16.3 C
New York
Friday, May 15, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 2

Kuasa Hukum 13 Eks Karyawan PT RAA Ajukan Permohonan Eksekusi Putusan MA

Kuasa Hukum 13 Eks
Gambar: Kuasa Hukum 13 Mantan Karyawan PT RAA, Ilham Patahillah yang juga sebagai Vice President DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI) Pusat

BencoolenTimes.com — Kuasa hukum 13 mantan karyawan PT RAA, Ilham Patahillah, mengajukan permohonan eksekusi atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah terkait perkara Perselisihan Hubungan Industrial (PHI).

Permohonan eksekusi itu diajukan setelah pihak perusahaan dinilai belum menjalankan kewajiban pembayaran hak-hak pekerja sebagaimana tertuang dalam putusan MA Nomor 220 dan 221.

Ilham yang juga menjabat sebagai Vice President DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI) Pusat, mengatakan putusan tersebut mewajibkan PT RAA membayar uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, serta sisa upah kepada para mantan pekerja.

”Kami selaku kuasa hukum dari 13 mantan karyawan PT RAA secara resmi mengajukan permohonan eksekusi atas putusan yang telah berkekuatan hukum tetap,” kata Ilham dalam keterangannya, Senin, 11 Mei 2026.

Menurut dia, sebelumnya pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada PT RAA agar melaksanakan isi putusan secara sukarela. Namun, hingga kini perusahaan disebut belum menunjukkan itikad baik untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Ilham menegaskan, setiap putusan pengadilan yang telah inkrah wajib dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap hukum dan kewibawaan peradilan.

”Penegakan hukum harus tegas tanpa pandang bulu. Negara hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan ataupun kepentingan tertentu,” tegas Ilham.

Ia menambahkan, proses eksekusi diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan hukum demi memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi para pekerja.

Selain itu, menurut dia, pelaksanaan putusan pengadilan juga penting untuk menjaga marwah lembaga peradilan dan wibawa hukum di Indonesia. (JUL)

Dinas Dikbud Provinsi Siapkan Layanan Konsultasi Online

Dinas Dikbud Provinsi
PENERIMAAN: Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu sudah melakukan berbagai persiapan dalam rangka penerimaan serta didik baru tingkat SMA Sederajat Tahun Ajaran 2026/2027.

BencoolenTimes.com – Dinas Dikbud (Pendidikan dan Kebudayaan) Provinsi Bengkulu siapkan layanan dalam rangka pelaksanaan penerimaan murid baru jenjang SMA, SMK dan SLB Provinsi Bengkulu Tahun Ajaran 2026/2027.

Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu juga telah membuka pendaftaran kurasi prestasi bagi calon peserta didik dalam rangka penerimaan peserta didik baru tingkat SMA Sederajat Tahun Ajaran 2026/2027.

Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Provinsi Bengkulu, Zulhendri mengatakan, berbagai persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah dilakukan guna memastikan proses penerimaan berjalan lancar dan transparan.

”Untuk sosialisasi sudah kita laksanakan. Selain itu, kita juga menyediakan layanan konsultasi online dan aplikasi sudah bisa digunakan oleh calon murid untuk mulai mengisi serta memperbaiki data diri,” sampai Zulhendri.

Zulhendri menjelaskan, masyarakat yang membutuhkan informasi maupun konsultasi seputar SPMB dapat mengakses layanan resmi melalui s.id/spmbbengkulu.

Dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, Dikbud Provinsi Bengkulu menetapkan pembagian kuota penerimaan berdasarkan beberapa jalur. Untuk jalur prestasi dialokasikan sebesar 30 persen, jalur afirmasi 30 persen, jalur mutasi 5 persen, domisili berdasarkan jarak 25 persen, serta domisili TKA sebesar 10 persen.

Zulhendri menegaskan, seluruh tahapan penerimaan murid baru dilakukan secara terbuka agar masyarakat dapat memantau proses seleksi dengan mudah.

”Harapan kita proses SPMB tahun ini berjalan baik, transparan dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di Provinsi Bengkulu,” demikian Zulhendri.(OIL)

Satu Kelompok Gajah Sumatera di BAS Terpantau Drone Thermal Kemenhut

Satu Kelompok Gajah Sumatera
GAJAH: Satu kelompok Gajah Sumatera liar ini, tertangkap Drone Thermal Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI yang digunakan dalam kegiatan monitoring pada kawasan BAS Bengkulu.

BencoolenTimes.com – Satu kelompok Gajah Sumatera terpantau Sebanyak 17 ekor di kawasan Bentang Alam Seblat (BAS) yang merupakan salah satu hasil kegiatan Monitoring Gajah Sumatera di Provinsi Bengkulu.

Satu kelompok Gajah Sumatera liar ini, tertangkap Drone Thermal Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI yang digunakan dalam kegiatan monitoring pada kawasan BAS Bengkulu.

Kegiatan monitoring Gajah Sumatera liar di kawasan BAS dengan menggunakan Drone Thermal tersebut, dalam rangka upaya perkuat perlindungan populasi Gajah Sumatera liar.

Diketahui, kawasan wilayah BAS sendiri merupakan salah satu habitat penting bagi Gajah Sumatera yang keberlangsungannya terus menghadapi berbagai ancaman.

Upaya perlindungan dan konservasi satwa liar yang dilakukan Kemenhut melalui kegiatan monitoring lapangan dengan pemantauan kelompok gajah liar menggunakan teknologi Drone Thermal, menjadi metode pertama kali yang diterapkan di Kawasan BAS.

Dari hasil monitoring tersebut, teridentifikasi satu kelompok gajah liar berjumlah 17 ekor, yang terdiri dari 4 ekor anakan dan 13 ekor remaja hingga dewasa.

Keberadaan anakan dalam kelompok ini menunjukkan bahwa proses reproduksi dan regenerasi populasi masih berlangsung di habitat alami pada wilayah BAS.

Kegiatan monitoring ini menjadi sangat penting, terutama setelah adanya kejadian kematian 2 ekor gajah liar beberapa waktu lalu, serta sejumlah kasus kematian gajah yang juga pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya di kawasan BAS dan sekitarnya.

Berbagai peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa Gajah Sumatera masih menghadapi tekanan serius, baik akibat konflik manusia dan satwa liar, degradasi habitat, maupun ancaman lainnya.

Penggunaan drone thermal merupakan salah satu bentuk inovasi dan penguatan upaya konservasi yang dilakukan Kementerian Kehutanan dalam mendukung perlindungan gajah sumatera di habitat alaminya.

Teknologi ini memungkinkan proses pemantauan dilakukan secara lebih efektif pada area yang sulit dijangkau, sekaligus meminimalkan gangguan terhadap perilaku alami satwa liar.

Selain itu, data yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan langkah perlindungan dan pengelolaan habitat yang lebih tepat sasaran.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Agung Nugroho menyampaikan bahwa, keberhasilan monitoring ini menjadi langkah awal yang penting dalam penguatan upaya konservasi Gajah Sumatera di kawasan BAS.

‘’Penggunaan drone thermal dalam monitoring gajah liar di Bentang Alam Seblat merupakan terobosan baru yang sangat membantu tim di lapangan,’’ sampai Agung.

‘’Dari hasil pemantauan ini, kita dapat mengetahui secara langsung keberadaan kelompok gajah beserta struktur populasinya tanpa memberikan gangguan yang signifikan terhadap satwa. Ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Bengkulu dalam memperkuat perlindungan dan pelestarian gajah sumatera,’’ sambung Agung.

Agung mengungkapkan, bahwa kelompok yang berhasil dipantau tersebut baru merupakan satu dari beberapa kelompok gajah liar yang berada di kawasan BAS.

Oleh karena itu, kegiatan monitoring dan pengamanan habitat akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan seluruh kelompok gajah di Bentang Alam Seblat tetap terpantau dan terlindungi.

‘’Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga habitat gajah sumatera dan mendukung upaya konservasi yang sedang dilakukan. Keberadaan gajah sumatera merupakan bagian penting dari ekosistem hutan yang harus kita jaga bersama,’’ tambah Agung.

Kementerian Kehutanan mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung upaya pelestarian gajah sumatera beserta habitatnya, sehingga keberadaan satwa dilindungi tersebut dapat terus terjaga untuk generasi mendatang.(OIL)

Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu Perkuat Program Pelatihan SMK

Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu
RAPAT: Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Zulhendri saat mengikuti rapat koordinasi dan supervisi program pelatihan serta persiapan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Bengkulu di Lembaga Pelatihan Kerja Mulia Mandiri Abadi, Tasikmalaya, Jawa Barat.

BencoolenTimes.com – Dinas Dikbud (Pendidikan dan Kebudayaan) Provinsi Bengkulu akan terus meningkatkan upaya dan program Pelatihan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Bengkulu.

Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu, terus memperkuat program pelatihan SMK dalam rangka pemenuhan kebutuhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri, termasuk Negara Jepang.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Zulhendri saat mengikuti rapat koordinasi dan supervisi program pelatihan serta persiapan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Bengkulu di Lembaga Pelatihan Kerja Mulia Mandiri Abadi, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut membahas capaian program pelatihan siswa asal Provinsi Bengkulu yang tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan kerja, sekaligus sinkronisasi program lanjutan untuk penempatan tenaga kerja ke Jepang.

Zulhendri mengatakan para siswa peserta pelatihan mendapatkan pembekalan intensif selama enam hingga sepuluh bulan sebelum diberangkatkan bekerja ke Jepang.

‘’Kami terus memberikan semangat kepada anak-anak Bengkulu agar disiplin, rajin, dan taat selama mengikuti diklat. Program ini menjadi peluang besar bagi lulusan SMK Bengkulu untuk bekerja di luar negeri secara profesional,’’ ujar Zulhendri.

Menurutnya, Pemerintah Jepang menunjukkan ketertarikan besar terhadap tenaga kerja asal Bengkulu karena dinilai memiliki karakter ramah dan kemampuan vokal bahasa Jepang yang baik.

‘’Jepang sangat tertarik dengan anak-anak dari Bengkulu. Selain dikenal ramah, kemampuan bahasa Jepang mereka juga cukup baik,’’ kata Zulhendri.

Zulhendri menjelaskan, pada Juli 2026 mendatang direncanakan sebanyak 22 lulusan SMK asal Bengkulu akan diberangkatkan ke Jepang. Kemudian pada Oktober 2026 akan menyusul sebanyak 48 lulusan lainnya.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan delegasi Jepang ke Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu. Saat itu, delegasi melakukan pertemuan dengan Penjabat Sekda Bengkulu Herwan Antoni serta meninjau langsung sejumlah sekolah dan program vokasi di Kabupaten Rejang Lebong dan beberapa daerah lainnya.

Zulhendri menyebut program kerja sama tersebut telah berjalan selama tiga tahun dan saat ini melibatkan enam SMK di Provinsi Bengkulu.

‘’Kedepan Bengkulu diminta menyiapkan sekitar 600 anak. Setiap tahun selama 10 tahun untuk bekerja di Jepang akan kita siapkan. Ini peluang besar yang harus kita persiapkan dengan baik melalui pendidikan vokasi,’’ imbuh Zulhendri.(OIL)

Kunjungi Peserta Program Ausbildung Jerman, Begini Pesan Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu

Kunjungi Peserta Program Ausbildung
JERMAN: Kunjungi peserta Program Ausbildung Jerman, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Zulhendri, datang bersama Kabid SMK, Rainer Atu dan Kepala SMKN 1 Rejang Lebong, Asep Suparman.

BencoolenTimes.com – Kunjungi peserta Program Ausbildung Jerman, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Zulhendri datang bersama Kabid SMK, Rainer Atu dan Kepala SMKN 1 Rejang Lebong, Asep Suparman.

Kunjungi peserta Program Ausbildung Jerman asal Provinsi Bengkulu di Kantor PT. Cahaya Pendidikan International (Bright Education), Bandung Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu, Zulhendri menyampaikan beberapa pesan.

Dalam kunjungan itu, Zulhendri memberikan arahan dan motivasi kepada para lulusan SMA, SMK, MA hingga perguruan tinggi asal Provinsi Bengkulu yang tengah menjalani pelatihan bahasa Jerman level B1 sebagai persiapan mengikuti program Ausbildung di Jerman.

Berdasarkan data Dikbud Provinsi Bengkulu, sejak 2019 hingga 2026 sebanyak 69 pemuda asal Bengkulu telah berada di Jerman mengikuti program Ausbildung. Sementara saat ini terdapat 39 peserta lainnya yang sedang menjalani pelatihan bahasa Jerman di Bandung.

Ausbildung sendiri merupakan program pendidikan profesi di Jerman yang menggabungkan pembelajaran teori di kampus dan praktik langsung di industri selama tiga tahun. Setelah lulus, peserta dapat bekerja dan berkarier di Jerman sesuai bidang keahlian yang dipilih.

Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu, Zulhendri, menyebut para peserta yang lolos mengikuti program tersebut merupakan generasi pilihan yang harus memanfaatkan peluang dengan sungguh-sungguh.

‘’Kalian merupakan anak-anak hebat dan beruntung. Setiap tahun SMA di Bengkulu meluluskan sekitar 21 ribu siswa dan SMK sekitar 18 ribu siswa, namun kalian punya kesempatan untuk berkarier di Jerman,’’ sampai Zulhendri.

Zulhendri berpesan dan meminta seluruh peserta tetap disiplin belajar bahasa Jerman dan menjaga nama baik daerah maupun Indonesia saat berada di luar negeri.

‘’Harus semangat belajar bahasa Jerman dan jaga nama baik keluarga, daerah, dan bangsa Indonesia ketika di Jerman nanti. Semoga sukses dalam Ausbildung dan bekerja di Jerman,’’ pesan Zulhendri.

‘’Jangan lupakan orang tua dan kalau sudah sukses, harus ikut berperan bangun Provinsi Bengkulu,’’ pesan Zulhendri lagi.

Program pengiriman peserta Ausbildung ke Jerman tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja internasional bagi generasi muda Bengkulu.(OIL)

Bayi Dibuang Gunakan Kantong Plastik, Hebohkan Warga Kepahiang

Bayi Dibuang Gunakan Kantong
DIBUANG: Bayi dibuang gunakan kantong plastik, hebohkan warga Kabupaten Kepahiang, Minggu, 10 Mei 2026.

BencoolenTimes.com – Bayi dibuang gunakan kantong plastik, hebohkan warga Kabupaten Kepahiang, Minggu, 10 Mei 2026. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Bayi dibuang gunakan kantong plastik berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan sudah meninggal dunia tersebut, di temukan warga di wilayah Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang.

Peristiwa tersebut sontak mengusik ketenangan warga sekitar yang langsung berdatangan menuju lokasi. Warga menyebut, orang tua bayi tersebut begitu tega membuang bayi yang diduga baru dilahirkan tersebut dengan menggunakan kantong plasti.

Data terhimpun, bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan dalam kondisi meninggal oleh warga tersebut, diduga baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda melalui Kasat Reskrim, IPTU Bintang Yudha Gama membenarkan adanya penemuan bayi laki-laki yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Bermani Ilir.

‘’Betul, kita mendapatkan laporan adanya penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di wilayah Kecamatan Bermani Ilir dan masih dalam penyelidikan,’’ sampai Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim mengatakan, penemuan bayi tersebut bermula dari laporan masyarakat yang kemudian langsung ditindaklanjuti oleh pihaknya dengan mendatangi lokasi kejadian. Saat ditemukan, kondisi bayi berada di dalam kantong plastik dan sudah tidak bernyawa.

Personel mereka yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengevakuasi jasad bayi ke rumah sakit guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Personel Satreskrim Polres Kepahiang juga memastikan akan memeriksa sejumlah pihak terkait untuk mengungkap siapa pelaku maupun orang tua yang diduga tega membuang bayi tersebut.

‘’Jasad bayi yang ditemukan meninggal dunia tersebut sudah kita bawa ke rumah sakit. Selanjutnya untuk kepentingan penyelidikan, kita akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait,’’ kata Kasat Reskrim.

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif di balik dugaan aksi pembuangan bayi yang menghebohkan masyarakat Kecamatan Bermani Ilir.

Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat yang mempunyai informasi dan data terkait aksi kejam pembuangan bayi tersebut, bisa segera menyampaikan kepada pihak kepolisian, agar bisa membantu kasus ini bisa segera terungkap.(OIL)

Kecelakaan Lalulintas Diselesaikan Melalui Jalur Kekeluargaan

Kecelakaan Lalulintas Diselesaikan
KEKELUARGAAN: Kecelakaan Lalulintas diselesaikan  melalui jalan kekeluargaan yang terjadi di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Padang Ulak Tanding (PUT).

BencoolenTimes.com – Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) diselesaikan  melalui jalan kekeluargaan yang terjadi di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Padang Ulak Tanding (PUT).

Kecelakaan Lalulintas diselesaikan dengan jalur kekeluargaan, difasilitasi Perangkat Desa, Bhayangkara Pembina Keamananan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dengan menghadirkan kedua pihak.

Lakalantas ini sendiri terjadi pada Minggu Siang, 3 Mei 2026 sekitar Pukul 12.45 WIB di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau wilayah Desa Air Apo, Kecamatan Binduriang.

Lakalantas terjadi antara mobil Calya BG 1575 ZE yang dikendarai Aifan Arta dengan pejalan kaki bernama Sasa. Akibat kecelakaan tersebut, Sasa mengalami luka lecet di bagian wajah dan kaki.

‘’Dari hasil pertemuan di Polsek PUT, kedua belah pihak keluarga sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan,’’ sampai Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri.

Dilanjutkan Kasi Humas, kesepakatan lainnya, pengendara bersedia dan memberikan uang untuk biaya berobat kepada Sasa yang menjadi korban kecelakaan.

Kedua pihak juga sepakat, bahwa kejadia lakalantas yang mereka alami adalah murni musibah yang memang tidak diinginkan. ‘’Sehingga kedua pihak bersepakat juga menjalin hubungan kekeluargaan dan tidak akan saling tuntut secara adat maupun hukum yang berlaku,’’ lanjut Kasi Humas.

Kesepakatan damai kejadian lakalantas tersebut, menjadi salah satu bukti bahwa tidak semuanya harus saling tuntut atau diselesaikan melalui jalur hukum. Namun bisa juga diselesaikan secara kekeluargaan antara kedua pihak yang terlibat dalam kecelakaan.(OIL)

PLN Indonesia Power UPB Bengkulu Sosialisasi Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan

PLN Indonesia Power
SOSIALISASI: PLN (Perusahaan Listrik Negara) Indonesia Power UPB Bengkulu Unit PLTA Tes sosialisasikan kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ketahun.

BencoolenTimes.com – PLN (Perusahaan Listrik Negara) Indonesia Power UPB Bengkulu Unit PLTA Tes sosialisasikan kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ketahun.

PLN Indonesia Power UPB Bengkulu, Unit PLTA Tes melaksanakan kegiatan Sosialisasi RHL, dalam rangka penyusunan Rancangan Teknis RHL T-1 seluas 180 hektare. Kegiatan ini dilaksanakan dan dipusatkan di Gedung Serba Guna PT. PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Unit PLTA Tes.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Bukit Daun, Manager Unit PLTA Tes, Kepala Seksi PEVDAS BPDAS Ketahun dan Kepala Seksi RHLDAS BPDAS Ketahun.

Serta dihadiri juga, Kepala Seksi PKDAS BPDAS Ketahun, Kepala Kecamatan Rimbo Pengadang dan Kelompok Tani Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong.

Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya angka degradasi hutan yang masih menjadi isu prioritas nasional. Tingginya tekanan terhadap kawasan hutan di Provinsi Bengkulu, seperti deforestasi dan alih fungsi lahan, telah menyebabkan penurunan tutupan hutan dalam sepuluh tahun terakhir.

Selain itu, penurunan luas kawasan hutan yang signifikan turut berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan hidup di sebagian besar wilayah Bengkulu.

Melalui kegiatan ini, BPDAS Ketahun sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bersama PT PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Unit PLTA Tes, berkomitmen untuk mendukung upaya rehabilitasi hutan dan lahan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam penyusunan rancangan teknis rehabilitasi yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan fungsi daerah aliran sungai, serta mendukung konservasi tanah dan air di wilayah Bengkulu.

Diharapkan melalui sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, pelaksanaan program rehabilitasi hutan dan lahan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat sekitar.(OIL)

Pengurus IKAPPABASKO Bengkulu 2026–2031 Resmi Dilantik, Perkuat Persatuan dan Kontribusi Perantau Minang

Pengurus IKAPPABASKO
Gambar: Pelantikan pengurus IKAPPABASKO Bengkulu

BencoolenTimes.com – Pelantikan Pengurus dan Bundo Kanduang Ikatan Keluarga Padang Panjang, Batipuh X Koto (IKAPPABASKO) Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 berlangsung khidmat di Gedung Balai Buntar Bengkulu, Sabtu, 9 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan, silaturahmi, serta kontribusi masyarakat perantau Minang di Provinsi Bengkulu.

Acara pelantikan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly bersama istri, dr. Dwinanda, Ketua Umum DPP IKAPPABASKO Chairul Alfi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu, kepala instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Suasana acara semakin semarak dengan penampilan tari tradisional Minangkabau yang menambah nuansa budaya dan mempererat rasa kebersamaan antarpeserta yang hadir.

Ketua IKAPPABASKO Provinsi Bengkulu, Swifanedi, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kekompakan dan mempererat silaturahmi warga perantau Minang di Bengkulu. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP IKAPPABASKO, Chairul Alfi, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan sebagai kunci menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing di masa depan.

”Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan, seluruh elemen masyarakat diharapkan memiliki daya tawar yang kuat kepada pemerintah daerah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta mengejar ketertinggalan dari daerah lain,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar IKAPPABASKO atas kontribusinya dalam pembangunan daerah serta pelestarian nilai-nilai budaya Minangkabau di Bengkulu.

Menurutnya, organisasi seperti IKAPPABASKO memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai wadah silaturahmi masyarakat perantauan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Ia menambahkan, nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam membangun kehidupan yang harmonis, religius, dan penuh kebersamaan.

Herwan berharap pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mempererat solidaritas antarwarga, membina generasi muda, serta terus bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan sosial, budaya, pendidikan, dan ekonomi masyarakat Bengkulu.

”Perbedaan suku, budaya, dan latar belakang bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru keberagaman merupakan kekuatan besar dalam membangun Provinsi Bengkulu yang lebih maju,” tuturnya.

Mengusung tema “Dedikasi untuk Organisasi, Bhakti untuk Negeri”, IKAPPABASKO Bengkulu berkomitmen menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan antaranggota demi mendukung kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (JUL/RMC)

Bandara Fatmawati Segera Milik Garbarata, Janji Gubernur Helmi Berlahan Terwujud

Bandara Fatmawati
Gambar: Garbarata tiba di Bandara Fatmawati

BencoolenTimes.com – Wajah baru Bandara Fatmawati Soekarno perlahan mulai terlihat. Salah satu fasilitas modern berupa garbarata akhirnya tiba di bandara kebanggaan masyarakat Bumi Merah Putih tersebut pada Kamis malam, 7 Mei 2026.

Kedatangan garbarata ini sekaligus menjadi bagian dari realisasi janji Helmi Hasan yang disampaikan sesaat setelah dilantik sekitar satu tahun lalu. Saat itu, Helmi Hasan menyampaikan komitmennya menghadirkan fasilitas garbarata di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

”Insya Allah minta doanya tahun ini Bandara Fatmawati Soekarno, yang merupakan bandara kebanggaan masyarakat Bumi Merah Putih, akan hadir garbarata,” ujar Helmi Hasan kala itu.

Garbarata merupakan fasilitas penghubung langsung antara ruang tunggu penumpang dengan pintu pesawat, yang selama ini belum dimiliki Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta pelayanan bagi penumpang pesawat.

General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Muhamad Haekal mengatakan, garbarata tersebut merupakan bagian dari proyek pembangunan terminal baru yang saat ini masih terus berjalan. Menurutnya, pengembangan terminal dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan transportasi udara di Bengkulu.

Selain pembangunan fisik, proses pengerjaan proyek juga mendapat pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Bengkulu agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai aturan dan target yang telah ditetapkan.

”Pendampingan dilakukan supaya pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan,” kata Haekal.

Meski progres detail pembangunan terminal belum diketahui secara pasti oleh pihak bandara cabang karena proyek berada di bawah kendali Angkasa Pura pusat, namun terminal baru beserta garbarata ditargetkan mulai dapat difungsikan pada akhir kuartal ketiga atau awal kuartal keempat tahun ini.

Selain terminal baru dan garbarata, kawasan bandara saat ini juga tengah dilakukan pemindahan menara pengatur lalu lintas penerbangan oleh AirNav Indonesia.

Dengan berbagai pengembangan tersebut, Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu diharapkan semakin modern dan mampu memberikan pelayanan penerbangan yang lebih nyaman bagi masyarakat Bengkulu maupun pengguna jasa transportasi udara dari luar daerah. (JUL/RMC)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!