9.2 C
New York
Tuesday, March 10, 2026

Buy now

spot_img

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi tegaskan Realisasi Keuangan TA 2025 Jangan Ada Silpa

BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, tegaskan realisasi keuangan Tahun Anggaran (TA) 2025 jangan sampai ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA).

Walikota Dedy secara tegas, meminta realisasi keuangan TA 2025 harus terserap maksimal sehingga tidak boleh ada SILPA. Ini disampaikan dihadapan seluruh Kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat rapat evaluasi capaian realisasi anggaran pemerintah Kota Bengkulu TA 2025, di Kantor Walikota Bengkulu, Rabu, 30 April 2025.

‘’Anggaran tahun 2025 wajib semuanya terserap. Persiapkan dari sekarang, jangan waktu last minute (menit terakhir) di Triwulan III atau IV, nanti semuanya menumpuk,’’ tegas Walikota Dedy.

‘’Untuk di Kota Bengkulu, saya tegaskan tidak boleh ada Silpa,’’ sambung Walikota Dedy kembali menegaskan.

Walikota Dedy memahami, mungkin ada beberapa hal tak terduga yang menjadi kendala dalam penyerapan anggaran. Namun, pemerintah telah menyiapkan solusi agar semua tetap terserap maksimal.

Baca Juga  Pemkot Bengkulu Alokasikan Rp200 Miliar Percepatan Pembangunan Infrastruktur 2026

‘’Memang dalam perjalanan itu mungkin ada hal-hal tak terduga seperti keterbatasan tenaga kerja untuk PPTK. Maka itu, Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) ini dievaluasi,’’ sebut Walikota Dedy.

‘’Misal ada yang tidak mau jadi bendahara karena takut mengelola keuangan seperti ini, kita cari yang lain, kita bantu. Tapi misal ada Kepala OPD tidak mau belanja karena takut, berarti beliau tidak cocok menjadi Kepala OPD,’’ lanjut Walikota Dedy.

Walikota Dedy sangat menyayangkan ada beberapa OPD dan Kelurahan yang tidak melakukan penyerapan anggaran dalam artian gagal untuk menggunakan dana yang telah dialokasikan dalam anggaran.

Baca Juga  Didukung Walikota, Pentas Ekspresi Anak Meriahkan Mega Mall Bengkulu

‘’Ada OPD, dua tahun nongkrong dana disana. Ada juga kelurahan tidak membelanjakan sama sekali,’’ ungkap Walikota Dedy.

Hal ini tentu tidak sejalan dengan upaya Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing untuk memajukan Kota Bengkulu.

‘’Saya ingin sprint, yang mau berlari ayo ikut, yang enggak mau jangan menghalangi. Apalagi sampai narik dari belakang,’’ tutur Walikota Dedy.

Walikota Dedy kembali mengingatkan, dirinya bersama Wawali Ronny memiliki janji politik yang harus ditunaikan untuk kebahagiaan di tengah masyarakat.

‘’Saya punya janji politik, Saya menawarkan porgram pada rakyat, itu harus kami laksanakan. Kami punya tim work yang besar, mulai Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat dan Lurah itu harus seiring sejalan dengan perintah top leader (Walikota – Wawali),’’ ucap Walikota Dedy.

Baca Juga  Walikota Dedy Wahyudi Optimis, Kota Bengkulu Tinggal Tunggu Momentum Akan Melesat

Walikota Dedy kembali menegaskan, apabila ada OPD yang tidak membelanjakan atau menyerap anggaran dengan baik. Silahkan laporkan langsung ke Walikota Bengkulu.

Terkait hal ini, Walikota Dedy juga meminta tim Tepra menargetkan serapan anggaran per tri wulan dan dilaporkan langsung saat rapat evaluasi tepra per tri wulannya. ‘’Harus ada target, buat grafiknya, karena kerja harus ada hasil dan Kerja tidak akan capek karena ada targetnya jelas,’’ pinta Walikota Dedy.

Sebagaimana diketahui, saat ini serapan APBD tahun 2025 baru terserap sebesar 16.11 persen, atau Rp 224 miliar, sementara APBD tahun 2025 sekitar Rp 1,4 triliun.(JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!