers dan hak masyarakat memperoleh informasi.

“Pers yang merdeka tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari jaminan bahwa wartawan dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi. Menghormati wartawan berarti menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar hubungan antara insan pers dan semua narasumber tetap dilandasi sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi etika,” ujar Akhmad.

PWI Pusat menegaskan akan terus berada di garis terdepan dalam membela kemerdekaan pers, menjaga kehormatan profesi wartawan, serta memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik tanpa tekanan, intimidasi, maupun perlakuan yang merendahkan martabat profesi. (***)

Festival Kuliner Malam di Balai Buntar Suguhkan Cita Rasa Nusantara dan Mancanegara

Festival Kuliner Malam di Balai Buntar
Keterangan: Festival Kuliner Malam di Balai Buntar, Suguhkan Cita Rasa Nusantara dan Mancanegara

BencoolenTimes.com – Kawasan Balai Buntar, Kota Bengkulu, mulai dipadati pengunjung sejak malam pertama pembukaan Festival Malam Warisan Rasa Asia yang berlangsung pada 18–26 Juli 2026. Festival ini menghadirkan suasana wisata malam dengan beragam sajian kuliner Nusantara dan Asia dalam satu lokasi.

Festival dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Administrasi Umum, Nandar Munadi, yang mewakili Gubernur Bengkulu, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi ke-79 Tingkat Provinsi Bengkulu.

Menurut Nandar, festival malam tersebut diharapkan menjadi destinasi baru bagi masyarakat yang ingin menikmati kuliner sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga di pusat Kota Bengkulu.

”Festival ini menghadirkan beragam pilihan kuliner, mulai dari makanan khas Nusantara hingga sajian mancanegara seperti Korea dan Thailand. Kehadiran puluhan tenant diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat sekaligus mendukung perkembangan UMKM,” ujar Nandar saat membuka acara, Sabtu, 18 Juli 2026.

Suasana Balai Buntar pada malam hari dipenuhi aroma aneka makanan, lampu-lampu dekoratif, dan aktivitas pengunjung yang berburu kuliner. Festival dirancang sebagai ruang hiburan malam yang menggabungkan wisata kuliner dengan promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Perwakilan penyelenggara, Hendry, mengatakan Festival Warisan Rasa Asia tidak hanya berfokus pada penjualan makanan, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM agar produknya semakin dikenal masyarakat luas.

”Melalui festival ini kami ingin mendukung UMKM sekaligus memperkenalkan berbagai makanan khas Nusantara dan kuliner Asia kepada masyarakat,” katanya.

Sebanyak 35 tenant dari berbagai daerah turut berpartisipasi dalam festival tersebut. Pengunjung dapat menemukan aneka makanan tradisional Indonesia, jajanan kekinian, hingga hidangan khas Asia seperti Korea dan Thailand dalam satu kawasan.

Selama sembilan hari pelaksanaan, Festival Malam Warisan Rasa Asia di Balai Buntar diharapkan mampu menjadi magnet wisata malam Kota Bengkulu, meningkatkan kunjungan masyarakat, serta mendorong perputaran ekonomi bagi para pelaku UMKM lokal. (JUL/RLS)

Marsal Abadi Terpilih Ketua PWI Bengkulu, Unggul Tipis dari Iud Dwi Mursito

Marsal Abadi Terpilih
Keterangan: Pengurus PWI Pusat serahkan bendera PWI Provinsi Bengkulu kepada ketua terpilih PWI Provinsi Bengkulu, Marsal Abadi sebagai simbol tongkat estafet kepemimpinan

BencoolenTimes.com – Marsal Abadi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 setelah unggul tipis dalam pemungutan suara pada Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Provinsi Bengkulu, Sabtu, 18 Juli 2026 di Aula Merah Putih Pemprov Bengkulu.

Marsal Abadi meraih 66 suara, mengungguli Iud Dwi Mursito yang memperoleh 63 suara. Sementara itu, dua surat suara dinyatakan tidak sah.

Pemungutan suara dilakukan setelah proses musyawarah untuk mencapai mufakat tidak menghasilkan kesepakatan. Jalannya sidang berlangsung dinamis dengan sejumlah interupsi dari peserta sebelum akhirnya forum menyepakati mekanisme pemungutan suara.

Selain memilih ketua, Konferprov juga menetapkan susunan Dewan Kehormatan (DK) PWI Provinsi Bengkulu periode 2026–2031. Melalui mekanisme musyawarah dan mufakat, tiga wartawan senior, yakni Sukatno, Dian Marfani, dan Benny, ditetapkan sebagai anggota Dewan Kehormatan secara aklamasi.

Secara keseluruhan, rangkaian Konferprov berlangsung sesuai mekanisme organisasi. Seluruh tahapan, mulai dari pembahasan agenda persidangan, musyawarah, hingga proses pemungutan suara, berjalan berdasarkan tata tertib yang telah disepakati peserta.

Dengan hasil tersebut, Marsal Abadi resmi memimpin PWI Provinsi Bengkulu untuk lima tahun ke depan. Ia diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan, serta menjaga independensi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan dunia jurnalistik. (JUL)

Ismail Jumra Abrar Pimpin KODRAT Bengkulu

Ismail Jumra Abral Pimpin
Keterangan: Ketua terpilih KODRAT Bengkulu Periode 2026–2030, Ismail Jumra Abral

BencoolenTimes.com – H. Ismail Jumra Abrar SH MH pimpin Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Bengkulu periode 2026–2030.

Ketetapan tersebut berdasarkan hasil Musyawarah Provinsi (Musprov) KODRAT Bengkulu yang digelar di salah satu restoran di Jalan Adam Malik, Kelurahan Pagar Dewa, Kota Bengkulu, Sabtu, 18 Juli 2026.

Hasil tersebut diperoleh setelah peserta Musprov yang terdiri dari perwakilan sembilan kabupaten/kota dan pelatih serta anggota selaku peninjau menetapkan Ismail Jumra Abral sebagai ketua terpilih.

Ketua Panitia Musprov, Eko Febrinaldo, SH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pembina, jajaran pengurus KODRAT kabupaten/kota, serta satuan latihan yang telah memberikan kontribusi sehingga pelaksanaan Musprov dapat berjalan dengan lancar.

”Alhamdulillah, dengan kepemimpinan ketua yang baru, kami akan fokus meningkatkan prestasi Tarung Derajat Bengkulu,” sampai Eko.

Ia menambahkan, ke depan pihaknya juga akan mendorong pembentukan satuan latihan di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

”Ke depan, kami berharap Tarung Derajat Bengkulu semakin dikenal dan berkembang serta mampu meraih kesuksesan dalam berbagai event olahraga,” tambahnya.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, KODRAT Bengkulu diharapkan semakin solid dalam melakukan pembinaan atlet dan memperluas pengembangan olahraga Tarung Derajat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Dukungan dari para pembina, pengurus kabupaten/kota, satuan latihan, serta seluruh keluarga besar KODRAT diharapkan mampu membawa Tarung Derajat Bengkulu semakin maju dan berprestasi di berbagai ajang kompetisi.

”BOX! jadikanlah dirimu lebih diri sendiri. Aku ramah bukan berarti takut – aku tunduk bukan berarti takluk.” tutupnya.

Turut hadiri dala Musprov diantaranya, Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain yang diwakili oleh Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu, Wakil Ketua II Bidang Organisasi KONI Bengkulu dan Ketua Harian KONI Kota Bengkulu, Ketua Sekretariat KONI Kota Bengkulu, Ketua Harian KONI Bengkulu Tengah dan jajaran. (JUL)

Walikota Dedy Wahyudi Ajak MD KAHMI Bersinergi Dukung Pembangunan Kota Bengkulu

Walikota Dedy Wahyudi Ajak
Keterangan: Walikota Dedy Wahyudi Ajak MD KAHMI Bersinergi Dukung Pembangunan Kota Bengkulu

BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengajak Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) berperan aktif memberikan gagasan dan pemikiran dalam mendukung pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Bengkulu di Aula Gedung Merah Putih, Sabtu, 18 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Dedy menegaskan pemerintah membutuhkan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi alumni, untuk menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan di Kota Bengkulu.

Menurutnya, KAHMI tidak hanya menjadi wadah silaturahmi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), tetapi juga harus menjadi mitra strategis pemerintah melalui penyampaian ide, gagasan, dan masukan yang konstruktif.

”Saya berharap KAHMI ini tidak hanya menjadi tempat berhimpun para alumni. Ke depan, minimal setiap tiga bulan sekali kita bisa menggelar diskusi, menyampaikan ide dan gagasan terkait berbagai persoalan di Kota Bengkulu. Ini penting untuk menguatkan peran HMI dan KAHMI dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” tegas Dedy.

Ia mengatakan, semangat kebersamaan yang terbangun di lingkungan HMI dan KAHMI menjadi modal penting untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Menurutnya, para alumni HMI telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari dunia perbankan, politik, pemerintahan, hingga profesi lainnya.

Dedy juga mengajak seluruh alumni KAHMI untuk terus mendukung program-program Pemerintah Kota Bengkulu demi mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

”Terima kasih kepada teman-teman semua yang telah memberikan dukungan. Ke depan, tolong terus bantu wali kota, bantu Kota Bengkulu. Kita ingin menata kota ini menjadi lebih baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedy memaparkan salah satu fokus pembangunan Pemerintah Kota Bengkulu, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata. Menurutnya, Bengkulu tidak memiliki kawasan industri besar maupun lahan pertanian yang luas sehingga diperlukan strategi lain untuk meningkatkan perputaran ekonomi.

Karena itu, Pemkot Bengkulu berkomitmen memperbaiki fasilitas pendukung pariwisata, menata wajah kota agar lebih nyaman, serta memperbanyak penyelenggaraan kegiatan berskala nasional guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

”Kita harus mengundang orang datang ke Kota Bengkulu. Fasilitas untuk wisatawan harus kita perbaiki, kotanya kita tata agar nyaman. Saya ingin setiap orang yang masuk ke Kota Bengkulu merasa seperti pulang ke rumah sendiri, sehingga mereka ingin datang kembali. Jika orang datang, uang akan berputar dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Selain itu, kami juga akan memperbanyak event nasional di Kota Bengkulu,” jelasnya.

Dedy menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan Kota Bengkulu.

Ia berharap Musda III MD KAHMI Kota Bengkulu dapat melahirkan kepengurusan yang mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. (JUL)

Tingkatkan Sinergi, Kapolsek Ratu Agung Kunjungan ke Kantor AMJ

Tingkatkan Sinergi
Keterangan: Kapolsek Ratu Agung AKP Ayu Sekar Sari Kuraisin, S.Tr.K., S.I.K., M.H. melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ)

BencoolenTimes.com – Dalam rangka memperkuat kemitraan antara Polri dan insan pers, Kapolsek Ratu Agung AKP Ayu Sekar Sari Kuraisin, S.Tr.K., S.I.K., M.H. melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ), di Jalan Mayjen Sutoyo Tanah Patah Kota Bengkulu.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ), Wibowo Susilo, S.E., bersama jajaran pengurus AMJ. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak berdiskusi mengenai pentingnya membangun komunikasi yang efektif antara kepolisian dan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Kapolsek Ratu Agung AKP Ayu Sekar Sari Kuraisin, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa media memiliki peran yang sangat penting dalam menyebarluaskan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat.

”Melalui silaturahmi ini, kami berharap hubungan baik antara Polsek Ratu Agung dan AMJ semakin erat. Sinergi yang terbangun akan menjadi modal penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua AMJ Wibowo Susilo, S.E. mengapresiasi kunjungan Kapolsek Ratu Agung beserta jajaran sebagai bentuk komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan insan pers.

Menurutnya, AMJ siap menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab.

”AMJ berkomitmen mendukung penyebarluasan informasi yang positif dan edukatif. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan Polsek Ratu Agung dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan informasi terbaik kepada masyarakat,” kata Wibowo.

Kegiatan silaturahmi diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara Polsek Ratu Agung dan Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (JUL)

Perkuat Kemitraan Informasi Publik, Jasa Raharja Bengkulu Silaturahmi ke AMJ  

Perkuat Kemitraan Informasi Publik
Keterangan: Jasa Raharja Bengkulu melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ)

BencoolenTimes.com – Dalam upaya mempererat sinergi dan membangun komunikasi yang baik dengan insan pers, Jasa Raharja Bengkulu melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ), di Jalan Mayjen Sutoyo Tanah Patah Kota Bengkulu.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Nurdin selaku perwakilan Jasa Raharja Bengkulu dan disambut langsung oleh Ketua Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ), Wibowo Susilo, S.E.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak berdiskusi mengenai pentingnya membangun kolaborasi yang positif antara Jasa Raharja dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Nurdin menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai tugas dan fungsi Jasa Raharja, khususnya terkait perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas serta berbagai program pelayanan kepada masyarakat.

”Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan. Sinergi dengan media menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua AMJ, Wibowo Susilo, S.E., menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas terjalinnya komunikasi yang baik antara Jasa Raharja Bengkulu dan AMJ.

Menurutnya, AMJ siap menjadi mitra strategis dalam mendukung penyebarluasan informasi publik yang berimbang, akurat, dan memberikan nilai edukasi bagi masyarakat.

”Silaturahmi seperti ini menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan kelembagaan. Kami berharap kolaborasi antara AMJ dan Jasa Raharja Bengkulu terus terjalin demi memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat,” kata Wibowo.

Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kedua belah pihak untuk terus membangun kerja sama dan memperkuat sinergi dalam mendukung pelayanan informasi publik yang berkualitas. (JUL/RLS)

Pemprov Bengkulu Dorong PWI Perkuat Profesionalisme dan Soliditas Wartawan

Pemprov Bengkulu Dorong
Keterangan: Pemprov Bengkulu Dorong PWI Perkuat Profesionalisme dan Soliditas Wartawan

BencoolenTimes.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan organisasi profesi wartawan melalui kehadiran Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, pada Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu. Agenda tersebut menetapkan Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Bengkulu, Tim Formatur, serta Pokok-Pokok Program Kerja masa bakti 2026–2031.

Konferprov yang mengusung tema “Satu Visi, Satu Misi: Memperkuat Kualitas, Soliditas, dan Solidaritas Wartawan PWI Provinsi Bengkulu” itu digelar di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Sabtu, 18 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa pembangunan di Provinsi Bengkulu tidak dapat dipisahkan dari peran aktif insan pers. Menurutnya, wartawan memiliki fungsi strategis sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan mencerdaskan masyarakat.

”Kita ingin peran PWI yang sangat strategis sebagai pilar demokrasi dan mitra pemerintah terus diperkuat. Sinergi dan kolaborasi harus semakin erat, sehingga wartawan di Bengkulu semakin profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” ujar Herwan.

Ia juga berharap PWI Provinsi Bengkulu terus menghadirkan produk jurnalistik yang berimbang, akurat, edukatif, dan konstruktif, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai berbagai program, kebijakan, dan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Marsal Abadi, mengatakan Konferprov menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan di Bengkulu.

”Semoga ke depan insan pers di Bengkulu semakin profesional, berintegritas, dan konsisten menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta bermanfaat bagi masyarakat,” kata Marsal.

Melalui Konferprov ini, diharapkan kepengurusan PWI Provinsi Bengkulu masa bakti 2026–2031 mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan, serta terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang berkualitas dan bertanggung jawab. (JUL/RLS)

Warga Binaan Lapas Bengkulu jadi Pelaksana Upacara Hari Kesadaran Nasional

Warga Binaan Lapas Bengkulu
Keterangan: Warga binaan Lapas Bengkulu gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

BencoolenTimes.com – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu menjadi pelaksana utama Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Lapas, Jumat, 17 Juli 2026.

Seluruh perangkat upacara, mulai dari komandan upacara, pembawa acara, pengibar bendera, pembaca UUD 1945, hingga peserta, dipercayakan kepada warga binaan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan menumbuhkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme di kalangan warga binaan.

Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) Lapas Kelas IIA Bengkulu, Muhammad Aris Kurniawan, yang bertindak sebagai pembina upacara mengatakan Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana membangun karakter dan kesadaran untuk memperbaiki diri.

”Hari Kesadaran Nasional mengingatkan kita semua bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Warga binaan harus terus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kecintaan kepada bangsa sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Selama upacara berlangsung, seluruh warga binaan mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh khidmat. Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah pembacaan Catur Dharma Narapidana secara bersama-sama sebagai bentuk komitmen moral untuk menjalani masa pembinaan dengan sungguh-sungguh.

Melalui pembacaan Catur Dharma Narapidana, warga binaan menegaskan tekad untuk menyesali kesalahan, menaati aturan, meningkatkan kualitas diri, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepercayaan yang diberikan kepada warga binaan untuk memimpin seluruh jalannya upacara juga menjadi bagian dari proses pembinaan karakter. Selain melatih kedisiplinan, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, dan jiwa kepemimpinan.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, mengatakan pembinaan melalui kegiatan kebangsaan merupakan salah satu upaya mempersiapkan warga binaan agar siap menjalani reintegrasi sosial setelah selesai menjalani masa pidana.

”Pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalani pidana, tetapi juga membentuk manusia yang sadar akan kesalahan, memiliki disiplin, dan siap kembali menjadi warga negara yang baik. Ketika warga binaan mampu menjalankan upacara dengan penuh tanggung jawab, itu menunjukkan bahwa proses pembinaan berjalan ke arah yang positif,” kata Julianto.

Menurutnya, kegiatan seperti Upacara Hari Kesadaran Nasional akan terus dilaksanakan sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada warga binaan. Dengan bekal tersebut, diharapkan mereka dapat kembali diterima di tengah masyarakat dan berkontribusi secara positif setelah bebas nanti. (JUL/RLS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!