Home Hukum Soal Dugaan Keterlibatan Pejabat Bengkulu Dalam Kasus Benur, Pimpinan KPK Bilang Begini

Soal Dugaan Keterlibatan Pejabat Bengkulu Dalam Kasus Benur, Pimpinan KPK Bilang Begini

Alexander Marwata

BencoolenTimes.com, – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap ekspor benur atau benih lobster yang menjerat mantan menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edy Prabowo dan kawan-kawan.

Diketahui, dalam pengusutan kasus ini, tim penyidik KPK juga telah memeriksa sejumlah pejabat Bengkulu diantaranya, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Bupati Kaur Gusril Pausi, Kepala Bapeda Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kaur Edwar Hepi.

Para pejabat Bengkulu tersebut diperiksa sebagai saksi dari tersangka Suharjito selaku Direktur Utama PT. Dua Putra Perkasa yang diketahui memiliki tambak di Kabupaten Kaur dan diduga merupakan pemberi suap Edy Prabowo dalam perizinan ekspor benur lobster.

Mengenai dugaan keterlibatan pejabat Bengkulu dalam kasus rasuah tersebut, Pimpinan KPK Alexander Marwata di Bengkulu, Selasa (6/4/2021) mengatakan, hingga kini dirinya belum menerima laporan perkembangan penyidikan dari penyidik KPK terkait dugaan suap perizinan benur di Provinsi Bengkulu.

“Kalau terkait dengan ekspor lobster tentu saja itu kan, inikan yang sudah kita naikkan perkaranya kan sudah kita umumkan. Perkembangan penyidikanya tentu ini masih dilakukan oleh para penyidik, kalau di pimpinan itu belum ada perkembangan lebihlanjut terkait penanganan lobster selain yang sudah kita umumkan ke masyarakat. Perkembangannya sejauh mana, menyangkut siapa saja itu penyidik,” kata Alexander Marwata. (Bay)