12.4 C
New York
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1672

Walikota Bengkulu Segera Tindak Diskotik Video “Hot’

BencoolenTimes.Com, – Walikota Bengkulu, Helmi Hasan merespon beredarnya video hot di salah satu diskotik di Kota Bengkulu, dengan segera memberikan tindakan terhadap tempat hiburan malam tersebut. Senin (10/12/2018).

Kata Helmi, perihal aksi hot di dalam video itu dirinya belum mengetahui, dan berdasarkan info ini ia akan melakukan tindakan terhadap diskotik yang dimaksud.

“Sebelumnya saya tidak tahu, berdasarkan info ini saya akan lakukan tindakan untuk diskotik tersebut. Saya mengucapkan terima kasih akan info berharga ini,” ucapnya.

Sebagai Walikota Bengkulu, sambung Helmi, dirinya memohon kepada masyarakat untuk menginformasikan kepada Pemkot bilamana ada tempat-tempat yang dianggap sumber maksiat dan merusak Kota Bengkulu.

Hal senada juga disampaikan Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Ia menegaskan, apabila benar tempat tersebut sebagai tempat maksiat maka pihaknya akan menertibkan.

“Bila terbukti tempat maksiat, segera kita tertibkan,” tegasnya.

Diketahui, sajian aksi hot di tempat hiburan malam tersebut beredar di media sosial. Video yang di unggah akun Instagram berinisial BF, menampilkan dua orang yang sedang bergoyang sangat vulgar dengan bagian dada pakaian wanita terbuka. (Red)

Kepala Satpol PP: Semua Pedagang di Pasar Panorama Patuhi Perda

BencoolenTimes.Com, – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi, menegaskan agar semua pedagang yang berada di Pasar Panorama Kota Bengkulu menaati atau mematuhi Perda dan aturan untuk berjualan di dalam pasar.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi masih banyaknya pedagang yang berjualan di pinggir jalan Pasar Panorama. Senin (10/12/2018).

Dikatakan Mitrul, Pasar Panorama adalah pasar percontohan tradisional terbesar di Kota Bengkulu, oleh karena itu Pasar Panorama tersebut harus tertib dan teratur.

“Dari tahun 2016 hingga 2018, pemerintah pusat ingin membangun Pasar Panorama ini menjadi 2 lantai. Namun, rencana tersebut gagal lantaran Pasar Panorama itu Pedagang Kaki Lima (PKL)nya tidak tertib,” terangnya.

Ditambahkan Mitrul, di dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas, tidak memperbolehkan promosi atau berjualan apapun di trotoar maupun badan jalan. Sanksi nya sangat tegas.

Karena itu, sambung Mitrul, Satpol PP saat ini siap untuk menertibkan Pasar Panorama ini 1 X 24 jam dan berharap agar tidak ada lagi pasar subuh di Jalan Kedondong dan Belimbing.

“ Saya sudah menghimbau dan menghubungi semua pedagang agar menaati Perda dan peraturan untuk berjualan di dalam pasar,” imbuhnya. (Yud)

Pemkot Berantas Maksiat, Diskotik Sajikan Hiburan “Hot”

BencoolenTimes.Com, – Semangat Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, menciptakan kota religi sepertinya sulit tercapai. Pasalnya, salah satu tempat hiburan malam atau diskotik masih saja menyajikan jasa hiburan dan tontonan wanita-wanita sexy yang tergolong vulgar atau hot.

Terbaru, sajian “hot” dunia malam Kota Bengkulu, beredar di media sosial. Video itu diunggah akun Instagram berinisial BF. Video tersebut menampilkan dua orang, wanita dan Waria (wanita-pria) berpakaian sexy.

Waria di video itu tampak sedang dalam posisi tidur, sementara satu wanita duduk di atasnya sembari bergoyang dengan bagian dada pakaian wanita setengah terbuka. Minggu (9/12/2018).

Di tempat itu juga, tampak pengunjung diskotik menikmati sajian yang ditampilkan dua orang berpakaian sexy tersebut.

Tak ayal, unggahan video itu banyak dihujat. Beberapa komentar warga di unggahan tersebut yakni “Kalian yang terkutuk, kagak ada etika dan malunya. Neraka buat kalian kelak,”

Ada juga komentar, “Kenapa ini ada diexplore sayaaaa, btw itu bnr cewek ? Ntar cewek jadi jadian,”

Diketahui, tempat hiburan malam atau diskotik ini berada di Kota Bengkulu dan beroperasi sudah sejak beberapa tahun belakangan. Bahkan, diskotik ini sempat heboh karena banyak dikomplain masyarakat. (Red)

Jakmania Bengkulu: Juara Liga 1 Indonesia, Spirit 2001

BencoolenTimes.Com, – Persija Jakarta akhirnya memastikan juara Liga 1 Indonesia, setelah pada pekan ke-34 partai penentu, Persija berhasil mengalahkan Mitra Kukar dengan skor 2 – 1 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (9/12/2018).

Sukses Persija ini diperoleh secara dramatis, pasalnya disaat bersamaan PSM Makassar yang berpeluang menjadi juara juga mampu menang besar saat menjamu PSMS Medan.

Namun, kemenangan PSM Makassar tidak bisa menggeser keunggulan Persija Jakarta di klasmen pertama dengan point 62 terpaut satu angka dengan PSM Makassar yang memperoleh point 61.

Atas kemenangan tersebut, pendukung Persija Jakarta di Bengkulu atau biasa disebut ‘Jakmania Bengkulu’, juga ikut merasakan kebahagian serupa.

Dikatakan Korwil Jakmania Bengkulu, Rendi, pihaknya menyingkirkan semua komentar negatif perihal juara yang diraih Persija Jakarta di Liga 1 Gojek 2018.

“Yang jelas Kami (Jakmania Bengkulu) merasakan perjuangan tim Persija, hingga akhirnya menjadi juara di Liga 1 Gojek 2018. Ini lah spirit 2001,” ungkap Rendi.

Diketahui, Persija Jakarta yang di dukung penuh The Jakmania dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyambut kemenangan dengan tangisan haru bercampur bahagia. Sebab, setelah 17 tahun lamanya Persija kembali berhasil menjuarai Liga Indonesia. (Yud)

Tempo 15 Jam, Bengkulu 2 Kali Diguncang Gempa

BencoolenTimes.Com, – Hanya tempo 15 jam, Bengkulu dua kali diguncang gempa. Terbaru malam ini Minggu (9/12/2018), goncangan 5.1 Mag membuat warga yang terlelap tidur, panik.

Berdasarkan update BMKG, gempa terjadi tepat pukul 00.45 WIB, di lokasi LS 101.54 BT, 57 Km Barat Daya Bengkulu Utara, di kedalaman 10 Km. Gempa ini tidak berpotensi tsunami. “Goncangannya lumayan kencang,” kata Ade, warga Kelurahan Lempuing, Kota Bengkulu.

Sebelumnya, gempa juga terjadi Sabtu (8/12/2018) siang pukul 11.02 WIB. Goncangan mencapai 5 Mag, di lokasi LS 4.12 LS 101.54 BT di 57 Km Barat Daya Bengkulu, kedalaman 14 Km.(YUD/DED)

Wanita dan ABG Wajib Baca!

BencoolenTimes.Com, – Penting menjadi catatan, pasalnya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI Perwakilan Bengkulu berhasil menemukan 2.720 kosmetik Illegal, yang biasa digunakan wanita dan ABG kekinian.

Kepala BPOM RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Syafrudin mengungkapkan pada akhir November hingga awal Desember 2018 lalu, pihaknya menggelar operasi pasar ke tempat yang diduga beredarnya kosmetik illegal.

“Hasil dari operasi pasar tersebut, ditemukan sebanyak 2.720 kosmetik yang dinyatakan illegal atau tanpa izin edar (TIE) yang didapatkan dari 18 lokasi yang ada di Kota Bengkulu, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara dan Rejang Lebong,” ujarnya saat menggelar jumpa pers, Jum’at (7/12/2018).

Taksiran nilai kosmetik illegal tersebut, kata Syafrudin, bisa dibilang cukup fantastis yakni mencapai lebih kurang Rp. 53 juta dengan nilai harga yang bermacam-macam.

Barang Bukti Kosmetik Illegal yang Berhasil Disita BPOM RI Perwakilan Bengkulu

Selanjutnya, pihak BPOM akan melakukan penindakan terkait temuan itu baik secara pro justicia ataupun non pro justicia. Tahapan tersebut harus sesuai SOP.

Ditambahkan Kepala Seksi Pemeriksaan BPOM RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Rina Sukrina bahwa rata-rata jenis kosmetik illegal tersebut adalah kosmetik kekinian yang biasa sering digunakan oleh kebanyakan wanita dan ABG sekarang.

“Harganya bervariasi, rata-rata Rp. 500 ribuan tergantung mereknya masing-masing,” ucapnya.

Untuk sekarang, pemalsuan kosmetik tersebut banyak menggunakan nama merek-merek Internasional yang belum pernah BPOM temukan, dengan kemasan yang berbeda.

“Mereka lebih kreatif dan dijual lebih mahal, serta kebanyakan Online Shop,” pungkasnya. (Red)

Ultah ke-43, Begini Sosok Wawali Bengkulu di Mata Sahabat dan Keluarga

BencoolenTimes.Com, – Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, atau biasa disebut ‘Dewa,’ Jum’at (7/12/2018) tepat berusia ke-43 tahun.

Pria yang lahir 7 Desember 1975 ini merupakan putra bungsu dari 4 bersaudara pasangan H.Buzakri Mansur dan Almarhumah H. Zahariah Kasim.

Dewa yang dikenal baik di mata keluarga ini juga sangat akrab dengan sahabat, termasuk salah satunya Donny Osmond.

Donny menyebutkan, Dedy wahyudi sudah dikenalnya sejak masa SMA. Dedy memang dikenal cerdas dan merupakan sosok yang peka, sederhana, idealis, inovatif, soleh dan sangat penyayang kepada teman.

“Saya masih ingat Dewa selalu memberikan nasehat kepada saya sahabatnya, Cak jadilah dulu hal yang negatif, ingat anak-anak sudah mau besar,” ungkapnya, Jum’at (7/12/2018).

Hal senada juga disampaikan Bibi dari mantan General Manager RBTV, Zariyati. Katanya, Dedi merupakan sosok yang ramah pada keluarga, dan sering membantu saat keluarga kesusahan.

Sementara itu, Dedy Wahyudi mengucapkan banyak terima kasih kepada sahabat dan keluarga yang telah memberikan ucapan kepada dirinya.

“Semoga dengan bertambahnya umur ini menjadi berkah bagi diri saya sendiri dan Kota Bengkulu,” harapnya. (Yud)

Keluarga Ini Keluhkan Permohonan Operasi Napi di Lapas Bentiring

BencoolenTimes.Com, – Rendra, salah satu keluarga terpidana di dalam Lapas Bentiring Kelas IIA Kota Bengkulu menyayangkan sikap pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Bengkulu.

Hal tersebut dikarenakan, hingga sekarang dirinya belum mendapat respon permohonan operasi terpidana yang sudah diajukan kepada pihak Kemenkumham pada 23 November 2018 lalu.

Kata Rendra, saat ini dirinya sedang mengurus permohonan untuk proses operasi keluarganya yang berada di dalam Lapas Bentiring.

Pihak Lapas, sambung dia, sudah membantu proses permohonan ke Kanwil Kemenkumham beserta surat rujukan dari dokter, yang mengharuskan segera dioperasi.

Namun, hingga saat ini belum juga ada tanggapan dari Kakanwil akan surat permohonan tersebut.

“Surat permohonan dari pihak Lapas sudah diajukan ke Kanwil Kemenkumham. Tapi sampai sekarang, saya belum menerima tanggapan dari Kemenkumham,” ungkapnya, Jum’at (7/12/2018).

Hal tersebut, terang Rendra, merupakan bentuk penghalangan hak narapidana yang tertuang dalam Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kanwil Kemenkumham Bengkulu belum bisa dikonfirmasi. (Yud)

Hafis Depa Ketua Grup Kartu Song Bengkulu

BencoolenTimes.Com, – Grup Pemain Song Mania Bengkulu (GPSMB) akhirnya memilih Hafis Depa, menjadi ketua komunitas hobi kartu song ini. Pemilihan dilakukan tadi malam Senin (3/12/2018) di Kampus STIA Bengkulu.

Hafis Depa merupakan warga Kelurahan Kebun Ros, yang cukup dikenal di kalangan pecinta song. Ia aktif datang setiap perlombaan kartu song di Kota Bengkulu.

Pemilihan sendiri dilakukan secara voting yang dilakukan 60 anggota grup, setelah sebelumnya moderator Pemilihan Ketua, Eko Yulianto menjelaskan calon ketua ditentukan tim formatur.

Calon ketua yg dipilih tim formatur ini menghasilkan 3 nama. Setelah dilakukan voting, akhirnya Hafis Depa terpilih menjadi Ketua GPSMB dengan suara terbanyak.

“Terimakasih atas amanah yang telah diberikan kepada saya sebagai ketua. Saya tak pernah menyangka menjadi ketua komunitas ini. Karena ini amanah dari kawan-kawan akan saya laksanakan dengan sebaiknya untuk memajukan komunitas GPSMB,” kata Depa.

Pemilihan Ketua GPSMB ini dihadiri anggota DPRD Kota Bengkulu, Indra Sukma Samosir yang juga merupakan Dewan Penasehat GPSMB.

“Harapan saya, komunitas ini berjalan sebagaimana mestinya sehingga kawan-kawan yang belum bergabung tertarik untuk ikut bergabung. Nantinya komunitas ini kita notariskan,” ucap Indra.

Untuk diketahui, GPS MB berdiri sejak awal tahun 2018. Komunitas ini merupakan wadah untuk anggota grup menyalurkan hobinya bermain kartu remi song. GPSMB cukup dikenal, karena sering mengadakan event di setiap acara pernikahan.(YUD)

Faktor Over Kapasitas dan Keamanan Jadi Alasan Ridwan Mukti Pindah ke Lapas Sukamiskin

BencoolenTimes.Com, – Faktor over kapasitas dan keamanan menjadi alasan Ridwan Mukti dan isteri, Lily Martiani Maddari dipindahkan dari Lapas Bentiring.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Bengkulu, Ilham Djaya, saat menggelar jumpa pers, Senin (3/12/2018).

Dijelaskan Ilham, bahwa faktor yang utama pemindahan tersebut dikarenakan Lapas sudah penuh atau keamanan warga binaan sudah tidak terjamin.

Maka dari itu, perlu adanya pemindahan warga binaan di Lapas Bentiring ke Lapas lainnya.

“Lapas sudah penuh/over kapasitas sehingga harus dipindahkan ke Lapas yang lain. Disini kita anggap tidak aman untuk yang bersangkutan, mungkin karena ada groupnya atau ada musuhnya, sehingga kita pindahkan ke Lapas yang lain,” jelasnya.

Kemudian, faktor kedua yakni soal pembinaan. Karena RM ini dirasa memiliki keahlian tertentu sehingga yang bersangkutan diperlukan pembinaan yang lebih pada Lapas ditipe lain.

Faktor ketiga, yakni atas permintaan instansi terkait seperti penyidik dari jajaran Polri ataupun Polda Bengkulu. Keempat, karena faktor permintaan keluarga ataupun yang bersangkutan.

“Jadi, karena keempat faktor itulah yang boleh menyebabkan warga binaan atau narapidana tersebut pindah. Selain adanya faktor administratif, salah satunya adalah sudah inkrahnya putusan untuk yang bersangkutan,” paparnya.

Akan tetapi, lanjut Ilham, kalau putusan yang bersangkutan belum inkrah maka belum bisa dipindahkan karena masih ada proses peradilan.

“Sementara yang bersangkutan ini kan kita tahu, sesuai dengan putusan sudah inkrah,” tutupnya.

Diketahui, terpidana Ridwan Mukti dipindahkan dari Lapas Bentiring ke Lapas Sukamiskin, Bandung. Sedangkan isterinya, Lily Martiani Maddari dipindahkan ke Lapas Perempuan, Tangerang.

Pemindahan kedua terpidana tersebut dilaksanakan, Sabtu (1/12/2018) subuh dengan menggunakan pesawat Lion Air. (Red)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!