BencoolenTimes.com – Pasar Tradisional Modern (PTM) beberapa waktu lalu sudah resmi di launching Bupati Lebong Kopli Ansori. Sembari menunggu tuntasnya para pedagang melakukan relokasi dari lokasi sementara ke PTM, Dinas Perindagkop dan UKM sudah menyiapkan program Makan Asyik dan Santai di Tengah Jalan (Masdilan).
Masdilan sendiri, konsepnya berupa pusat kuliner malam hari di Kabupaten Lebong yang lokasinya berada di seputaran PTM yang selama ini, jika siang hari menjadi lokasi pasar tradisional. ‘’Kita jadikan PTM ini konsepnya beroperasi siang dan malam. Siang PTM dan malam harinya bisa menjadi pusat kuliner,’’ terang Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Lebong, Mahmud Siam disela-sela kegiatannya memantau realokasi pedagang ke PTM.

Mereka berharap, sampai Mahmud, pedagang bisa segera menyelesaikan relokasi dan penempatan atau pengisian PTM. Sehingga aktivitas perdagangan sekaligus perekonomian bisa dilaksanakan sesuai dengan harapan. ‘’Kalau penempatan pedagang dan realokasi selesai, kita bisa segera jalan, termasuk rencana program Masdalin tersebut,’’ sampai Mahmud.
Dilanjutkan Mahmud, untuk memaksimalkan kegiatan program Masdalin, mereka juga akan berkoordinasi dengan bidang perhubungan dan Satlantas Polres Lebong untuk rekayasa lalulintas saat malam hari. ‘’Kita rencananya akan membuat skenario penutupan jalan utama di Kelurahan Pasar Muara Aman, persisnya di pertigaan depan Masjid Jamik Al Azhar, usai memasuki waktu salat Maghrib. Agar kegiatan Masdalin dan Pusat Kuliner malam hari di sekitar PTM bisa terlaksana dengan baik,’’ lanjut Mahmud.

Ditambahkan Mahmud, dengan upaya program tersebut, diharapkan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha kuliner malam hari. ‘’Mudah-mudahan bisa sesuai rencana dan saat ini kita juga sedang menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung program Masdilan. Sembari menunggu relokasi para pedagang ke lokasi PTM tuntas dilaksanakan,’’ demikian Mahmud.
Disi lain, hingga kemarin, para pedagang masih terus melakukan pemindahan barang-barang dari lokasi lama atau sementara menuju kios PTM. Diketahui, untuk lantai 1 PTM disepakati untuk pedagang sentra pecah belah, termasuk pedagang alat elektronik, keramik, alat rumah tangga, dan kebutuhan rumah tangga.
Kemudian, untuk lantai 2 khusus untuk pakaian, tekstil dan dagangan sejenis lainnya. Lalu, untuk lantai 3 khusus untuk sentra perhiasan, permainan anak-anak dan oleh-oleh untuk UMKM. Sedangkan lantai 4 rencananya khusus untuk pedagang kuliner.(OIL)



