28.8 C
New York
Friday, June 19, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1702

HUT PGRI ke-73, Kepala Sekolah Banyak Tidak Hadir

BencoolenTimes.Com, – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang ke-73 tahun 2018, Senin (17/12/2018) malam, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar malam ramah tamah yang berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR), Sawah Lebar Kota Bengkulu.

Namun demikian, acara yang diharapkan ramai dihadiri oleh guru dan kepala sekolah yang ada di Kota Bengkulu, berlangsung sepi.

Kata Ketua PGRI Kota Bengkulu, Heri Suryadi, dalam sambutannya bahwa diadakan acara ramah tamah malam ini dalam rangka Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73.

“Saya sangat berterima kasih masih adanya guru yang tergabung dalam Organisasi PGRI dan berkesempatan hadir. Namun saya melihat, hanya sebagian dari undangan yang hadir dalam acara ramah tamah kita ini,” ucapnya.

“Seharusnya kita malu dihadapan Pemerintah Kota Bengkulu, kepala sekolah saja banyak yang tidak hadir dan tidak menghargai organisasi profesi guru,” keluhnya.

Heri menerangkan, acara ini seharusnya menjadi malam ramah tamah antara guru dengan pihak pemerintah kota.

“Kita juga bisa berdiskusi dan menyampaikan usulan kepada pemerintah,” tutupnya.

Pantauan BencoolenTimes.Com, dalam acara ramah tamah ini turut hadir, Sekda Kota Bengkulu, Marjon, Ketua PGRI provinsi, Sudarwan Danim dan Kadis Dikbud kota, Rosmayeti. (Ros)

Yuk, Beramal di Gerakan Sejuta Sajadah

BencoleenTimes.Com, – Belakangan banyak beredar di media sosial Gerakan Sejuta Sajadah. Loh, gerakan apa ini?

Irwandi Putra, penggagas Gerakan Sejuta Sajadah menjelaskan gerakan ini lahir dari inisiatif dia bersama anak-anak muda, yang ingin berbuat.

“Seringkali saat kita sholat di masjid atau mushola, kenyamanan kita sedikit berkurang karena kondisi sajadah atau karpet yang ada, dalam kondisi tidak layak lagi digunakan. Ini lah salah satu alasan kami menggagas Gerakan Sejuta Sajadah,” papar Irwandi, yang juga Chief Operating Officer (COO) Bencoolen Mall.

Ditambahkan Irwandi, target dari program kita ini adalah masjid atau musholah yang ada di Kota Bengkulu, lalu nanti akan kita lanjutkan ke daerah atau kabupaten se Provinsi Bengkulu,” terang Irwandi.

“Insya Allah, Kamis (20/12/2018) nanti Gerakan Sejuta Sajadah ini perdana kita lakukan di Masjid Nurul Huda Kelurahan Penurunan,” kata Irwandi.

Untuk masyarakat Bengkulu yang ingin ikut berperan serta dalam Gerakan Sejuta Sajadah, bisa menyampaikan donasinya melalui rekening Mandiri 0060006305183 atas nama Irwandi Putra.

“Pertanggungjawaban donasi ini, insya Allah dapat kami pertanggungjawabkan,” tukas Irwandi. (Ros)

Kadis Dukcapil Kota Bengkulu Bantah Adanya Dugaan Pungli

BencoolenTimes.Com, – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis Dukcapil) Kota Bengkulu, Sudarto membantah adanya dugaan Pungli (Pungutan liar) di dinas yang dipimpinnya terkait Sidak yang digelar DPRD Kota Bengkulu. Senin (17/12/2018).

Dugaan Pungli tersebut diketahui didapat dari laporan masyarakat, sehingga Ketua DPRD Baidari Citra Dewi bersama Waka II Teuku Zulkarnain, menggelar Sidak ke Kantor Disdukcapil Kota Bengkulu.

Dikatakan Sudarto, tidak ada pungutan di Dinas Dukcapil. ” Ya pagi tadi Kami kedatangan rombongan anggota DPRD kota, mereka menanyakan kebenaran akan laporan tersebut,” ucapnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Laporan masyarakat yang disampaikan ke Ketua DPRD tersebut, terang Sudarto, ternyata hanya miskomunikasi saja.

“Setelah kita cross check, ternyata NIk yang melapor itu sudah tidak aktif lagi dan untuk pembuatan KTP baru tersebut tidak bisa cepat,” ujarnya.

“Saya langsung memanggil para Kabid, dan tidak ada yang menyebutkan adanya Pungli dalam melayani masyarakat,” tambahnya.

Sudarto mengungkapkan, mengenai Sidak yang dilakukan tadi hendaknya DPRD Kota Bengkulu langsung membawa pihak yang bersangkutan.

“Harusnya pihak DPRD langsung membawa yang bersangkutan datang ke kami, biar kita tahu kebenaran adanya pungli yang dimaksud,” tutupnya.

Dilain pihak, Waka II DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain membenarkan adanya sidak yang dilakukan pihaknya ke Kantor Disdukcapil Kota Bengkulu.

“Saya bersama Ketua DPRD Kota Bengkulu tadi datang ke Dinas Dukcapil. Kedatangan kami dalam rangka ‘tabayun’ mencari tahu kebenaran akan laporan masyarakat ke DPRD tentang adanya Pungli di Disdukcapil,” paparnya. (Ros)

Gitar Sirait Tutup Usia

BencoolenTimes.Com, – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan Bengkulu. Gitar Sirait (68), mantan Wakil Kepala Dinas Pendidikan Nasional dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu, tutup usia.

Gitar Sirait meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus,Senin (17/12/2018) puku 06.00 WIB tadi. Almarhum meninggalkan 6 Anak dan 10 cucu.

Meta, anak almarhum Gitar Sirait mengatakan, bapak mengidap sakit selama 3 tahun terakhir.
“Sebelum meninggal dunia, bapak sempat dirawat di Rumah Sakit Harapan dan Doa, Bapak Walikota Helmi Hasan membantu kami dari menjemput membawa bapak ke rumah sakit, sampai pelayanan di Rumah Sakit Harapan dan Doa,” ucap Meta.

Semasa hidupnya Gitar Sirait pernah menjadi guru SMKN 2, guru SMA 2, Kepala Sekolah SMA Pallawa, Waka Diknas Provinsi, Kadis Dispora Provinsi dan terakhir Staf Ahli Gubernur.

Sementara itu, Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan yang datang ke rumah duka mengatakan turut berduka cita atas meninggalnya Gitar Sirait.

“Bapak Gitar Sirait salah satu yang mendukung Bengkulu Religius. Sebagian besar waktunya dihabiskan mengabdi untuk negara, beliau orang yang selalu semangat dalam berkerja dan sayang sama keluarga,” ucap Helmi.(Ros)

Pantau BencoolenTimes.Com,tampak Rekan semasa kerja,keluarga,tetangga dan kawan kawan dari PWI mendatangi Rumah Duka.(Ros)

Hujan Badai, Truk Sawit Terjun ke Jurang

BencoolenTimes.Com – Warga Provinsi Bengkulu yang hendak melintasi jalur lintas barat Bengkulu-Lampung, patut waspada saat hujan badai turun. Terutama saat masuk kawasan Taman Nasional Bukit Barisan, tepat di perbatasan Provinsi Bengkulu dan Lampung, di jalur lintas pantai.

Naas menimpa truk sawit asal Padang Guci, Kabupaten Kaur, Kamis (13/12/2018) pagi. Ketika hujan turun deras, truk yang sedang mengangkut cangkang sawit ini tak mampu menaiki tanjakan Bukit Barisan dan berjalan mundur.

“Kamis pagi kan hujan deras, truknya pas nanjak gak kuat naik. Karena jalan licin, truk berjalan mundur hingga melewati pembatas, lalu terjun masuk ke jurang. Sopirnya selamat karena berhasil keluar dari truk, sebelum truk masuk jurang. Truk ini punya pengusaha sawit Padang Guci, namanya Rimin,” cerita salah satu pekerja yang mengevakuasi truk naas tersebut.

Truk ini sempat tiga hari ditinggalkan di dalam jurang sedalam 40 meter tersebut, karena proses evakuasi beberapa hari sebelumnya, terkendala cuaca.

Hingga pukul 16.15 WIB, Minggu (16/12/2018) proses evakuasi masih berjalan. Pantauan Bencoolentimes.com langsung di lokasi, truk naas tersebut hancur di bagian depan. Banyak pengendara yang melintas jalur tersebut, sempat berhenti untuk melihat kondisi truk di dalam jurang itu.(Ded)

Vapouritz “Dibanjiri” Gamer’s Bengkulu

BencoolenTimes.Com, – Vapouritz Bengkulu Vape Store Pintu Batu, Minggu (16/12/2018) siang “dibanjiri” para Gamer’s Free Fire Bengkulu.

Free Fire merupakan mobile game dengan genre battlegrounds yang dikembangkan Garena Indonesia.

Resha Rifafdi, Even organizer (EO) Garena Indonesia mengatakan, ini wujud nyata Garena Indonesia sebagai Publisher Game Free Fire, untuk support komunitas game Free Fire yang ada di Bengkulu.

“Kami sengaja datang ke Bengkulu mengajarkan komunity turnamen untuk sistem yang benar, dari format pertandingan, pra registrasi sampai berlangsungnya turnamen, hingga kedepannya komunity turnamen yang ada di Bengkulu bisa berjalan sendiri,” harap Resha.

Sementara itu, Dika,ketua panitia Komunity Regional Turnamen Free Fire mengatakan event turnamen ini untuk pertama kalinya diadakan di Provinsi Bengkulu.

“Turnamen Free Fire ini kita adakan untuk menjalin silaturahmi antar player player Komunitas Free Fire yang ada di Bengkulu, agar nantinya tidak ada komunitas yang saling bermusuhan,” kata Dika.

Disampaikan Dika, tim yang mendaftar ikut turnamen ada 156 tim, namun karena keterbatasan ruang dan waktu, panitia hanya menampung 91 tim untuk mengikuti turnamen,” kata Dika.

“Peserta turnamen ini berasal dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di Bengkulu,” beber Dika.

Dika juga mengucapkan terimakasih kepada Telkomsel, Garena, Guild Free Fire, serta terimakasih untuk dukungan yang diberikan Vapouritz Bengkulu dan BencoolenTimes.Com. Juga untuk seluruh pihak yang telah ikut serta menyukseskan turnamen ini,” tukas Dika.

Terpisah, salah satu peserta, Arifin mengatakan, mengapresiasi turnamen ini. Ia mengaku sering main bareng (mabar) di Vapouritz, “Sinyal ketika main di Vapouritz, lancar. Jadi kami suka main di Vapouritz,” kata Arifin. (Ros)

Pasca Kebakaran, Pedagang PTM Masih Tetap Berjualan

BencoolenTimes.Com, – Kebakaran yang menimpa Pasar Tradisional Modern (PTM) Pasar Minggu Kota Bengkulu, Jum’at ,(14/12/2018) kemarin, hampir meludeskan seluruh kios beserta isinya yang berada di dalam gedung tersebut.

Pantauan BencoolenTimes.Com, kios-kios yang berada di lantai dasar PTM yang tidak terkena kebakaran, Sabtu (15/12/2018) tetap melanjutkan aktifitas jual beli seperti biasanya.

Raga, pemilik kios kelapa santan dan parut mengatakan dirinya masih tetap berjualan karena untuk menyambung hidup.

“Kami berjualan untuk tetap menyambung hidup. Sebelum berjualan tadi, saya melihat kondisi lokasi jualan masih aman dan kondusif, makanya saya tetap berjualan,” ungkapnya.

Raga menambahkan, walaupun hari ini tetap buka, namun aktifitas jual beli mereka menurun hingga 50 persen.

Berbeda dengan Uni Linda sapaan akrabnya, pemilik kios bumbu-bumbu dan penggilingan cabe ini mengungkapkan, hari ini dirinya tidak membuka kios karena sedang adanya penyelidikan oleh pihak kepolisian di lokasi kebakaran.

“Kami hari ini tidak buka, karena pagi tadi pihak kepolisian sedang menyelidiki penyebab kebakaran. Namun, sepertinya besok kami akan buka kembali,” terangnya.

“Uni-kan jualan cabe giling. Cabe ini nggak bisa tahan lama, karena itu harapannya uni besok diperbolehkan berjualan kembali seperti hari biasanya,” tambah Uni Linda.

Terpisah, Kepala Pengelola PTM Zulkifli Ishak menjelaskan untuk hari ini memang masih ada kios yang melakukan aktifitas jual beli.

Kios yang berjualan ini, sambung Zulkifli, merupakan kios yang tidak terkena dampak kebakaran, dan tidak dipasang police line oleh polisi.

“Kami akan secepatnya menjalin komunikasi dengan pihak Pemerintah Kota Bengkulu guna mencari solusi relokasi pedagang korban kebakaran untuk tempat berjualan sementara,” jelasnya. (Ros)

BenMall Peduli Korban Banjir

BencoolenTimes.Com, – Salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Bengkulu, Bencoolen Mall (BenMall), Sabtu (15/12/2018) mengunjungi dan memberikan bantuan kepada korban banjir di RT 08 Kelurahan Sukamerindu Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu

Irwandi Putra, selaku Chief operating officer (COO) BenMall mengatakan kunjungan BenMall ke korban yang terkena dampak banjir merupakan bentuk aksi simpatik pihaknya untuk peduli terhadap korban banjir.

“Hari ini saya bersama pihak manajemen BenMall mengunjungi para korban banjir. Dalam kunjungan ini, kami membawa sedikit bantuan Sembako berupa mie instan, air mineral, dan Sembako lainnya,” ujarnya.

Jangan dilihat nilainya, sambung Irwandi, ini hanya dorongan hati pihak manajemen BenMall untuk peduli terhadap korban banjir.

“Kami akan terus berupaya memberikan bantuan masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan,” terangnya.

Selain mengunjungi posko banjir, kata Irwandi, salah satu warga RT 08 merupakan karyawan BenMall. “Ini bentuk kepedulian kami kepada karyawan. Tadi saya langsung melihat kondisi rumah karyawan BenMall tersebut,” ungkapnya.

“Kami tahu apa yang kami berikan belum seberapa, namun kami berharap bisa sedikit mengurangi beban saudara kita di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua posko banjir Bastari, mengucapkan terima kasih untuk masyarakat Bengkulu khususnya BencoolenMall yang telah datang memberikan bantuan kepada korban banjir.

“Bantuan dari BenMall tentunya sangat membantu warga yang terkena banjir, dan berharap bantuan ini terus-menerus diberikan selama banjir belum surut,” harapnya.

Pantauan BencoolenTimes.Com, genangan banjir di wilayah RT 08 Kelurahan Sukamerindu ini masih cukup tinggi, terlihat dari banyak rumah yang berada di kawasan tersebut masih tergenang banjir. (Ros)

WMU Bantu Korban Banjir

BencoolenTimes.Com, – Banjir yang melanda Kota Bengkulu menarik perhatian sejumlah pihak. Salah satunya Wahyu Manuma Utama, biasa dikenal dengan WMU.

Kamis (13/12/3018) malam, kader Partai Amanat Nasional (PAN) ini bersama tim, memantau langsung daerah yang terdampak banjir.

WMU menyambangi rumah Zulfan, warga RT 08 merpati 18 Kelurahan Rawa Makmur Permai, yang rumahnya tergenang air. Warga ini mendapat bantuan berupa mie instan, untuk persediaan tanggap darurat banjir.

Kemudian dilanjutkan ke Merpati 15 rumah Cik Maryati, yang juga mendapat bantuan. WMU bersama tim juga bergerak ke daerah Tanjung Jaya Kecamatan Sungai Serut.

Kedatangan WMU disambut Ketua RT 1, Junaidi bersama beberapa warga. “Terimakasih kunjungan ke daerah kami yang tertimpa bencana banjir ini,” ucap Junaidi.

WMU saat diwawancara mengatakan, ia memantau terus kondisi banjir dan banyak dapat informasi dari media sosial. “Saya melihat di media sosial banjir sangat parah. Tergerak hati saya untuk ikut merasakan apa yang dirasakan warga saat banjir,” kata WMU.(Ros)

Ini Kronologis Lengkap Kebakaran PTM

BencoolenTimes.Com, – Pasar Tradisional Modern (PTM) Pasar Minggu, Jumat (14/12/2018) sekitar pukul 10.20 WIB dilalap si jago merah. Data terhimpun, berikut kronologis awal mula kebakaran terjadi di pasar yang beralamat di Jalan KZ. Abidin Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu.

Siang itu, pedagang PTM, Yusro (61) warga Jalan Flamboyan Kelurahan Nusa Indah, dan Sri (35) warga Kelurahan Pengantungan, keduanya berjualan di kios Blok R, saat membuka kios mencium bau asap di sekitar lokasi.

Keduanya lantas mematikan listrik, lalu mencari sumber bau tersebut. Keduanya mendapati keluar asap dari kios Hendra di Blok Q, yang menjual pakaian. Namun saat itu kios Hendra belum buka.

Tak lama kemudian kios itu dibuka paksa oleh security yang berjaga. Api di kios sudah coba dijinakkan menggunakan racun api. Namun naas, api itu tak bisa dikendalikan dan terus membesar, hingga terus menjalar ke kios lainnya. Lantas pengelola dan warga menghubungi Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) Kota Bengkulu. Upaya pemadaman juga dibantu PBK Kabupaten Seluma dan Bengkulu Tengah.

Sesuai data pengelola PTM, jumlah kios dari lantai I dan II, sebanyak 881 (ralat: sebelumnya sempat disebut 1.200, red). Total keseluruhan kios yang terbakar diduga mencapai 481 kios di dua lantai PTM tersebut. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir puluhan miliar rupiah.

Kepala pengelola PTM, Zulkifli Ishak, SE mengungkapkan, gedung PTM diasuransikan. “Ya, gedung PTM ini ada asuransinya. Kalau jumlah pasti kerugian, saya belum bisa memastikan,” ungkap Zulkifli saat diwawancara awak media.

Pantauan BencoolenTimes.Com hingga pukul 22.30 WIB tadi, beberapa PBK masih ada yang menuju lokasi. Kondisi api kecil di sekitar PTM sudah bisa dijinakkan, walau sesekali masih tampak ada yang terbakar.(Ded/Ros)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!