BencoolenTimes.com, – Kondisi Pasar Panorma menjadi perhatian serius bagi masyarakat Kota Bengkulu. Hal ini disebabkan banyaknya pedagang berpindah lokasi jualan ke Pinggir jalan yang semula ditempatkan di area khusus.
Alasan pedagang berjualan di Area Pinggir jalan Pasar Panorama dikarenakan pembeli lebih berminat belanja secara langsung tanpa harus parkir kendaraan.
Menurut Dika, pedagang Cabai Pasar Panorama, berdagang di pinggir jalan raya lebih banyak peminatnya, dibandingkan harus berdagang di dalam area pasar yang telah disediakan tempat khusus untuk para pedagang kaki lima, karena, berdagang di pinggir jalan, akan lebih memudahkan pembeli yang tidak harus parkir kendaraan tetapi langsung bisa berbelanja.

“Ya lumayan laris, yang jelas orang tidak mau lagi turun dari motor langsung aja beli,” ujar Dika, Rabu (26/1/2022).
Sementara, Rama, Pedagang Sayuran juga menambahkan, bahwa para pedagang kaki lima yang berdagang di pinggir jalan memiliki peraturan batas waktu sampai sekitar pukul 10.00 WIB pagi untuk berjualan.
“Ada batas waktunya, kalau Ruko mulai buka maka kami mulai beres-beres,” tambah Rama.
Tidak teraturnya para pedagang kaki lima Pasar Panorama berjualan berimbas kepada pedagang yang mempertahankan tetap berjualan di area bagian dalam yang disediakan Pemerintah Kota Bengkulu.
Pedagang Nur Aini yang berjualan di area dalam Pasar Panorama mengungkapkan bahwa dirinya terkena imbas banyaknya pedagang yang pindah ke pinggir jalan.
“Kalau di area dalam pasar ini kurang pembelinya namun untuk area pinggir jalan rami,” tutup Nur Aini. (Cw ).



