13.3 C
New York
Monday, October 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 2

Sancha Indonesia Resmi Hadir di Bencoolen Mall, Tawarkan Promo Minuman Buy 1 Get 1

Sancha Indonesia Resmi
Keterangan: Outlet Sancha Indonesia di Bencoolen Mall

BencoolenTimes.com – Brand minuman Sancha Indonesia kini hadir di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu tepatnya di lantai 1. Kehadiran outlet baru ini menambah pilihan kuliner bagi masyarakat sekaligus memperluas pasar Sancha di Indonesia.

Owner Outlet Sancha Indonesia Bencoolen Mall, Cici Tori, mengatakan Sancha telah hadir di Indonesia sejak 2024 dan kini telah tersebar di sejumlah kota besar.

”Dari tahun 2024 sudah hadir di Indonesia dan sudah banyak tersebar di beberapa kota besar. Sekarang baru masuk Bengkulu dan memang kami membukanya di mal-mal besar,” ujar Cici.

Ia menyebutkan, harga minuman Sancha dibanderol mulai Rp32.000 hingga Rp40.000-an. Khusus periode pembukaan, Sancha memberikan promo beli satu gratis satu dengan ketentuan pembelian minuman ukuran besar mendapatkan minuman ukuran kecil.

Cici mengatakan, respons masyarakat Bengkulu terhadap kehadiran Sancha cukup positif. Sejak tanggal 1 tanggal beroperasi, pengunjung disebut terus berdatangan.

”Alhamdulillah, beberapa hari ini ramai terus. Antusias masyarakat juga bagus. Mudah-mudahan bisa menjadi pilihan minuman untuk masyarakat Bengkulu yang ingin mencoba sesuatu yang agak berbeda,” katanya.

Sancha, lanjut Cici, menyasar seluruh kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Beragam varian disiapkan untuk menyesuaikan selera konsumen, mulai dari minuman dengan tambahan whipped cream hingga varian teh. Selain itu, konsumen juga dapat menyesuaikan tingkat kemanisan minuman sesuai selera.

Sementara itu, Center Manager Bencoolen Mall, Ekawati Sinaga, menyambut baik kehadiran Sancha Indonesia. Menurutnya, masuknya brand baru dapat menambah keberagaman pilihan masyarakat Bengkulu.

”Dengan hadirnya Sancha ini tentu akan menjadi warna yang cukup baik supaya pilihan masyarakat Bengkulu itu beragam. Intinya kami berusaha menghadirkan brand-brand bagus, brand-brand nasional untuk hadir berinvestasi di Bengkulu, terutama di Bencoolen Mall,” ujar Ekawati.

Ekawati menilai lokasi Bencoolen Mall yang berada di kawasan wisata dan berhadapan dengan Pantai Panjang menjadi salah satu keunggulan tersendiri. Pengunjung dapat menikmati suasana pusat perbelanjaan sekaligus mengakses kawasan pantai dengan mudah.

”Bencoolen Mall itu berada di kawasan pariwisata, depannya Pantai Panjang. Kalau kondisi terang, sore hari sunset-nya cukup bagus karena bisa dinikmati dan itu gratis. Di Bengkulu, dari Bencoolen Mall tinggal menyeberang sampai ke pantai,” katanya.

Ia berharap kehadiran Sancha dapat menjadi warna baru bagi Bencoolen Mall. Ke depan, pihaknya juga membuka peluang bagi brand lain maupun pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis melalui kerja sama atau sistem waralaba.

”Ke depannya jika ada brand-brand lain atau yang sudah bekerja sama dengan franchise berkeinginan membuka baru, kami siap menjadi wadah di Bengkulu,” tutup Ekawati. (JUL)

Gubernur Helmi Hasan Serahkan Sembako dan Santunan, Ajak Masyarakat Seluma Perkuat Doa

Gubernur Helmi Hasan
Keterangan:

BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyerahkan bantuan paket sembako dan santunan kepada kaum dhuafa serta anak yatim di Kabupaten Seluma, Sabtu, 3 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Baitul Falihin Kabupaten Seluma.

Sebelumnya, usai melaksanakan salat Magrib, Gubernur Helmi Hasan bersama Bupati Seluma Teddy Rahman dan masyarakat mengikuti pembacaan Yasin serta doa bersama agar Kabupaten Seluma dan Provinsi Bengkulu senantiasa terhindar dari berbagai musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi Hasan menyampaikan bahwa meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bengkulu mengalami efisiensi, pembangunan di Bengkulu tetap berjalan melalui dukungan anggaran pemerintah pusat.

”APBD Bengkulu kita terkena efisiensi hampir Rp500 miliar. Namun, dana APBN dari pusat yang masuk ke Bengkulu lebih dari Rp2 triliun untuk pembangunan,” ujar Helmi.

Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan. Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya mencari sumber pembiayaan pembangunan melalui sinergi dengan pemerintah pusat.

Helmi juga mengapresiasi langkah Bupati Seluma Teddy Rahman yang dinilainya aktif memperjuangkan pembangunan bagi masyarakat Seluma.

”Seluma juga terkena efisiensi, tetapi Seluma punya bupati yang cekatan untuk mendapatkan bantuan pembangunan jalan dari pusat maupun dari provinsi,” katanya.

Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Kayu Elang yang direncanakan mulai dibangun tahun ini melalui kerja sama dengan anggota TNI.

Selain pembangunan infrastruktur, Helmi Hasan menegaskan perhatian pemerintah juga diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu agar terus memperluas bantuan kepada masyarakat kurang mampu.

”Kita mendorong Baznas Provinsi untuk dapat membantu masyarakat. Memang belum semuanya bisa terbantu, tetapi kita akan terus berupaya agar bantuan dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Helmi.

Sementara itu, Bupati Seluma Teddy Rahman menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Gubernur Bengkulu terhadap masyarakat Kabupaten Seluma.

”Alhamdulillah, Gubernur kita sangat memperhatikan pembangunan di Kabupaten Seluma tercinta,” jelas Teddy

Tentu sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seluma, Pemerintah Provinsi Bengkulu, pemerintah pusat, serta berbagai pihak dapat terus diperkuat, khususnya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Teddy juga mengapresiasi kegiatan doa bersama serta pemberian bantuan kepada kaum dhuafa dan anak yatim sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

”Gubernur selalu mengajak kita berdoa, bukan hanya untuk keselamatan dan keberkahan daerah, tetapi juga mengajak kita untuk terus peduli kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami sangat mengapresiasi perhatian dan kepedulian Gubernur Bengkulu kepada masyarakat Seluma,” tutup Teddy. (JUL/RLS)

Semarak Merah Putih Seluma Meriah dan Ramai, Helmi Hasan: Ekonomi Rakyat Bergerak

Semarak Merah Putih Seluma
Keterangan: Semarak Merah Putih Seluma Meriah dan Ramai, Helmi Hasan: Ekonomi Rakyat

BencoolenTimes.com – Semarak Merah Putih di Kabupaten Seluma berlangsung sukses, meriah dan dipadati masyarakat. Kegiatan yang digelar di halaman Masjid Agung Baitul Falihin Seluma, Sabtu, 3 Oktober 2026, menjadi momentum kebersamaan sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Bupati Seluma Teddy Rahman hadir langsung di tengah masyarakat. Berbagai rangkaian kegiatan membuat suasana semakin semarak dan mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Helmi Hasan mengatakan, Semarak Merah Putih bukan sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

”Kita ingin masyarakat bahagia, berkumpul, bersilaturahmi, dan yang paling penting ekonomi rakyat ikut bergerak. UMKM kita beri ruang, produk-produk masyarakat kita tampilkan, sehingga kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat,” ujar Helmi Hasan.

Menurut Helmi, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

”Semarak Merah Putih di Seluma sukses, meriah dan ramai. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah datang dan ikut menyukseskan kegiatan ini. Tahun depan, akan lebih meriah lagi!” teriak Helmi Hasan di hadapan masyarakat.

Bupati Seluma Teddy Rahman menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Semarak Merah Putih di Kabupaten Seluma.

Menurut Teddy, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk ikut terlibat, sekaligus menjadi hiburan bagi warga Seluma. Teddy juga mengapresiasi langkah Gubernur Bengkulu yang menghadirkan kegiatan Semarak Merah Putih di Kabupaten Seluma.

”Kami sangat mengapresiasi kegiatan Semarak Merah Putih ini. Masyarakat sangat antusias. Selain memberikan hiburan, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi UMKM dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Teddy.

Semarak Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi terus memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan di Provinsi Bengkulu. (JUL/RLS)

Begini Respon Pertamina Patra Niaga Terkait Heboh Warga Keluhkan Kualitas BBM

Begini Respon Pertamina
PERTAMINA: Begini Respon Pertamina Patra Niaga Terkait Heboh Warga Keluhkan Kualitas BBM yang sudah terjadi sejak beberapa hari belakangan. Baik yang dialami kendaraan Roda Dua (R2) maupun kendaraan Roda Empat (R4) di Bengkulu.

BencoolenTimes.com – Begini Respon Pertamina Patra Niaga Terkait Heboh Warga Keluhkan Kualitas BBM yang sudah terjadi sejak beberapa hari belakangan. Baik yang dialami kendaraan Roda Dua (R2) maupun kendaraan Roda Empat (R4) di Bengkulu.

Begini respon Pertamina Patra Niaga terkait heboh warga keluhkan Kualitas BBM di wilayah Bengkulu yang menyebabkan stamina atau tenaga kendaraan mereka menurun setelah mengisih BBM di SPBU.

Heboh warga keluhkan kualitas BBM di Bengkulu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel langsung menindaklanjuti informasi tersebut melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi.

Rusminto mengatakan, Pertamina Patra Niaga telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kendala tersebut, termasuk melakukan pengecekan terhadap produk serta proses penerimaan dan penyaluran BBM di SPBU.

‘’Saat ini proses pengecekan dan penelusuran masih berlangsung. Kami memastikan setiap informasi dan keluhan konsumen ditindaklanjuti dengan serius serta berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan,’’ ujar Rusminto.

Sebagai bagian dari tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga memastikan pengelola SPBU tetap menjalankan prosedur operasional standar (SOP) dalam penerimaan dan pembongkaran BBM, termasuk pemeriksaan rutin kualitas BBM pada tangki pendam serta menjaga aspek kualitas dan kuantitas (Quality & Quantity/QQ) dalam penyaluran kepada konsumen.

Pertamina Patra Niaga juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk mendata setiap keluhan yang disampaikan. Konsumen yang mengalami kendala setelah melakukan pengisian BBM di SPBU diimbau menyampaikan laporan dengan menyertakan informasi waktu transaksi, bukti pembelian, data kendaraan, serta informasi pendukung lainnya agar dapat ditelusuri dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga kualitas produk dan layanan serta memastikan setiap laporan konsumen mendapatkan penanganan sesuai ketentuan. Masyarakat juga dapat menyampaikan informasi maupun keluhan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.

Diberitakan sebelumnya, warga di Bengkulu, beberapa hari belakangan mengeluhkan kendaraan mereka yang harus dibawa ke Bengkulu setelah melakukan pengisian BBM di SPBU Kota Bengkulu.

Kendaraan yang mengalami kerusakan diduga karena kualitas BBM pertamina beberapa hari belakangan, dialami baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Bahkan ada yang kesal sampai menyebut minyak pertami ‘Bekas Goreng Ikan Asin’.(OIL)

Pasca Dilantik Presiden Prabowo, Kapolri Lakukan Rotasi

Pasca Dilantik Presiden
ROTASI: Pasca dilantik Presiden Prabowo, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran terhadap jajaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri.

BencoolenTimes.com – Pasca dilantik Presiden Prabowo, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran terhadap jajaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri.

Pasca dilantik Presiden Prabowo, Kapolri langsung melakukan rotasi besar-besaran yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Total terdapat 88 Pati dan Pamen yang mengalami mutasi, terdiri dari 78 perwira berpangkat jenderal dan 10 perwira berpangkat Komisaris Besar (Kombes).

Dari jumlah tersebut, 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru. Mutasi juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 posisi Kapolda di berbagai wilayah Indonesia.

Sejumlah jabatan strategis Mabes Polri ikut berganti, diantaranya Komjen Pol Asep Edi Suheri ditunjuk sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti menjadi Kabaintelkam Polri, dan Irjen Pol Asep Safrudin dipercaya sebagai Kabareskrim Polri.

Kemudian, Irjen Pol Hery Herjawan mendapat amanah sebagai Kabaharkam Polri, Irjen Pol Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri, serta Irjen Pol Andik Setiyono sebagai Astamarena Kapolri.

Mutasi juga menyentuh sejumlah Kapolda. Di antaranya Irjen Pol Dadang Hartanto menjadi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Arman Achdiat menjadi Kapolda Riau, Irjen Pol Hengki menjadi Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menjadi Kapolda Jawa Timur, serta Brigjen Pol Rony Samtana menjadi Kapolda Sumatera Selatan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

‘’Para pejabat yang mendapat penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan melanjutkan tugas yang telah berjalan,’’ harap Kadiv Humas.(OIL)

Heboh Warga Keluhkan Kualitas BBM Bengkulu, Ada yang Sebut ‘Mungkin Bekas Goreng Ikan Asin’

Heboh Warga Keluhkan
KELUHKAN: Heboh warga keluhkan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Bengkulu sejak beberapa hari belakangan, baik itu pengguna kendaraan Roda Dua (R2) atau motor, maupun pengguna kendaraan Roda Empat (R4).

BencoolenTimes.com – Heboh warga keluhkan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Bengkulu sejak beberapa hari belakangan, baik itu pengguna kendaraan Roda Dua (R2) atau motor, maupun pengguna kendaraan Roda Empat (R4).

Heboh warga keluhkan kualitas BBM di wilayah Bengkulu yang disampaikan melalui media sosial sejak beberapa hari belakangan. Lantaran kendaraan mereka, khususnya peforma kendaraan mereka yang menurun diduga karena kualitas BBM.

Heboh warga keluhkan kualitas BBM, fenomena tersebut tidak hanya memicu gangguan mesin ringan seperti hilang tenaga dan tersendat-sendat (mbrebet) saat pedal gas ditarik, tetapi juga mengakibatkan sejumlah kendaraan mogok total hingga harus masuk bengkel.

Salah seorang warga Kota Bengkulu mengungkapkan, mobil milik keluarganya mengalami kendala teknis serius setelah mengisi Pertalite di SPBU kawasan Lingkar Barat. Menurutnya, indikasi kerusakan sudah mulai terasa beberapa hari sebelumnya, sebelum akhirnya memuncak pada akhir pekan lalu.

‘’Mobil kata pak suami udah taraso dari sebelumnyo. Sabtu kemaren itu kejadiannyo, kak. Sudah dibawak ke bengkel, sudah dibongkar lah cabik kantong, masih jugo,’’ ujar warga tersebut.

Ia menjelaskan, penyebab pasti kelumpuhan mesin mobilnya baru terkuak setelah pihak mekanik membongkar komponen tangki dan sistem pembakaran.

‘’Kemaren pihak bengkel baru ngabari kalo bensinnya bermasalah. Ternyata bukan mobil kami aja, banyak motor dan mobil (lain) juga,’’ sebutnya.

Dampak buruk BBM diduga bermasalah ini juga membentur kalangan pekerja lapangan, termasuk insan pers. Seorang wartawan lokal yang menunggangi sepeda motor Honda Beat mengaku turut menjadi korban setelah mengisi BBM jenis Pertalite.

‘’Minggu ini sudah mengalami merebet, motor tidak ada tenaga saat tarik gas,’’ ungkap si wartawan.

Bahkan salah satu pengguna Media Sosial (Medsos) Facebook (FB) dengan nama akun Gidi Sport yang menyebut dirinya mengetahui sudah lebih dari 10 kasus terkait dugaan Kualitas BBM yang dibeli dari SPBU.

‘’Ini lebih 10 kasus, belum lagi yang sudah-sudah, dalam tiga hari ini mobil Bengkulu ini berjatuhan, ada indikasi minyak pertamina ini buruk,’’ sebut orang dalam video tersebut.

‘’Mase kasusnye same (masish kasusnya sama), jadi keluhan konsumen, macam kite (Kita), macam aku ni, makmane melapornyo ni (Bagaimana melaporkannya),’’ sambung orang dalam video tersebut.

Dirinya meminta agar pihak terkait seperti Polda Bengkulu untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan kualitas BBM Pertamina di Bengkulu.

‘’Tandekan kudai (tandai dulu) ke polda, ke bagian pemeriksaan kualitas minyak, kalu ade (kalau ada) cek dulu minyak pertamina neh, dak benar,’’ lanjut akun tersebut.

Ditambahkan pria dalam akun tersebut, akibat kendaraan harus dibawa ke bengkel, mereka ada yang terkena biaya Rp 400 ribu hingga Rp 700 ribu dan merasa dirugikan.

‘’Ado yang kene tujuh ratus (ada yang kena Rp 700 ribu), ade yang kene empat ratus (ada yang kena Rp 400 ribu), merugikan ini cek, ai mane die pule (Bagaimana ini), kalu (Kalau) minyak bekas goreng ikan masin titu,’’ imbuh pria tersebut.

Maraknya insiden ini memicu keresahan publik terkait standar pengawasan kualitas BBM yang didistribusikan ke masyarakat. Kendati demikian, pembuktian secara ilmiah masih bergantung pada pengujian sampel BBM di laboratorium independen atau instansi berwenang.

Merespons rentetan kerugian konsumen, warga mendesak Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Selatan bersama pengelola SPBU terkait untuk tidak bersikap pasif. Pihak berwenang diminta segera turun ke lapangan mengambil sampel BBM di SPBU Lingkar Barat guna diuji secara transparan.

Selain pengetatan mutu BBM, warga menuntut kejelasan mengenai skema pertanggungjawaban serta ganti rugi apabila hasil uji laboratorium membuktikan adanya pencemaran atau ketidaksesuaian spesifikasi pada BBM tersebut.(OIL)

Gubernur Bengkulu Bangun Jalan Loncor-Riak Siabun Sampai Pasar Ngalam

Gubernur Bengkulu Bangun
Keterangan: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melaksanakan titik nol pembangunan ruas jalan Loncor-Riak Siabun Sampai Pasar Ngalam

BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan membangun Jalan Loncor-Riak Siabun-Pasar Ngalam, Kabupaten Seluma. Pembangunan jalan tersebut dibuktikan dengan telah diresmikannya titik nol pembangunan langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso pada Sabtu sore, 3 Oktober 2026.

Helmi mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kebutuhan utama yang banyak disampaikan masyarakat saat dirinya bersama Mian berkeliling ke sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu. Kondisi jalan itu, menurutnya, menjadi salah satu harapan besar masyarakat yang harus segera ditangani pemerintah.

”Kami sudah berkeliling Provinsi Bengkulu. Infrastruktur jalan menjadi harapan besar masyarakat,” kata Helmi.

Untuk memastikan kebutuhan anggaran, Helmi mengaku telah memanggil Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu untuk mengetahui secara pasti kebutuhan anggaran dalam memperbaiki seluruh infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan.

Berdasarkan hasil perhitungan, pemerintah membutuhkan anggaran sekitar Rp2,5 triliun untuk memperbaiki seluruh infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Helmi mengatakan, kebutuhan anggaran yang cukup besar tersebut akan diupayakan melalui berbagai sumber pendanaan. Salah satunya dengan mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta program pemerintah pusat.

”Kita akan terus berusaha menggenjot APBD dan program-program dari pemerintah pusat agar kebutuhan anggaran ini dapat terpenuhi,” ujarnya.

Helmi menegaskan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan menjadi program prioritas selama lima tahun masa kepemimpinan. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi berada dalam kondisi yang lebih baik.

”Kami berkomitmen, dalam lima tahun kepemimpinan kami, perbaikan seluruh infrastruktur akan dituntaskan,” tegas Helmi. (RSL)

PT DDP Diduga Serobot Lahan Masyarakat, Warga Minta Pendampingan Hukum

PT DDP Diduga Serobot
Keterangan: Warga melapor ke kantor hukum RIKO PUTRA & REKAN

BencoolenTimes.com – PT DDP (Daria Dharma Pratama) diduga menguasai dan menggunakan lahan milik masyarakat di wilayah Bukit Harapan, Kecamatan Air Rami, Kabupaten Mukomuko, seluas sekitar 13.350 meter persegi. Hingga kini, persoalan tersebut belum menemui titik temu karena nilai ganti rugi yang ditawarkan perusahaan belum disepakati pemilik lahan.

Pemilik lahan, Ira Sari Muslimah bersama suaminya, Andesril, kemudian meminta pendampingan hukum setelah upaya penyelesaian melalui mediasi di Kantor Pertanahan (BPN) Mukomuko belum menghasilkan kesepakatan final.

Berdasarkan dokumen kepemilikan yang disampaikan kepada kuasa hukum, tanah tersebut tercatat dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 00004 dengan luas keseluruhan 17.280 meter persegi.

Dari total luas tersebut, sekitar 3.930 meter persegi disebut masih dikuasai pemilik, sedangkan sekitar 13.350 meter persegi lainnya diduga telah dikuasai dan/atau digunakan oleh PT DDP.

Menurut keterangan pihak pemilik, persoalan tersebut sebelumnya telah dibahas melalui mediasi di Kantor BPN Mukomuko. Dalam proses itu, terdapat dua opsi penyelesaian, yakni pengembalian lahan kepada pemilik atau pembayaran ganti rugi berdasarkan nilai yang disepakati kedua belah pihak.

Namun, hingga saat ini, penyelesaian melalui mekanisme ganti rugi belum tercapai. Nilai yang ditawarkan PT DDP disebut belum sesuai dengan harapan pemilik lahan sehingga belum memperoleh persetujuan.

Karena belum adanya kesepakatan, Ira Sari Muslimah dan Andesril meminta pendampingan COOLMAN 911 serta menunjuk Advokat Riko Putra, S.Ip., S.H., M.H., dari Kantor Hukum RIKO PUTRA & REKAN sebagai kuasa hukum.

Riko mengatakan, pihaknya akan mempelajari seluruh dokumen yang berkaitan dengan kepemilikan dan penguasaan tanah tersebut, termasuk sertifikat hak milik, data penguasaan lahan, hasil mediasi BPN, serta dokumen atau komunikasi mengenai tawaran ganti rugi.

”Kita akan mempelajari seluruh dokumen, termasuk SHM, data penguasaan tanah, hasil mediasi BPN, serta dokumen atau komunikasi terkait tawaran ganti rugi dari PT DDP,” ujar Riko, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Ia menegaskan, langkah hukum selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen dan fakta di lapangan.

”Pihak pemilik pada prinsipnya menginginkan agar penyelesaian dilakukan berdasarkan hak atas tanah, hasil mediasi, kondisi faktual di lapangan, serta kesepakatan yang adil bagi kedua belah pihak,” imbuhnya.

Riko menambahkan, pemilik lahan pada prinsipnya tetap membuka peluang penyelesaian melalui mekanisme ganti rugi apabila pengembalian lahan tidak dapat dilakukan. Namun, nilai dan ketentuan ganti rugi tersebut harus disepakati bersama.

Sementara itu, PT DDP belum memberikan keterangan atau klarifikasi mengenai dugaan penguasaan lahan maupun perbedaan nilai ganti rugi tersebut. Dengan demikian, informasi mengenai persoalan ini masih berdasarkan keterangan pihak pemilik lahan dan dokumen yang disampaikan kepada kuasa hukum.

COOLMAN 911 bersama Kantor Hukum RIKO PUTRA & REKAN menyatakan akan mengawal persoalan tersebut melalui jalur hukum guna mengupayakan penyelesaian sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (JUL)

Satpol PP Bengkulu Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam

Satpol PP Bengkulu Perketat
Keterangan: Tim gabungan perketat pengawasan tempat hiburan malam

BencoolenTimes.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan malam di kawasan Pantai Panjang dan sejumlah lokasi lainnya. Dalam razia gabungan pada Jumat malam, 2 Oktober 2026, petugas menemukan sejumlah botol minuman beralkohol berkadar tinggi yang tidak dilengkapi izin.

Razia tersebut dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang. Petugas menyasar tempat hiburan malam, tempat biliar, hingga warung remang-remang.

Minuman beralkohol yang ditemukan langsung diamankan sebagai bagian dari upaya penertiban dan pengawasan peredaran minuman beralkohol di wilayah Kota Bengkulu.

Selain memeriksa perizinan usaha dan peredaran minuman beralkohol, petugas juga mengecek identitas pengunjung untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan usia dan peraturan yang berlaku. Dalam razia tersebut, tidak ada pengunjung yang diamankan.

Sahat mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan pengendalian terhadap aktivitas tempat hiburan malam, bukan pelarangan terhadap usaha yang telah memiliki izin.

”Kami tidak melarang, tetapi melakukan pengawasan dan pengendalian. Ada ketentuan mengenai usia, tempat mengonsumsi, dan waktu kegiatan. Minuman beralkohol tidak boleh dikonsumsi di sembarang tempat, terutama tempat umum,” tegas Sahat.

Menurut dia, petugas juga telah memeriksa dokumen kegiatan dan perizinan tempat usaha. Pengelola diminta memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai ketentuan, termasuk batas waktu yang telah ditetapkan.

”Dokumennya sudah kami lihat. Untuk kegiatan ini ada batas waktu sampai pukul 03.00 WIB. Kami akan terus melakukan pengawasan dan melihat pelaksanaannya di lapangan,” ujarnya.

Sahat menegaskan, pengawasan tidak berhenti pada razia tersebut. Satpol PP bersama kepolisian akan terus melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi yang dinilai memerlukan pengawasan, terutama tempat hiburan malam dan lokasi yang berkaitan dengan peredaran minuman beralkohol.

”Bukan hanya malam ini. Kami akan terus bekerja dan melakukan pengawasan. Kami memiliki sumber daya untuk itu,” pungkas Sahat. (JUL)

Reward Kemendagri jadi Event Semarak Merah Putih di 10 wilayah Bengkulu

Reward Kemendagri
Keterangan: Pembukaan Semarak Merah Putih yang digelar di Kabupaten Bengkulu Utara

BencoolenTimes.com – Prestasi Provinsi Bengkulu di tingkat nasional tidak berhenti pada raihan penghargaan. Reward senilai Rp6 miliar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diwujudkan dalam rangkaian kegiatan Semarak Merah Putih yang digelar di 9 kabupaten dan 1 kota se-Provinsi Bengkulu.

Sebanyak 12 event digelar dengan menghadirkan artis nasional maupun lokal serta melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dengan total reward Rp6 miliar, secara rata-rata nilai tersebut setara sekitar Rp500 juta per event.

Rangkaian kegiatan Semarak Merah Putih tersebut akan terselenggara selama 10 hari, Konsep ini diharapkan tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan aktivitas usaha dan mendorong perputaran ekonomi daerah.

Menariknya, kegiatan tersebut bukan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan menggunakan reward dari Kemendagri yang diterima Provinsi Bengkulu setelah berhasil meraih Juara 1 Provinsi Terbaik dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026, kategori Pengendalian Inflasi dan Penurunan Pengangguran.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, penghargaan yang diterima pemerintah daerah harus dapat dikembalikan dalam bentuk manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

”Reward ini jangan hanya menjadi penghargaan. Kita ingin manfaatnya kembali kepada masyarakat. Masyarakat bergembira, UMKM bergerak, dan ekonomi masyarakat ikut berputar,” ujar Helmi saat membuka kegiatan, Jumat, 2 Oktober 2026.

Menurut Helmi, rangkaian Semarak Merah Putih menjadi momentum untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran UMKM dalam setiap kegiatan memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka kepada masyarakat.

”Yang penting masyarakat merasakan manfaatnya. Ada hiburan, ada UMKM yang berjualan, dan ada perputaran ekonomi,” katanya.

Kegiatan semakin semarak dengan kehadiran Ustaz Derry Sulaiman, Willie Salim, serta sejumlah artis lokal yang menghibur masyarakat.

Bupati Bengkulu Utara Arie Septiadinata mengapresiasi langkah dan ide Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang mengarahkan reward tersebut untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

”Ini sebuah ide dan langkah yang sangat baik dari Pak Gubernur. Reward yang diterima Provinsi Bengkulu tidak hanya menjadi sebuah penghargaan, tetapi dikembalikan dalam bentuk kegiatan yang bisa dinikmati masyarakat sekaligus menggerakkan UMKM dan perekonomian daerah,” ujar Arie.

Menurutnya, konsep tersebut memberikan manfaat ganda karena masyarakat mendapatkan hiburan, sementara pelaku UMKM memperoleh ruang untuk memasarkan produk dan meningkatkan transaksi.

”Kami tentu sangat mengapresiasi. Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk bergembira sekaligus memberikan dampak ekonomi. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Rangkaian Semarak Merah Putih di 10 daerah selama 10 hari ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat reward pemerintah pusat secara lebih luas kepada masyarakat Bengkulu. Tidak hanya menghadirkan hiburan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membuka ruang usaha dan menggerakkan ekonomi masyarakat di setiap daerah. (JUL/RLS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!