28.8 C
New York
Friday, June 19, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1700

Januari, Bank Bengkulu jadi Syariah

Walikota Bengkulu, Helmi Hasan bersama komisaris Bank Bengkulu saat diwawancara awak media

BencoolenTimes.Com, – Usulan Walikota Bengkulu, H Helmi Hasan, SE agar Bank Bengkulu menjadi syariah sebentar lagi akan terwujud. Ini setelah ada kesepakatan para pemegang saham Bank Bengkulu yang menyetujui Bank Bengkulu berganti baju dari sistem konvesional menjadi bank Syariah.

“Pemerintah kota memang jauh-jauh hari telah mengusulkan agar Bank Bengkulu menjadi syariah. Alhamdulillah usulan ini disetujui para pemegang saham (gubernur, bupati/walikota). Saya dapat kabar dari walikota yang baru saja menghadiri acara gathering pemegang saham Bank Bengkulu di hotel Aston,” ujar Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM.

Seperti diketahui, tanggal 16 Oktober yang lalu, Walikota dan Wawali mendatangi Kantor Pusat Bank Bengkulu. Saat itu, Walikota meminta agar Direksi Bank Bengkulu mengkaji dan mengusulkan Bank Bengkulu berganti dari pola konvensional ke syariah. Sebab, sudah ada beberapa BPD yang telah berganti menjadi syariah. Seperti Bank Aceh, Bank NTB dan BPD Sumbar.

Atas usulan ini Gubernur Rohidin yang diwawancarai media beberapa waktu lalu ikut menyetujui usulan Pemkot. Begitu pun bupati daerah lain juga menyetujui usulan menjadi syariah.

Pada saat rapat pemegang saham sempat terjadi pembahasan yang cukup alot. Beberapa pemegang saham mengusulkan agar menunggu Bank Bengkulu menjadi BUKU (Bank Umum Kelompok Usaha) 2. Bank BUKU 2 mensyaratkan modal inti Rp 1 – 5 Triliun. Sementara Bank Bengkulu masih BUKU 1 (modal kurang 1 triliun).

“Kami dari pemerintah kota keberatan kalau harus menunggu Bank Bengkulu BUKU 2. Karena akan butuh waktu bertahun-tahun untuk mencapai modal inti Rp 1 Triliun. Pak Wali tetap ngotot agar Bank Bengkulu jadi syariah. Dan tidak ada syarat untuk menjadi syariah harus BUKU 2. Setelah sempat alot, Alhamdulillah semua pemegang saham akhirnya setuju,” ungkap Dedy.

Pada saat itu, Walikota Bengkulu, Helmi Hasan bahkan sempat mengancam akan menarik diri sebagai pemegang saham dan akan memindahkan kas Pemda Kota jika Bank Bengkulu tidak berganti Bank Syariah.

Perubahan Bank Bengkulu jadi syariah ini mendapat respon positif dari masyarakat. Termasuk karyawan Bank Bengkulu. Bahkan sejumlah karyawan/ti Bank Bengkulu ada yang mengundurkan diri karena bertentangan dengan keyakinannya bekerja di bank konvensional.

Dengan pergantian sistem syariah ini diyakini akan membuat karyawan lebih tenang bekerja dan masyarakat juga akan merasa nyaman dalam menabung atau bertransaksi. (**)

Wawali Serahkan Bantuan Sajadah ke Masjid Nurul Iman Rawa Makmur

BencoolenTimes.Com, – Dalam rangka “Gerakan Sejuta Sajadah” yang di inisiasi oleh COO Bencoolen Mall, Irwandi Putra, Kamis (27/12/2018), Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi ikut menyerahkan sajadah ke Masjid Nurul Iman, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangkahulu.

Dalam kesempatan ini, Wawali didampingi Rektor Unihaz Bengkulu, DR.Ir.Yulfiperius.

Disampaikan Dedy Wahyudi, Gerakan Sejuta Sajadah ini merupakan komunitas yang saat ini sudah direspon oleh masyarakat Bengkulu. Terbukti, dengan donasi yang masuk ke rekening Gerakan Sejuta Sajadah selalu bertambah.

“Awal gerakan ini digagas oleh sahabat saya Irwandi putra yang juga COO Benmall, Pihan Pino (GM RBTV), dan Susanto (BETV). Karena ini komunitas yang positif, maka pihak Pemerintah Kota Bengkulu akan selalu mendukung kegiatan komunitas ini,” ucapnya, dihadapan Pengurus Masjid Nurul Iman.

Dedy menambahkan, minggu lalu hatinya tergugah lantaran ada salah satu warga yang kehidupan nya menengah kebawah dan bertanya kepada dirinya, “apakah boleh saya menyumbang untuk gerakan sejuta sajadah ini pak? uang saya hanya Rp. 10 ribu untuk menyumbang,” ungkap Dedy saat menirukan kata-kata tersebut.

Mendengar pertanyaan itu, sambung Dedy, “hati saya langsung tergugah. Orang yang kehidupannya biasa-biasa aja mau untuk menyumbang, apa lagi kita yang punya rezeki berlebih,” tambahnya.

Dikatakan Dedy, nantinya ia akan mengimbau ASN di jajaran Pemerintah Kota Bengkulu untuk menyisihkan sedikit rezekinya, ikut memberikan donasi ke rekening Gerakan Sejuta Sajadah.

Selain itu, Rektor Unihaz, DR.Ir.Yulfiperius yang hadir dalam Gerakan Sejuta Sajadah ini mengatakan pihaknya turut mendukung program gerakan ini.

“Kita akan mengajak dosen dan mahasiswa yang ada di Unihaz turut andil dalam gerakan ini,” ujarnya.

Disamping itu, penggagas Gerakan Sejuta Sajadah, Irwandi Putra memaparkan donasi yang telah masuk ke rekening Gerakan Sejuta Sajadah, total semuanya sebesar Rp. 22.656.740.

“Sajadah yang telah kita keluarkan 20 gulung. Minggu lalu 10 gulung di Masjid Nurul Huda Penurunan, hari ini 10 Gulung di Masjid Nurul Iman Rawa Makmur,” paparnya.

Kata Irwandi, hingga hari ini total yang sudah di serahkan Rp. 9.140.000, dan menyisahkan donasi sebesar Rp. 13.516.740.

“Saldo rekening Gerakan Sejuta Sajadah saat ini, nantinya akan di pertanggung jawabkan untuk memberi bantuan ke masjid lainnya,” tutup Irwandi. (Ros)

Jelang Pemilu 2019, PWI Provinsi Gelar Diklat Wartawan

BencoolenTimes.Com, – Guna menghadapi Pemilu 2019, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkulu mengadakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) wartawan yang berlangsung di Extra Hotel Bengkulu, Kamis (27/12/2018).

Diklat yang diadakan PWI Provinsi Bengkulu ini diikuti 50 peserta dari insan media yang tergabung dalam PWI Bengkulu dengan mengangkat tema “Penguatan Pers Dalam Menghadapi Pemilu 2019”.

Kabid Hubungan Media TIK Kominfo dan Statistik Provinsi Bengkulu, Putut Eko Pramono menyampaikan kata sambutan Gubernur Bengkulu H. Rohidin Mersyah, yang berhalangan hadir.

Dalam kata sambutan tersebut, Gubernur Bengkulu memohon maaf tidak bisa hadir pada acara Diklat yang di adakan PWI.

Kemudian, Gubernur Bengkulu menyerukan agar insan pers yang tergabung dalam PWI Provinsi Bengkulu hendaknya nanti saat pemilu menyajikan berita yang berimbang dengan tidak menyajikan berita yang bersifat hoax.

“Wartawan yang ada di Provinsi Bengkulu harus memiliki standar kompetensi, sehingga berita yang ada sifatnya sudah benar sesuai kode etik jurnalisitik,” ucap Putut saat membacakan sambutan gubernur.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Sahyarudin menyampaikan kegiatan ini sangatlah penting untuk insan pers yang ada di Bengkulu dalam menghadapi pemilu 2019 nantinya.

“Wartawan yang ada di Bengkulu untuk tidak memihak siapapun, serta harus mematuhi kode etik yang menjadi cerminan pers,” imbuhnya.

Terhimpun, dalam acara Diklat yang diadakan PWI ini hadir sebagai pembicara yakni Ketua KPU Provinsi Bengkulu,Irwan Syahputra, Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu, Ediansyah Hasan, Praktisi Pers, Purnama Sakti, dan Akademisi, Azhar Marwan. (Ros)

Pertama di Bengkulu, “Kampung Durian” Hadir di Bencoolen Mall

BencoolenTimes.Com, – Salah satu mall terbesar di Bengkulu, Bencoolen Mall (BenMall) kembali hadir memberikan konsep terbaiknya bagi pengunjung setia.

Kali ini, berlangsung di Pelataran Belakang BenMall, Rabu (26/12/2018) sore digelar Soft Opening Festival Kampung Kuliner yang bertemakan “Kampung Durian”.

Tim kreatif BenMall, Wiji Lestari mengatakan kegiatan ini merupakan event rutin BenMall, dan juga kampung kuliner yang ke- 4 dengan tema Kampung Durian.

Disampaikan Wiji, pihaknya mengadakan acara rutin kampung kuliner untuk mewadahi para pelaku yang telah tergabung untuk tetap beraktifitas.

“Kampung Durian ini kita adakan untuk masyarakat Bengkulu yang hobi makan durian dari tanggal 26 – 30 Desember, karena kita melihat antusiasme masyarakat Bengkulu yang cinta buah durian,” ujarnya.

Di kampung durian ini, sambung Wiji, pihaknya menyajikan beragam macam makanan olahan dari durian, seperti Pempek Panggang Master Sambal yang terbuat dari olahan durian, dan juga Ayam Baick nya pun menggunakan olahan dari durian.

“Ada sekitar 8 pedagang durian yang akan berjualan di BenMall. Jadi masyarakat Bengkulu bisa membeli durian di mall, dengan harga bersaing sama penjual durian yang berada di luar Benmall,” tutupnya. (Ros)

Boikot Tahun Baru 2019, Wawali Kumpulkan Tokoh Agama

BencoolenTimes.Com, – Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengumpulkan dan mengajak Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Bengkulu untuk “memboikot” tahun baru yang identik dengan hura-hura, dengan cara memakmurkan rumah ibadah. Rabu (26/12/2018).

Pemboikotan tersebut guna menindaklanjuti Surat Imbauan Walikota Bengkulu tentang Malam Pergantian Tahun Baru.

“Saya minta dan mengajak warga Kota Bengkulu untuk melaksanakan imbauan walikota dengan memakmurkan masjid pada malam pergantian tahun. Tsunami di Banten menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” imbaunya.

“Apakah kita tetap nekat merayakan tahun baru di pantai dengan hura-hura dan maksiat?,” tanya Wawali dihadapan tokoh agama Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu.

Kata Dedy, dirinya minta maaf sebelumnya kepada semua tokoh agama yang hadir hanya mengundang lewat WhatsApp, dan terimakasih atas kehadirannya.

“Menurut saya ini mendesak dan urgent. Sudah cukup kejadian di Palu, Lombok dan Banten menjadi pelajaran bagi kita,” ungkapnya.

Adapun hasil dari rapat FKUB yang dipimpin Wakil Walikota Bengkulu, diantaranya:

1. Menyerukan seluruh warga Kota Bengkulu untuk melaksanakan imbauan walikota agar malam pergantian tahun baru diisi dengan cara memakmurkan seluruh rumah ibadah, mulai dari Masjid, Gereja, Vihara, Pura dan Klenteng.

2. MUI, IKMI dan Kemenag Kota membuat Surat Imbauan kepada seluruh Khatib Jum’at agar menyampaikan kepada umat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan cara berzikir dan berdoa di masjid masing-masing.

3. Khusus ASN Pemda Kota Bengkulu diimbau agar menghadiri doa, zikir dan ibadah bersama pada malam pergantian tahun di Masjid Akbar At Taqwa.

4. Menginstruksikan kepada Lurah dan Camat untuk mengajak masyarakat agar memenuhi masjid di lingkungan masing-masing pada malam pergantian tahun baru.

5. Pada malam pergantian tahun baru, Walikota, Wawali, Sekda dan FKPD akan mengunjungi masjid untuk memastikan kegiatan ibadah terlaksana sesuai dengan imbauan walikota.

Pantauan BencoolenTimes.Com, selain FKUB, rapat juga dihadiri Kepala Kemenag Kota, Ketua MUI, Ketua IKMI, Ketua DMI, dan Kepala Kesbang Pol Kota Bengkulu. (Ros)

BMKG: Isu Tsunami Bengkulu Hoax

BencoolenTimes.Com, – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu, bahwa isu yang beredar akan terjadinya tsunami di Bengkulu adalah hoax.

Kata Kasi Data dan Informasi (Datin) BMKG Pulau Baai Bengkulu, Sudiyanto, isu yang beredar di masyarakat akan adanya tsunami di Bengkulu yang mengatasnamakan BMKG itu tidak benar adanya, atau hoax.

“Kami tidak pernah mengeluarkan info adanya tsunami. Bilamana ada tanda-tanda akan bencana tersebut, pihak BMKG akan langsung mengeluarkan surat peringatan dini,” ungkapnya, Rabu (26/12/2018).

Masyarakat Bengkulu tidak usah panik akan isu hoax tersebut, sambung Sudiyanto, BMKG akan selalu mengabarkan terus suasana cuaca yang terjadi di Bengkulu.

Berikut informasi cuaca di Provinsi Bengkulu sekitarnya :

Peringatan Dini Cuaca Bengkulu Tanggal 26 Desember 2018 pukul 09.45 WIB

Berpotensi terjadi angin kencang disertai hujan dengan intensitas sedang, diwilayah :
Kota Bengkulu (Kampung Melayu, Selebar, Gading Cempaka, Singaran Pati, Ratu agung, Ratu Samban, Teluk Segara, Sungai Serut, Muara Bangkahulu)

Kab. Seluma ( Sukaraja, Air Periukan, Lubuk Sandi, Seluma Barat, Seluma Selatan, Seluma, Seluma Timur, Talo, Ilir Talo, Talo Kecil, Ulu Talo, Semindang Alas Maras)

Kab.Bengkulu Selatan ( Pino raya, Kedurang Ilir, Bunga Mas)

Kab. Bengkulu Utara (Batik Nau, Aie Padang, Lais, Ketahun, Pinang Raya, Air Besi, Giri Mulya) dan dapat meluas juga disebagian wilayah Kota Bengkulu dan Kab. Kaur

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 12.30 WIB.

Prakirawan – BMKG Bengkulu
http://www.bmkg.go.id. (Ros).

Badai, Pohon Tumbang Timpa Warung Mie di Pantai Panjang

BencoolenTimes.Com, – Angin disertai badai yang melanda kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu, Selasa (25/12/2018) sore, mengakibatkan beberapa pohon tumbang, dan menimpa salah satu warung mie celor tepatnya di Pantai Pasir Putih.

Diceritakan pemilik warung Yusnaini, pohon tumbang tersebut menimpa warung tempat ia berjualan mie celor saat dirinya sedang melayani pembeli.

“Awalnya hanya angin kencang, kami tidak menyangka pohon besar yang berada di depan warung kami tumbang dan menimpa warung,” ungkapnya.

Yusnaini menambahkan, pohon besar yang menimpa warung miliknya terjadi sekitar pukul 17.20 WIB.

“Saat melihat pohon besar itu tumbang, saya dan para pengunjung langsung cepat berlari keluar warung, dan Alhamdulillah kejadian ini tidak mengakibatkan luka-luka atau lainnya,” terangnya.

Atas kejadian ini, sambung Yusnaini, dirinya sangat mengharapkan bantuan dari pihak pemerintah.

“Namanya juga musibah, tidak ada yang menghendakinya,” ucapnya.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Irwansyah mengatakan mendengar laporan dari warga adanya pohon tumbang yang menimpa warung, pihaknya langsung datang ke lokasi untuk menge-check kejadian tersebut.

“Pohon tumbang ini merupakan faktor alam, bila melihat dari bentuk pohon tampak bawahnya lapuk dan ada bekas bakar di pohon ini,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, lanjut Irwansyah, tim DLH langsung mengevakuasi warung.

“Kami beserta pihak kepolisian berusaha untuk mengangkat pohon yang menimpa warung ini,” tukasnya.

Pantauan BencoolenTimes.Com, akibat angin disertai badai yang terjadi di kawasan pantai panjang, satu unit mobil dengan Nomor Polisi BD 1646 DD ikut ringsek akibat pohon tumbang jatuh menimpa mobil di sekitar Sport Center.  (Ros)

Tsunami Banten, Jasad Warga Bengkulu Berhasil Ditemukan

BencoolenTimes.Com, – Jasad Mega Yuliana, warga Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu yang menjadi salah satu korban bencana tsunami yang melanda Padeglang Banten, Sabtu (22/12/2018) malam lalu akhirnya berhasil ditemukan.

Seperti diberitakan Sebelumnya, Mega Yuliana dinyatakan hilang saat tsunami melanda pantai Anyer, Banten. Mega merupakan salah satu karyawan PLN Banten yang saat kejadian sedang berada di lokasi mengikuti kegiatan gathering PLN Banten.

Kakak korban, Asih Damayanti mengatakan setelah pencarian dan evakuasi korban yang hilang, BNPB akhirnya berhasil menemukan jasad adiknya, Mega Yuliana.

Diceritakan Asih, sebelumnya adiknya dinyatakan hilang saat bencana tsunami terjadi. Mendengar kabar tersebut, keluarga dari Bengkulu langsung berangkat ke Jakarta untuk mencari tahu kebenaran informasi itu.

“Alhamdulillah jasad adik kami sudah di temukan. Kami sekeluarga akan membawa jasad adik kami ke Bengkulu, dan nantinya akan dimakamkan di Curup, Provinsi Bengkulu,” terangnya, Senin (24/12/2018).

Asih mengungkapkan, terimakasih untuk anggota BNPB Banten yang berhasil menemukan adiknya tersebut.

“Saya juga berterimakasih kepada kawan-kawan, keluarga, rekan adik kami (Alm) Mega, yang telah mendo’akan adik kami segera ditemukan,” ungkapnya.

Terhimpun, jasad Mega akan diberangkatkan pukul 12.00 WIB melalui Bandara Soerkano Hatta untuk dibawa ke Bengkulu, dan langsung dibawa ke Curup untuk disemayamkan. (Ros)

1 Warga Bengkulu Korban Tsunami Anyer

Mega Yuliana

BencoolenTimes.Com, – Tsunami yang terjadi Sabtu (22/12/2018) malam di Kabupaten Pandeglang, Banten membawa duka bagi Bengkulu. Pasalnya, salah satu warga Kabupaten Kepahiang, ikut menjadi korban yang hingga berita ini diterbitkan, masih dinyatakan hilang.

Informasi yang didapat bencoolentimes.com, korban hilang itu karyawan PLN Banten, Mega Yuliana, yang berasal dari Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

Disampaikan kakaka Mega, Asih Damayanti, ia terkejut mendengar kabar Lia (sapaan akrab Mega, red) melihat di berita ada nama adiknya tersebut dalam daftar orang hilang, saat bencana tsunami melanda Pantai Anyer, Banten tersebut.

“Lia sempat membuat snap di WhatsApp miliknya, sedang berada di lokasi (Pantai Anyer, red). Ia menghadiri acara gathering PLN Banten yang menghadirkan Band Seventeen,” ucap Asih, saat dihubungi via WA.

Mendapati nama adiknya termasuk salah satu korban tsunami, keluarga berusaha menghubungi nomor Lia, namun tidak aktif. “Sore ini kami akan berangkat ke ke sana (Banten, red). Mohon doa seluruh masyarakat Bengkulu, semoga adik kami selamat dari korban tsunami ini,” harap Asih.(Ros)

Triathlon II Sukses, Atlet Asian Games Juara 1

Gubernur Bengkulu dan Danlanal melepas peserta Triathlon

BencoolenTimes.Com, – Event tahunan Triathlon II Bengkulu, Sabtu (22/12/2018) sukses digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu dan Lanal Bengkulu.

Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Cemara, Kelurahan Pasar Bengkulu Kecamatan Sungai Serut ini, dimenangkan atlet Asian Games 2018, Jauhari Johan.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.15 WIB ini diikuti peserta atlet Triathlon dari seluruh penjuru Indonesia dan 5 perwakilan dari mancanegara. Acara dibuka langsung Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

“Dengan adanya Triathlon di Bengkulu, tentu saja membuat atlet yang berasal dari luar Bengkulu bisa tahu keindahan wisata yang ada di Bengkulu. Harapan kita nantinya atlet yang datang ke Bengkulu dapat mempromosikan provinsi kita ke daerah asal mereka,” harap Rohidin.

Para juara Triathlon II Bengkulu

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi Jantan mengatakan, acara Triathlon bisa sukses atas partisipasi Pemerintah Provinsi Bengkulu, Lanal dan sejumlah panitia yang turut serta membantu kegiatan ini.

“Triathlon di Bengkulu akan kita laksanakan setiap tahunnya. Triathlon tentu saja dapat promosikan Provinsi Bengkulu ke Atlet yang berasal dari luar Provinsi Bengkulu, maupun luar negeri,” ucap Meri.

“Dampak terbesar dari acara Triathlon, perekonomian di Bengkulu meningkat. Terlihat dari hotel yang ada di Bengkulu saat Triathlon ini berlangsung, hampir semuanya penuh, usaha kuliner banyak dikunjungi tamu dari luar. Nantinya pusat belanja oleh-oleh Bengkulu pun akan ramai dikunjungi atlet dari luar yang ingin membeli oleh-oleh,” harap Meri.

Perlombaan ini dibagi menjadi 2 kelas, yaitu sprint distance dan standart distance.

Kategori Sprint Distance, peserta dari Sumatera Selatan, Jauhari Johan Finish dengan catatan waktu tercepat mengungguli peserta dari Aljazair, Abdullah yang berada di posisi kedua.

Jauhari memgaku mendapat kesulitan saat renang, selebihnya tidak mendapat kesulitan yang berarti karena jalur yang dilalui, sudah steril.

“Saat renang ombaknya lumayan tinggi, jadi rada susah melawan ombak,” ujar Johan, atlet yang ikut berkompetisi di Asian Games Indonesia 2018 lalu.

Sementara itu, Abdullah, peserta Triathlon yang berasal dari Aljazair, juga berkomentar terkait perlombaan Triathlon.

“Warga Bengkulu ramah-ramah. Saat saya lari, warga Bengkulu menyapa saya dan memberikan semangat yang luar biasa untuk saya,” ucap Abdullah tampak senang.

“Meski saya juara kedua dalam catatan perolehan waktu, saya tetap bersyukur telah menuai prestasi di Bengkulu. Kedepannya saya akan lebih rajin latihan agar nantinya perlombaan Triathlon berikutnya menjadi juara,” tambah Abdullah.

Untuk diketahui, Triathlon meliputi tiga cabang olahraga, renang, lari dan sepeda. Berawal dari renang yang dilakukan di laut Pantai Panjang Bengkulu.
Kemudian bersepeda sejauh 40 kilometer dan lari dengan jarak tempuh 10 kilometer. Start dan finish lomba ini di Pantai Taman Cemara Pasar Bengkulu.(Ros)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!