Dewan Minta Pemprov Dukung Penuh Atlet PON

Edwar Samsi, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

BencoolenTimes.com, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Edwar Samsi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bertanggungjawab dengan anggaran pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 Papua.

Edwar meminta Pemprov mendukung penuh para atlet yang berlaga di even nasional tersebut baik kebutuhan fasilitas, maupun reward yang dijanjikan. Tercatat ada 28 atlet dari 14 cabang olahraga siap berkompetisi mengeluarkan segenap jiwa raga untuk menorehkan prestasi yang membanggakan Provinsi Bengkulu.

Seluruh masyarakat Bengkulu tentunya menunggu terlaksananya event olahraga bergengsi tersebut, dan berharap atlet yang mewakili Provinsi Bengkulu dapat kembali pulang dengan membawa medali kemenangan.

“Harapan kami atlet yang berangkat bisa membawa pulang medali emas dan prestasi membanggakan lainnya,” kata Edwar yang juga Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Edwar Samsi, Kamis (09/09/2021).

Edwar mengatakan, atlet-atlet yang diberangkatkan mayoritas sudah menorehkan medali dalam kejuaraan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil), sehingga dirinya berharap akan hasil yang memuaskan.

“Walaupun saingan dari berbagai provinsi cukup berat, harapan kami para atlet bisa mendapatkan medali emas karena banyak dari mereka yang sudah berpengalaman di ajang Porwil dan olahraga bergengsi lainnya,” sampai Edwar.

Selain itu, karena keberangkatan dan akomodasi kontingen menggunakan dana APBD, dirinya mengingatkan agar anggaran yang ada harus bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya. Sehingga dana yang dikeluarkan pemerintah provinsi sebanding dengan capaian yang didapat.

“Untuk mencapai prestasi tertinggi dari PON harus ada tanggung jawab dalam penggunaan dana yang ada, tentunya segala hal harus dioptimalkan,” tegas Edwar.

Pada ajang PON Papua 24 September mendatang, Pemerintah Provinsi Bengkulu memberangkatkankan 28 atlet bersama 14 pelatih serta tim pendukung lainnya menuju kejuaraan nasional.(PPJ)