1.1 C
New York
Wednesday, March 4, 2026

Buy now

spot_img

Begini Kronologis Insiden Petani dan Karyawan Perusahaan Perkebunan di Bengkulu Selatan Versi Polda

BencoolenTimes.com – Begini kronologis Insiden Petani dan Karyawan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT. Agro Bengkulu Selatan (ASB) di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Diketahui sebelumnya, Insiden yang terjadi disebutkan 5 petani warga Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan diduga ditembak oknum Petugas Keamanan dari PT. ABS.

Masing-masing Buyung yang mengalami luka tembak bagian dada sebelah kanan, Linsurman di bagian dengkul, Edi Hermanto dibagian paha, Santo di bagian rusuk bawah ketiak dan Suhardin tertembak di bagian betis.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Bengkulu, Kombes Andy Pramudya Wardana mengungkapkan saat konferensi pers, Selasa, 25 November 2025, saat ini Polres Bengkulu Selatan masih mendalami perkara tersebut.

Baca Juga  Polda Bengkulu Gelar Silaturahmi Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Dijelaskan Kabid Humas, insiden tersebut merupakan konflik antara karyawan PT. ABS dan Forum Masyarakat Pino Raya (FMPR). Kejadian penembakan diketahui sekitar pukul 13.00 WIB, Senin, 24 November 2025 di kawasan perkebunan.

Disebutkan Andy, lokasi kejadian berada di area blok E6 kebun PT. ABS, di mana terjadi konflik antara 10 karyawan perusahaan dan sekitar 40 anggota FMPR.
Kronologi peristiwa bermula saat karyawan PT. ABS melakukan pembukaan jalan menggunakan buldozer. Ketika waktu makan siang, 40 petani dari FMPR mendatangi lokasi karyawan makan siang.

Warga meminta karyawan PT. ABS untuk menghentikan kegiatan pembuatan jalan dan mematikan mesin alat berat. Mereka juga meminta dibuatkan surat pernyataan, namun hal itu gagal karena tidak ada alat tulis di lapangan.

Baca Juga  Polda Bengkulu Perketat Pengamanan Hingga Terapkan Jam Belajar Malam

Dalam situasi tersebut, seorang Karatawan PT. ABS, atas nama Rk melakukan penembakan terhadap warga. ‘’Jadi ada beberapa korban,’’ sebut Andy.

Dari karyawan perusahaan, lanjut Andy, dengan inisial AH (39) beralamat di Desa Padang Manis, Kaur Utara, Kabupaten Kaur. AH mengalami luka tusuk dagu bagian bawah dan lima luka tusuk di punggung, kemudian dirawat di Rumah Sakit (RS) Hasanuddin, Kabupaten Seluma.

Kemudian dari masyarakat, ada kurang lebih 5 orang yang menjadi korban, yaitu BS (74) mengalami luka tembak di perut tembus ke punggung. Kemudian EH (49), LSM (41), ES (61) dan SHD (60). ‘’Jadi kurang lebih dari masyarakat ada lima korban yang sementara masih dirawat di RSUD Seluma,’’ rinci Andy.

Baca Juga  Anggota Polres Benteng Terjaring OTT, Dugaan Pencurian Tidak Diproses

Selanjutnya, terang Andy, barang bukti dari insiden tersebut yang berhasil diamankan, yaitu satu unit Senjata Api (Senpi) jenis Revolver S&W dan 5 selongsor peluru. ‘’Sedangkan untuk barang bukti lain, seperti pisau atau parang, masih dalam pencarian,’’ lanjut Andy.

Sebagai tindaklanjut, tambah Andy, Penyidik Polres Bengkulu Selatan masih melakukan proses pendalaman, baik senjata api yang digunakan Rk maupun alat bukti lainnya. ‘’Proses pendalaman masih dilakukan Penyidik Polres Bengkulu Selatan,’’ imbuh Andy.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!